- Antisipasi Gagal Panen BBWS Bersama TBHBUN Lamsel Siapkan Kompanisasi
- Bupati Buka Pelatihan Prakstisi Kewirausahaan Mandiri MKM di Kabupaten Pringsewu
- Pemkot Metro dan DPRD Sepakati Raperda Perubahan APBD 2026
- Wakil Bupati Pesisir Barat Buka Sosialisasi KTP, KTA, TPPO, ABH, dan Perkawinan Anak
- Pemprov Perkuat Pertanian Modern untuk Tingkatkan Produktivitas dan Pendapatan Petani
- Ngupi Jejama jadi Ruang Perkuat Koordinasi Pemkab Tanggamus, Dua Pekon Raih Penghargaan PBB
- Pemprov Lampung Dorong Potensi Desa di Lampung Barat melalui Program Desaku Maju
- Lomba Video Konten Literasi 2026 Dorong Kreativitas Generasi Muda Pesawaran
- Pemkab Lampung Timur Bahas Masterplan Integrated Area Development
- Pemkot Metro Lantik 34 Pejabat, Dorong ASN Adaptif dan Inovatif
Sensus Ekonomi 2026, Bupati Lampung Barat Minta BPS Bisa Membaca Situasi

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Bupati
Lampung Barat, Parosil Mabsus meminta Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten
Lampung Barat pada saat akan melaksanakan sensus ekonomi di bulan Mei hingga
Juli 2026 mendatang menggunakan sterategi yang benar agar mendapatkan data yang
nyata dari masyarakat.
Demikian disampaikan Parosil Mabsus
saat menyambut audensi pihak BPS Lampung Barat yang di pimpin Plt kepala BPS
Tambat Sahrial, di ruang kerja Bupati setempat, Senin 23 Februari 2026.
Menurut Parosil Mabsus, sensus
ekonomi merupakan sebuah program yang sterategis, untuk itu, Pemerintah Daerah
Kabupaten Lampung Barat memiliki kewajiban mendukung penuh kegiatan tersebut.
Baca Lainnya :
- Bupati Minta SPPG Jaga Sanitasi Kebersihan Lingkungan0
- Sekda Lampung Barat Pantau Harga Bapokting di Pasar Liwa 0
- Bupati Harap Agita Nazara Perwakilan Lampung Puteri Indonesia 2026 jadi Penggerak Pariwisata 0
- Bupati Parosil: Pembangunan Butuh Proses Tidak Instant0
- Bupati Minta Jaga Stok LPG Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 0
“Saya sangat berharap dengan pihak
BPS untuk melakukan secara objektif, dengan harapan mendapatkan hasil yang
menunjukkan grafik serta menggembirakan,” ujarnya.
Jangan sampai hasil sensus yang
dilakukan dalam 10 tahun sekali tersebut justru menunjukkan grafik yang tidak
meningkat, sedangkan prekonomian Lampung Barat saat ini mengalami peningkatan.
Dikatakan Parosil Mabsus, hal
tersebut memiliki berbagai faktor, diantaranya kurangnya sosialisasi dari pihak
BPS sehingga masyarakat tidak mengerti terkait kedatangan dan maksud petugas
atau petugas melakukan sensus tidak memiliki sterategi yang benar sehingganya
masyrakat tidak menyajikan data yang akurat.
“Petugas sensus harus bisa melihat
waktu agar masyarakat memberikan data yang akurat sehingga dapat menunjukkan
hasil statistik yang nyata. Jangan sampai melakukan sensus disaat masyarakat
sedang sibuk sehingga tidak menyajikan data akurat,” tutur Parosil Mabsus.
“Saya berharap hasil sensus ekonomi
ini memaparkan hasil yang menggembirakan sehingga menjadi rujukan kepada
Pemerintah Daerah dan Provinsi,” tutup Parosil Mabsus.
Plt Kepala BPS Lampung Barat Tambat
Sahrial menjelaskan, kegiatan sensus ekonomi dilakukan dalam 10 tahun sekali.
Sesuai amanat Undang-undang pelaksanaannya akan berlangsung secara serentak
seluruh Indonesia dari bulan Mei hingga Juli 2026 dengan moda pendataan
berbasis Web, Android atau paper dan pensil.
Tambat meminta dukungan dan
kolaborasi kepada Pemerintah Daerah dalam melaksanakan sensus ekonomi tersebut.
Menurutnya, keberhasil sensus ekonomi ini sangat bergantung kepada semangat
gotong royong serta sinergi dari semua pihak berkepentingan. [MFH/Diskominfo
Lambar]











