Bupati Tanggamus Terima Rembuk Pemuda Lampung
Dorong Anak Muda Aktif Berkontribusi untuk Daerah

By redaksi 02 Okt 2026, 18:13:36 WIB Saburai
Bupati Tanggamus Terima Rembuk Pemuda Lampung


TANGGAMUS, MFH,-- Semangat anak muda untuk ikut membangun daerah mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Tanggamus. Hal itu terlihat saat Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., menerima audiensi Rembuk Pemuda Lampung di Ruang Rapat Kantor Bupati Tanggamus, Jumat (2/10/2026).

Audiensi tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus membahas rencana kegiatan kepemudaan yang akan dilaksanakan di Kabupaten Tanggamus, termasuk kegiatan Diskusi Muda Daerah dan pengabdian pemuda.

Baca Lainnya :

Bupati Tanggamus didampingi Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Syamzuniston, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Viktor Libradi, Kepala Dinas Pariwisata Marhasan Samba, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Zulfadli, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Suhartono, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Beni Irawan, serta Kepala Bagian Prokopim Hendra Ferry.

Turut hadir Wakil Ketua II DPRD Tanggamus M. Rangga Putra Hakim.

Sementara dari Rembuk Pemuda Lampung hadir Ketua Koordinator Rembuk Pemuda Provinsi Lampung Alvin Rahmat Dhani, Koordinator Wilayah Tanggamus Ilham Ibnu dari Fakultas Hukum Universitas Lampung, M. Edo dari Fakultas Hukum selaku pengurus provinsi Rembuk Pemuda, Tommy Alfiansyah dari Fakultas Hukum selaku pengurus provinsi, serta Desta Musfitoh, Debi Nurhaliza dan Meli Yani.

Dalam audiensi tersebut, Alvin Rahmat Dhani menyampaikan bahwa Rembuk Pemuda merupakan wadah kolaborasi anak muda dari berbagai latar belakang untuk ikut mengambil peran dalam pembangunan Indonesia maupun daerah.

Ia menjelaskan, Rembuk Pemuda Provinsi Lampung baru terbentuk pada 22 Agustus 2026 di Bandar Lampung. Setelah deklarasi, sejumlah kegiatan Diskusi Muda Daerah telah dilaksanakan di beberapa daerah, di antaranya Lampung Utara, Bandar Lampung dan Pesawaran.

“Pemuda hari ini mempunyai peran dan tugas untuk Indonesia dan juga untuk daerahnya sendiri. Kami ingin menghimpun berbagai potensi pemuda, baik dari sisi akademis, pengabdian maupun kewargaan,” ujar Alvin.

Untuk Tanggamus, lanjut Alvin, kegiatan yang disiapkan tidak hanya sebatas diskusi. Rembuk Pemuda juga membawa agenda pengabdian yang rencananya dilaksanakan di wilayah Pulau Tabuhan.

“Kami ingin menyadarkan kalangan pemuda bahwa daerah yang tumbuh dan maju bukan hanya tugas pemerintah. Pemuda juga memiliki peran penting, terlebih dalam menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.

Wakil Ketua II DPRD Tanggamus M. Rangga Putra Hakim menyambut baik kehadiran Rembuk Pemuda Lampung di Kabupaten Tanggamus.

Ia berharap kegiatan yang membawa semangat kepemudaan tersebut dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah.

“Saya ucapkan selamat datang. Semoga apa yang menjadi tujuan mulia dari Rembuk Pemuda ini bisa berjalan dengan baik dan memberikan manfaat khususnya untuk Tanggamus,” kata Rangga.

Menurutnya, kehadiran pemerintah daerah dan DPRD dalam audiensi tersebut merupakan bentuk keterbukaan terhadap ruang-ruang bagi anak muda untuk berkontribusi.

Sementara itu, Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan masa depan bangsa dan daerah.

