- Diduga Lakukan Kekerasan Verbal terhadap Anak, Oknum Collector OTO Finance Resmi Dilaporkan
- Operasi Pasar Minyakita Digelar Serentak pada 15 Kabupaten/Kota di Lampung
- Pesawaran Tampilkan Produk Unggulan UP2K Dalam Kunjungan Kerja TP PKK Pusat di Lampung
- Bupati Pringsewu Audiensi dengan Ombudsman Lampung Bahas Pelayanan Publik
- Lamtim Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Bupati Ela: Pertumbuhan Daerah Ada di Tangan Pelaku Usaha
- Rakor DWP Lamteng Tekankan Pelaksanaan Program Kerja dan E-Reporting
- TP PKK Provinsi Lampung Dorong Pemberdayaan Lansia dan Ketahanan Keluarga
- TP-PKK Lampung Utara Turut Berpartisipasi Dalam Bulan Bhakti Ikatan Bidan Indonesia
- TP-PKK Lampura Turut Perkuat Pengendalian Inflasi Serta Jaga Daya Beli Masyarakat
- Sampah Capai 127 Ton Per Hari, Bupati Parosil Jemput Dukungan ke Kementerian Lingkungan Hidup
Bupati Kumpulkan Seluruh Peratin dan Camat se-Kabupaten Lampung Barat

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Wajah yang tidak biasa
berlangsung di Aula Kagungan Setdakab, Selasa 11 November 2025. Pasalnya,
Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus mengumpulkan seluruh Peratin (Kepala Desa)
dan Camat.
Bukan untuk membahas cairnya Anggaran Dana Desa
(ADD) maupun kenaikan honor bagi orang nomor satu di tingkat Pekon tersebut,
namun untuk membahas optimalisasi pemanfaatan dana desa guna penguatan
infrastruktur dan dukungan program nasional ditengah gempuran episiensi
anggaran.
Diskusi berlangsung cukup lama dan serius serta
teliti. Hal ini mengingat pertemuan tersebut merupakan masa depan Kabupaten
Lampung Barat untuk ke depan.
Baca Lainnya :
- Pemkab Lambar Serahkan Hibah Tanah untuk Kejaksaan Negeri0
- Baitul Mukhlisin Gelar Pengajian Fiqih Wudhu dan Sholat0
- Pemkab Lampung Barat Terima Audiensi PPTI Provinsi Lampung0
- Wakil Bupati Apresiasi Inisiatif Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Jalan Putus0
- Resmikan SPPG Kecamatan Belalau Wakil Bupati Minta Penuhi Standar0
Tidak hanya seluruh peratin se-Kabupaten
mengikuti dan mendengarkan arahan Bupati Lampung Barat, bahkan Sekretaris
Daerah (Sekda) Nukman, Asisten I Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat
Pirwa dan Sejumlah Kepala Perangkat Daerah turut hadir dalam membahas masa
depan Kabupaten yang dinobatkan daerah paling aman di Provinsi Lampung.
Pria yang akrab disapa Pak Cik ini, menuturkan
ADD merupakan bentuk nyata komitmen negara memperkuat pekon sebagai fondasi
pembangunan nasional, olehnya, harus dikelola dengan prinsip transparan,
akuntabel, partisipatif, efektif, dan efisien, dengan fokus pada pengentasan
kemiskinan ekstrem, ketahanan pangan, transformasi digital, serta pembangunan
berbasis padat karya, yang pada akhirnya diharapkan dapat mewujudkan pekon
mandiri dan menciptakan pemerataan pembangunan nasional.
Namun, kondisi keuangan daerah saat ini
mengalami tekanan akibat pengurangan transfer pusat sebesar Rp162 miliar dan
peningkatan beban belanja, termasuk TPP dan Tenaga PPPK Paruh Waktu. Karena
itu, diperlukan sinergi kuat antara pemerintah kabupaten dan pemerintah pekon
agar pembangunan tetap berjalan optimal.
Ia menekankan arah kebijakan dan fokus
pemanfaatan Dana Desa diantaranya, peningkatan infrastruktur desa, sinergi
dengan program prioritas Nasional, penanggulangan bencana, pengembangan
Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), program Makan Bergizi Gratis (MBG),
akuntabilitas dan transparansi pengelolaan.
Diakhir arahannya, Bupati dua periode ini
meminta agara seluruh Peratin se-Kabupaten Lampung Barat dan Camat supaya
tingkatkan koordinasi dan sinkronisasi program pekon dengan perangkat daerah
agar sejalan dengan RKPD dan RPJMD Kabupaten, harus memahami prioritas
pembangunan pekon dan berhati-hati dalam pengelolaan APBPekon untuk menghindari
masalah hukum, Camat dan peratin aktif dalam kegiatan gotong royong, terutama
terkait infrastruktur dan bencana.
Serta, optimalkan potensi penerimaan daerah
dari pekon untuk memperkuat fiskal kabupaten, bangun komunikasi yang baik dan
transparan dengan media serta masyarakat, untuk menjaga kondusivitas, camat dan
peratin harus tanggap dalam menangkal hoaks dan isu negatif yang dapat
mengganggu stabilitas sosial, segera laporkan kendala di lapangan dan ambil
langkah strategis untuk penyelesaiannya.
Beliau berharap seluruh
arahan ini ditindaklanjuti dengan tanggung jawab dan komitmen tinggi, “Mari
kita wujudkan pekon yang mandiri, sejahtera, dan berdaya, demi terbangunnya
masyarakat Lampung Barat yang beradab, berkarakter, bermartabat, dan berkompeten,”
tutup Parosil Mabsus. [MFH / Diskominfo Lambar]











3.jpg)