- Polsek Wonosobo Tangkap Pelaku Pemerasan Disertai Pengancaman di Jalur Suoh BNS Tanggamus
- Bupati Tanggamus Terima Rembuk Pemuda Lampung
- Terima Garuda TV Lampung, Bupati Tanggamus: Media Ikut Awasi Realisasi Pembangunan
- Diduga Cabuli Bocah Lelaki Berulang Kali, Kakek 69 Tahun Ditangkap Polisi
- Pemkot Metro Perkuat Pencegahan Korupsi melalui Integritas dan Partisipasi Masyarakat
- Wali Kota Metro Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
- Plt Bupati Lampung Tengah Lantik Sulpakar sebagai Pj Sekda
- Bupati Lampung Tengah Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026
- Bupati Dedi Irawan Serahkan Bantuan Dana
- Pemkab Pesisir Barat Ikuti Sosialisasi Kebijakan Transfer Daerah Kemendagri
Pemda Pesisir Barat Ikuti Acara Kakiceran di Pekon Lemong

PESISIR BARAT, MFH,-- Bupati
Pesisir Barat, Dedi Irawan yang diwakili Camat Lemong Nurohmad membuka tradisi
kakiceran di Pugung Lemong , Kecamatan Lemong, Senin Malam ( 23/03/2026).
Turut hadir dalam kegiatan
tersebut, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Peratin Lemong, Pemuda Pemudi Pekon
Lemong, dan masyarakat setempat yang ikut menyaksikan.
Mengawali sambutannya Camat Lemong
Nurohmad menyampaikan, atas nama Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat
mengucapkan, Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin.
Baca Lainnya :
- Bupati Pesisir Barat Hadiri Halal Bihalal di Pekon Kota Batu0
- Pemkab Pesisir Barat Terima Audiensi Repong Indonesia, Bahas Penguatan Unit Konservasi Gajah0
- Staf Ahli Heny Yulistiani Sidak Inspeksi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Lebaran 20260
- Pemkab Pesisir Barat Terima Kunjungan BBPOM Bandar Lampung0
- Bupati Hadiri Safari Ramadhan 1447 H dan Serahkan Bantuan Masjid 0
"Tradisi kakiceran bukanlah
sekedar kegiatan berkumpul dan menari. Ia adalah jejak sejarah panjang yang
telah ada sejak tahun 1800-an, ketika para leluhur kita menjadikannya sebagai
ruang berkumpul, berdiskusi, bahkan menyusun strategi perjuangan. Dari sanalah
lahir semangat kebersamaan, keberanian, dan persatuan yang kita warisi hingga
hari ini.," ungkap Camat Lemong.
Seiring waktu, kakiceran berkembang
menjadi tradisi silaturahmi muda-mudi dalam balutan seni tari, khususnya dalam
merayakan hari besar umat islam, yaitu Idul Fitri. Tradisi ini menjadi bukti
bahwa budaya kita tidak hanya hidup, tetapi juga tumbuh mengikuti zaman tanpa
kehilangan jati dirinya.
"Perlu kita pahami bersama
bahwa tradisi kakiceran ini adalah kekayaan khas yang hanya dimiliki oleh
wilayah Pugung, yakni di Kecamatan Pesisir Utara dan Lemong, oleh karena itu,
sudah menjadi tanggung jawab kita semua untuk terus merawat dan
melestarikannya," jelasnya.
Lebih Lanjut, Pemerintah Kabupaten
Pesisir Barat mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus mendukung upaya
pelestarian adat dan budaya kita. Jangan sampai warisan berharga dari para
leluhur ini tergerus oleh zaman. Justru sebaliknya, kita harus semakin bangga,
semakin cinta, dan semakin bersemangat menjaga keberlangsungannya.
"Mari kita jadikan kakiceran
ini bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana memperkuat
persatuan, menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya, serta menjaga keharmonisan
ditengah masyarakat," pungkasnya.
Semoga tradisi ini terus
hidup, lestari, dan menjadi kebanggaan bagi generasi kita hari ini hingga generasi
yang akan datang. [MFH/ Diskominfotiksan Pesibar]











