- Langit Berdarah di Atas Eropa: Ketika Krakatau Mencuri Panas Bumi
- Sekda Pesisir Barat Hadiri Rakor Pembangunan Daerah Provinsi Lampung 2026
- Pekan Kebudayaan Daerah Perkuat Pelestarian Seni dan Identitas Lampung Utara
- Pemkab Lampung Tengah Terima Sertifikat Hak Pakai Aset dari ATR/BPN
- Pemkab Lamteng Matangkan Persiapan Pelantikan 14 Kepala Kampung Antar Waktu
- Hari Kedua Festival UMKM dan Nobar Piala Dunia Lamtim Diserbu Ribuan Warga, UMKM Kebanjiran Pembeli
- Ketua TP PKK Pesawaran Ajak Masyarakat Manfaatkan Posyandu
- Bupati Pesisir Barat Hadiri Pengukuhan Arlin Agus Saputra sebagai Raja Setia Muda di Bangkunat
- Bupati Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Raih WTP Dua Kali Berturut-turut
- Wabup Ajak Masyarakat Perkuat Iman untuk Wujudkan Indonesia Emas dan Lambar Bermartabat
Bupati Ela Buka Lokalatih Perlindungan Pekerja Migran Perempuan
Dorong Layanan Responsif Gender di Lampung Timur

METRO, MFH,-- Komitmen Pemerintah Kabupaten
Lampung Timur dalam melindungi pekerja migran, khususnya perempuan, kembali
ditegaskan. Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, secara resmi membuka
Lokakarya Pelatihan (Lokalatih) bertajuk Penguatan Komitmen Pelindungan Pekerja
Migran Perempuan melalui Pengelolaan Kasus Responsif Gender dan Layanan
Perlindungan Terkoordinasi, Selasa (21/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Hotel Aidia
Grande, Kota Metro, pada 21–23 April 2026 ini diikuti sekitar 30 peserta dari
berbagai unsur layanan lini depan. Mereka terdiri dari perangkat daerah, Aparat
Penegak Hukum (APH), Migrant Worker Resource Center (MRC), organisasi pekerja
migran, hingga organisasi perempuan.
Dalam sambutannya, Bupati Ela Siti Nuryamah
menegaskan bahwa penguatan sistem perlindungan pekerja migran merupakan bagian
penting dari prioritas pembangunan daerah. Menurutnya, kehadiran layanan yang
responsif, cepat, dan berpihak pada korban menjadi kunci utama dalam menjawab
berbagai tantangan yang dihadapi pekerja migran, terutama perempuan.
Baca Lainnya :
- Tiga Desa di Lamtim Dicanangkan Jadi Desa Cantik, Perkuat Pembangunan Berbasis Data0
- DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-27 Lampung Timur0
- Bupati Ela Siti Nuryamah Kukuhkan Prabu Lamtim, siap Angkat Lada Lokal0
- Bupati Pimpin Upacara HUT ke-27 Lampung Timur0
- Launching UMKM Expo 2026, Lamtim Tunjukkan Kekuatan Ekonomi Rakyat0
“Pemerintah Kabupaten Lampung Timur berkomitmen
menghadirkan layanan pelindungan yang lebih kuat dan terjangkau hingga tingkat
desa. Kami ingin memastikan warga yang bekerja ke luar negeri memiliki akses
terhadap layanan yang aman, cepat, dan berpihak pada pelindungan,” ujarnya.
Lokalatih ini menjadi langkah strategis dalam
meningkatkan kapasitas para penyedia layanan garis depan. Melalui pelatihan
ini, peserta dibekali kemampuan untuk mencegah, mengidentifikasi, hingga
menangani kasus perdagangan orang dan kerja paksa secara lebih terkoordinasi
serta berbasis perspektif gender.
Tak hanya itu, kegiatan ini juga mendorong
penguatan kolaborasi multipihak. Salah satu fokus utamanya adalah integrasi
layanan Migrant Worker Resource Center (MRC) ke dalam Layanan Terpadu Satu Atap
(LTSA) maupun layanan pemerintah daerah lainnya, sehingga penanganan kasus
dapat dilakukan secara lebih efektif dan terpadu.
Dengan adanya sinergi lintas sektor ini,
diharapkan tata kelola migrasi kerja di Lampung Timur semakin kuat,
berorientasi pada perlindungan hak, serta mampu memberikan rasa aman bagi
masyarakat yang bekerja di luar negeri.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten
Lampung Timur menunjukkan keseriusannya dalam memastikan setiap pekerja migran,
khususnya perempuan, mendapatkan perlindungan yang layak, bermartabat, dan
berkeadilan. [MFH/Komdigi Lampung Timur]











3.jpg)