- Buka Musrenbang RKPD Pringsewu, Gubernur Mirza Dorong Penguatan Sektor Unggulan Daerah
- Operasi Ketupat Krakatau 2026 Dimulai, Kapolres Lamsel Tekankan Sinergi dan Pelayanan Prima
- Hindari Gratifikasi, Bupati Lamsel Larang Pejabat Daerah Terima Hampers Lebaran
- Polsek Pugung Ungkap Kasus Penadahan HP Curian, Seorang Pemuda Diamankan
- Dorong Keseimbangan Petani dan Industri, Pemprov Bangun Ekosistem Singkong Berkelanjutan
- Peringati Nuzulul Quran, Kapolda: Jadikan Al-Quran Pedoman Transformasi Polri yang Profesional
- Wagub Jihan Buka Musrenbang RKPD Lampung Selatan Tahun 2027
- Polres Tanggamus Tegaskan Tidak Ada Intimidasi Wartawan soal Gadis Ulu Belu Dibawa Kabur Pacar
- Wagub Jihan Apresiasi BSI, Program Lampung Berhaji Perkuat Literasi Keuangan Syariah
- Pengurus YMI Cabang Lamsel Gelar Buka Bersama dan Beri Santunan untuk Yatim Piatu
Buka Musrenbang RKPD Pringsewu, Gubernur Mirza Dorong Penguatan Sektor Unggulan Daerah

PRINGSEWU, MFH,-- Gubernur Lampung
Rahmat Mirzani Djausal membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah
(Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pringsewu Tahun
2027 yang digelar di Aula Kantor Bupati Pringsewu, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan dihadiri Bupati Pringsewu
Riyanto Pamungkas, jajaran Pemerintah Provinsi Lampung, anggota DPRD Provinsi
Lampung dan DPRD Kabupaten Pringsewu, kepala perangkat daerah, akademisi, tokoh
agama, tokoh masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Dalam arahannya, Gubernur Rahmat
Mirzani Djausal menekankan pentingnya perencanaan pembangunan daerah yang
berbasis pada potensi dan karakteristik wilayah sehingga mampu memberikan nilai
tambah bagi perekonomian masyarakat.
Baca Lainnya :
- Ny. Rahayu Riyanto Pamungkas Dikukuhkan sebagai Duta Peduli Stunting Pringsewu0
- Bupati dan Wabup Pringsewu Sambut Kunker Anggota DPR RI Al Muzzammil Yusuf0
- Safari Ramadhan, Bupati Pringsewu Serap Aspirasi Warga Banyumas0
- Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD0
- Safari Ramadan di Gunung Raya Pantura, Bupati Dan Wakil Bupati Pringsewu Serahkan Bantuan0

Menurutnya, daerah memiliki peran
strategis sebagai fondasi pembangunan nasional menuju visi besar Indonesia Emas
2045. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu mendorong penguatan sektor
unggulan serta hilirisasi komoditas daerah.
“Lampung memiliki potensi besar di
sektor pertanian dan perkebunan seperti singkong, jagung, dan komoditas
lainnya. Potensi tersebut harus diolah dengan baik agar memberikan nilai tambah
yang lebih besar bagi perekonomian daerah,” ujar Gubernur.
Ia juga mendorong perangkat daerah
untuk memperkuat perencanaan pembangunan yang fokus pada program prioritas dan
berdampak langsung bagi masyarakat, termasuk dalam upaya menekan angka
pengangguran terbuka.
Selain itu, Pemerintah Provinsi
Lampung terus mendorong peningkatan konektivitas infrastruktur antarwilayah guna
memperkuat jalur distribusi dan membuka pusat pertumbuhan ekonomi baru di
daerah.

Sementara itu, Bupati Pringsewu
Riyanto Pamungkas menyampaikan bahwa Musrenbang RKPD merupakan forum strategis
dalam menyelaraskan program pembangunan kabupaten dengan prioritas pembangunan
provinsi dan nasional.
Ia memaparkan sejumlah capaian
pembangunan Kabupaten Pringsewu pada tahun 2025 yang menunjukkan tren positif.
Laju pertumbuhan ekonomi tercatat 5,44 persen, menempatkan Pringsewu pada
posisi keempat dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung sekaligus melampaui
rata-rata pertumbuhan provinsi.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
Kabupaten Pringsewu juga terus meningkat dari 72,14 pada tahun 2021 menjadi
74,76 pada tahun 2025, sehingga menempatkan Pringsewu sebagai salah satu daerah
dengan capaian IPM tertinggi di Provinsi Lampung.
Selain itu, angka kemiskinan pada
tahun 2025 tercatat 7,60 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata provinsi
maupun nasional. Bahkan angka kemiskinan ekstrem berhasil ditekan hingga 0,56
persen, sesuai target nasional yang berada di bawah satu persen.
Meski demikian, Bupati mengakui
masih terdapat sejumlah tantangan pembangunan, salah satunya tingkat
pengangguran terbuka yang pada tahun 2025 berada di angka 4,65 persen, sedikit
lebih tinggi dibandingkan rata-rata Provinsi Lampung.
Untuk itu, Pemerintah Kabupaten
Pringsewu menetapkan tema pembangunan tahun 2027 yaitu “Akselerasi Pertumbuhan
Berkualitas melalui Investasi, Produktivitas dan Industri Berbasis Peningkatan
Kualitas Sumber Daya Manusia serta Kemandirian Ekonomi Lokal.”
Tema tersebut akan diwujudkan
melalui tiga pilar utama, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia,
penguatan investasi dan ekonomi lokal, serta penguatan tata kelola pemerintahan
yang bersih, transparan, dan inovatif.
Bupati juga menyampaikan apresiasi
kepada Pemerintah Provinsi Lampung atas dukungan pembangunan di Kabupaten
Pringsewu, khususnya dalam pembangunan infrastruktur jalan provinsi yang pada
tahun ini mendapatkan alokasi anggaran sekitar Rp35 miliar.
Sementara itu, dalam laporannya
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida)
Kabupaten Pringsewu Imam Fatkuroji, menyampaikan bahwa Musrenbang menjadi forum
penting untuk merumuskan arah pembangunan daerah sekaligus menghimpun masukan
dari berbagai pemangku kepentingan agar program pembangunan yang disusun
benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Pelaksanaan Musrenbang RKPD Tahun
2027 merupakan rangkaian dari proses perencanaan yang telah dilaksanakan
sebelumnya, mulai dari konsultasi publik rancangan awal RKPD, Musrenbang
tingkat kecamatan, hingga forum perangkat daerah.
Melalui Musrenbang ini diharapkan
terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten
dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Pringsewu yang maju, sejahtera, dan
berkelanjutan. [MFH/Dinas Kominfotik Provinsi Lampung]










3.jpg)