- Bupati Saleh Asnawi Tegaskan Zona Integritas Harus Berdampak Nyata, Sekda Bacakan Pakta Integritas
- Gubernur Lampung Minta Penanganan Karhutla Dipercepat, Mitigasi Diperkuat hingga Desa
- Bupati Nanda Perkuat Kemitraan Kakao Pesawaran
- Bupati Buka Pembinaan dan Konsolidasi FKUB Kecamatan se-Kabupaten Pringsewu
- Wabup Pringsewu Harapkan HIMPAUDI Berperan Aktif Tingkatkan Kompetensi Pendidik PAUD
- Bupati Pringsewu Resmikan Jembatan Gantung Podosari - Sukoharjo IV
- Sekda Lampung Timur Lantik 90 ASN, Dorong Peningkatan Pelayanan Publik dan Inovasi Daerah
- Wakil Wali Kota Metro Tekankan Integritas Digital Keamanan Data dan Akurasi Kebijakan
- Perkuat Sinergi, Wakil Bupati Pesisir Barat Hadiri Pisah Sambut Kapolda Lampung
- Jelang MTQ Tingkat Lampung, Bupati Dedi Irawan Pacu Semangat Kafilah Pesisir Barat
Bupati Buka Pembinaan dan Konsolidasi FKUB Kecamatan se-Kabupaten Pringsewu

PRINGSEWU, MFH,-- Bupati Pringsewu Riyanto
Pamungkas mengatakan kerukunan umat beragama merupakan fondasi penting bagi
persatuan, stabilitas dan pembangunan daerah. Hal tersebut dikatakan Riyanto
saat membuka pembinaan dan konsolidasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)
kecamatan se-Kabupaten Pringsewu di Hotel Urban Pringsewu, pada Sabtu, 17
Oktober 2026.
Dikatakan, Kabupaten Pringsewu adalah bagian
dari Indonesia yang memiliki keberagaman agama, keyakinan, suku, budaya dan
latar belakang sosial. Keberagaman tersebut merupakan kekayaan yang harus
dijaga bersama, dan bukan menjadi alasan untuk terpecah belah. Terlebih bahwa
pembangunan tidak hanya membutuhkan infrastruktur yang baik, pertumbuhan
ekonomi dan peningkatan kualitas SDM, tetapi juga membutuhkan masyarakat yang
aman, damai, harmonis dan saling menghormati.
"Oleh karena itu, kerukunan tidak cukup
hanya diwujudkan melalui slogan atau kegiatan seremonial, namun harus tercermin
dalam sikap dan perilaku sehari-hari melalui penghormatan terhadap perbedaan,
komunikasi yang terbuka serta kesediaan untuk hidup berdampingan secara damai.
Dalam konteks inilah, FKUB memiliki peran strategis sebagai wadah dialog,
komunikasi dan penguatan hubungan antartokoh serta umat beragama,"
katanya.
Baca Lainnya :
- Wabup Pringsewu Harapkan HIMPAUDI Berperan Aktif Tingkatkan Kompetensi Pendidik PAUD0
- Bupati Pringsewu Resmikan Jembatan Gantung Podosari - Sukoharjo IV0
- DLH Provinsi Lampung Gencarkan Pembinaan Adiwiyata0
- Pemkab Pringsewu Gelar Sosialisasi Bela Negara0
- Bupati Pringsewu Buka Kegiatan Bimtek Pendampingan0
Bupati juga menegaskan bahwa tanggung jawab
menjaga kerukunan bukan hanya berada di pundak FKUB, melainkan menjadi tanggung
jawab bersama, termasuk pemerintah daerah, unsur Kementerian Agama, aparat
keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh elemen. Pihaknya
berkomitmen untuk terus mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang rukun,
damai dan harmonis.
"Untuk itu, saya berharap FKUB dapat
menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun suasana kondusif,
memperkuat persatuan serta mendukung pembangunan. Kita harus pastikan setiap
masyarakat dapat menjalankan kehidupan beragama dengan aman dan tenteram sesuai
dengan ketentuan perundang-undangan, serta saling menghormati hak dan kewajiban
satu sama lain," tegasnya.
Pada acara yang dihadiri Ketua FKUB Provinsi
Lampung Prof.Dr.H.M.Bahruddin, M.A., Ketua FKUB Kabupaten Pringsewu KH.Mahfudz
Ali beserta jajaran pemerintah daerah, Bupati Pringsewu juga mengajak
bersama-sama merawat semangat kebersamaan dan gotongroyong, karena daerah yang
maju bukan hanya daerah yang berkembang secara ekonomi, tetapi masyarakatnya
mampu hidup berdampingan secara damai penuh persaudaraan. [MFH/Diskominfo]