Ia mengaku senang melihat semangat anak muda yang datang dengan gagasan dan keinginan untuk bergerak bersama.

“Saya salut. Bagaimanapun Indonesia ini ke depan tergantung kepada pemuda. Kalau pemuda kompak dan mau berkolaborasi dengan yang lebih tua untuk meminta arahan, saya yakin apa yang kita inginkan bisa tercapai,” ujar Bupati.

Bupati juga menekankan pentingnya pendidikan bagi generasi muda. Ia berharap tidak ada anak di Tanggamus yang berhenti sekolah hingga jenjang SMA hanya karena persoalan biaya.

“Saya sangat ingin anak-anak itu disekolahkan. Jangan sampai ada anak di Tanggamus tidak tamat SMA karena kekurangan biaya. Kalau ada seperti itu, tolong sampaikan kepada pemerintah. Pemerintah bertanggung jawab bagaimana supaya anak-anak kita minimal tamat SMA,” tegasnya.

Ia pun membuka ruang komunikasi bagi Rembuk Pemuda apabila dalam pelaksanaan kegiatan maupun program kepemudaan menemui kendala.

“Kalau nanti ada masalah atau kesulitan, tidak ada salahnya berkoordinasi dengan kami. Saya sangat terbuka. Yang kita pikirkan adalah masa depan anak-anak kita,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanggamus Viktor Libradi turut mendorong Rembuk Pemuda agar dapat mengambil bagian dalam mendukung peningkatan pembangunan manusia di Kabupaten Tanggamus.

Menurut Viktor, pemuda dapat membantu pemerintah melalui berbagai kegiatan di bidang pendidikan, wisata, budaya hingga agama, termasuk turun langsung melihat kondisi masyarakat di lapangan.

“Kami berharap adik-adik bisa membantu kami, khususnya Kabupaten Tanggamus. Bisa turun langsung ke lapangan, melihat kondisi dan ikut memotivasi masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan,” ujar Viktor.

Ia menambahkan, persoalan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan kemauan anak untuk bersekolah, tetapi juga dipengaruhi kondisi keluarga dan lingkungan.

Karena itu, kehadiran pemuda diharapkan dapat menjadi bagian dari gerakan untuk memberikan motivasi dan mendorong perubahan di tengah masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Staf Ahli Bupati Tanggamus Syamzuniston juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus terhadap gerakan kepemudaan.

Ia mengatakan, Rembuk Pemuda Tanggamus berkomitmen untuk terus bergerak dan memberikan kontribusi nyata bagi generasi muda di daerah.

“Kami berkomitmen untuk terus bergerak dan terus memberikan kontribusi nyata untuk pemuda, khususnya di Kabupaten Tanggamus,” ujar Syamzuniston.

Syamzuniston juga menyinggung keterlibatan Rembuk Pemuda dalam memperhatikan kondisi Pulau Tabuhan. Ia menyebut, sejak 2020 pihaknya telah ikut menyuarakan sejumlah persoalan di wilayah tersebut, termasuk kondisi sarana pendidikan.

“Alhamdulillah hari ini banyak perubahan yang signifikan di Pulau Tabuhan. Bangunan sekolah yang saat itu kami suarakan karena kondisinya hampir roboh, hari ini sudah kokoh. Ini menunjukkan komitmen dan semakin membulatkan semangat kawan-kawan untuk terus belajar dan melanjutkan pendidikan,” katanya.

Dalam audiensi tersebut, Rembuk Pemuda Lampung juga menyampaikan rencana pelaksanaan kegiatan Diskusi Muda Daerah di Tanggamus pada 10 Oktober 2026. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang bertemunya pemuda dari berbagai latar belakang untuk berdiskusi, bertukar gagasan dan membangun kolaborasi bagi daerah.

Pertemuan tersebut sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah, DPRD dan kelompok pemuda dalam membuka ruang partisipasi generasi muda untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Tanggamus. [MFH/Din/rils]




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment