- Arus Balik Lebaran Terkendali, 60 Persen Pemudik Sudah Kembali ke Jawa dari Sumatera
- Lebih dari 651 Ribu Penumpang dan 169 Ribu Kendaraan Menuju Jawa
- Arus Mudik-Balik Lancar, Pemprov Apresiasi Kinerja Kepolisian, Menhub, dan Seluruh Stakeholder
- Bukti Komitmen Presiden Prabowo dan Gubernur Mirza Mewujudkan Kesejahteraan Hingga Tingkat Desa
- Bupati Dedi Irawan Hadiri Penutupan Acara Kakiceran di Pekon Kuripan
- Pesta Sekura, Tradisi Penuh Makna Pererat Kebersamaan di Lampung Barat
- Bupati Lampung Barat Sambangi Rumah Lihun Korban Kebakaran di Tugu Mulya
- Menteri Kehutanan RI Raja Juli Kunjungi Way Kambas
- Wakil Walikota Rafieq Halal Bihalal di Kediaman dr. Wahdi
- Truk Buah dan Sayuran Terjebak Antrean Hingga Puluhan Kilometer di Pelabuhan SMA
Arus Balik Lebaran Terkendali, 60 Persen Pemudik Sudah Kembali ke Jawa dari Sumatera

BAKAUHENI, MFH,-- Di tengah dinamika arus balik Angkutan
Lebaran 2026, pergerakan pemudik dari Sumatera menuju Jawa terus menunjukkan
tren yang ramai namun tetap terkendali. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)
menjaga ritme layanan tetap optimal, memastikan perjalanan berlangsung aman,
nyaman, dan efisien bagi seluruh pengguna jasa.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo,
menyampaikan bahwa pola arus balik tahun ini bergerak lebih merata, menjadi
faktor kunci dalam menjaga kelancaran operasional di lintasan utama.
“Distribusi arus yang lebih merata
menjadi fondasi penting dalam menjaga kelancaran layanan. Dukungan kesiapan
armada, optimalisasi operasional, serta kesadaran masyarakat untuk menghindari
periode puncak sangat menentukan keberhasilan layanan penyeberangan,” ujarnya.
Baca Lainnya :
- Lebih dari 651 Ribu Penumpang dan 169 Ribu Kendaraan Menuju Jawa0
- Arus Mudik-Balik Lancar, Pemprov Apresiasi Kinerja Kepolisian, Menhub, dan Seluruh Stakeholder0
- Truk Buah dan Sayuran Terjebak Antrean Hingga Puluhan Kilometer di Pelabuhan SMA0
- Arus Balik Mulai Menguat, ASDP Prediksi Lonjakan Besar 28–29 Maret 20260
- Perkuat Layanan Arus Balik, ASDP Jaga Perjalanan Pemudik Tetap Aman dan Nyaman0
Berdasarkan data Posko Bakauheni,
realisasi kumulatif penumpang yang kembali ke Jawa sejak 22 Maret hingga 27
Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H s.d. H+5) tercatat sebanyak 543.440 orang, atau
sekitar 60 persen dari total 898.864 orang yang berangkat dari Jawa saat arus
mudik (H-10 s.d. H).
Sementara itu, total kendaraan yang
telah kembali mencapai 144.039 unit, atau 60 persen dari total 239.920 unit
kendaraan saat periode mudik. Angka ini menunjukkan bahwa masih terdapat
sekitar 40 persen pemudik yang akan kembali dalam beberapa hari ke depan.
Mengantisipasi hal tersebut, ASDP
terus memperkuat kesiapan operasional melalui strategi adaptif berbasis kondisi
lapangan. Langkah yang dilakukan mencakup penyesuaian pola operasi kapal sesuai
tingkat kepadatan, pengalihan arus kendaraan secara situasional, hingga
penerapan delaying system terintegrasi di sejumlah buffer zone untuk mengurai
antrean.
Corporate Secretary ASDP, Windy
Andale, menambahkan bahwa kebijakan stimulus turut menjadi instrumen penting
dalam mendistribusikan arus balik secara lebih merata. Penerapan tarif tunggal
di Pelabuhan Bakauheni sejak 23 Maret hingga 29 Maret 2026, serta program
diskon tiket pada periode 12–31 Maret 2026, memberikan dampak signifikan
terhadap pergerakan masyarakat.
“Hingga 26 Maret 2026 pukul 23.59
WIB, realisasi penyerapan stimulus mencapai Rp24,2 miliar atau 68,08 persen
dari target. Tingkat realisasi pengguna yang telah boarding bahkan mencapai
93,98 persen. Ini menunjukkan tingginya respons masyarakat terhadap kebijakan
yang kami hadirkan,” jelas Windy.
Secara keseluruhan, total penumpang
yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa sejak H-10 hingga H+5 tercatat 977.990
orang, meningkat 5,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Total
kendaraan mencapai 234.430 unit, naik 9,1 persen.
Adapun pergerakan dari Jawa ke
Sumatera tercatat 1.175.918 penumpang atau meningkat 2,9 persen, dengan total
kendaraan mencapai 300.717 unit, tumbuh 6,5 persen dibandingkan tahun
sebelumnya.
Dengan berbagai langkah strategis
yang dijalankan, ASDP optimistis layanan penyeberangan akan tetap terjaga
hingga akhir periode arus balik. Konsistensi pelayanan menjadi kunci untuk
menghadirkan perjalanan yang tidak hanya lancar, tetapi juga memberikan
pengalaman yang aman dan menyenangkan bagi seluruh pengguna jasa. [MFH /Jun]











3.jpg)