- Jalan Sehat 3,3 Kilometer Meriahkan Car Free Day dan HUT Korem 043/Gatam di Kota Metro
- Bupati Lampung Timur Lantik Lima Kepala Desa PAW
- Setelah 27 Tahun, Aset Tanah Pemkab Lamtim Berhasil Diselamatkan dan Mulai Disertifikasi
- Plt. Bupati Dukung Cek Kesehatan Gratis dan Donor Darah dalam Harlah Kejaksaan RI ke-81
- Rapat Rutin Dinas Kominfo Lampura, Tekankan Disiplin serta Evaluasi Kinerja dan Program Kerja
- Pemkab Lampura Bersama Forkopimda Bahas Aturan Pembatasan Waktu dan Ketertiban Orgen Tunggal
- Kapolres Pimpin Renovasi Jembatan Gantung Penghubung Pekon Tanjung Raja dan Tanjung Jati
- Polres Tanggamus Raih Peringkat Satu Penginputan Sisdivkum dan Peringkat Tiga Penyuluhan Hukum
- Pemprov Lampung Siap Dukung Porprov ke-X, Jadi Ajang Persiapan Menuju PON 2028
- Gubernur Mirza Laksanakan Panen Raya Jagung dan Lantik Pengurus HKTI Lamsel
Bupati Lampung Timur Lantik Lima Kepala Desa PAW
Tekankan Kepemimpinan sebagai Pelayan Masyarakat

LABUHAN RATU, MFH,-- Lima kepala desa Pengganti
Antar Waktu (PAW) di Kabupaten Lampung Timur resmi dilantik dan diambil
sumpahnya oleh Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, di Aula Kantor
Kecamatan Labuhan Ratu, Rabu (2/9/2026).
Kelima kepala desa tersebut berasal dari Desa
Labuhan Ratu IV Kecamatan Labuhan Ratu, Desa Tulung Pasik Kecamatan Mataram
Baru, Desa Buana Sakti Kecamatan Batanghari, Desa Bumi Jawa Kecamatan
Batanghari Nuban, serta Desa Sidomulyo Kecamatan Sekampung.
Mereka yang dilantik yakni Sohibur Rohman
sebagai Kepala Desa Labuhan Ratu IV, Syarifudin sebagai Kepala Desa Tulung
Pasik, Sukatno sebagai Kepala Desa Buana Sakti, Haidir sebagai Kepala Desa Bumi
Jawa, dan Sri Lasmi Gumilang sebagai Kepala Desa Sidomulyo.
Baca Lainnya :
- Setelah 27 Tahun, Aset Tanah Pemkab Lamtim Berhasil Diselamatkan dan Mulai Disertifikasi0
- Gubernur Dorong Pendamping PKH Pastikan Keluarga Miskin Mendapat Perlindungan Sosial0
- Pemprov Lampung dan TNI-Polri Perkuat Mitigasi TNWK, Lindungi Gajah dan Warga0
- Kadis Kominfo Tekankan Pentingnya Transformasi Digital di Pemkab Lamtim0
- Bupati Ela Siti Nuryamah, Terima Silaturahmi Siswa Seskoad 20260
Pelantikan tersebut turut dihadiri perwakilan
anggota DPRD Lampung Timur Evanti, Asisten I Zainuddin, serta Camat Labuhan
Ratu, Camat Batanghari, Camat Sekampung, Camat Batanghari Nuban dan Camat
Mataram Baru.
Dalam sambutannya, Bupati Ela Siti Nuryamah
mengingatkan para kepala desa yang baru dilantik bahwa jabatan yang diemban
bukan sekadar sebuah kedudukan, melainkan amanah untuk memberikan pelayanan
terbaik kepada masyarakat.
Ela menjelaskan, pelaksanaan PAW kepala desa
sempat mengalami penundaan karena adanya moratorium dari Kementerian Dalam
Negeri. Setelah moratorium tersebut dicabut, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur
melalui perangkat terkait bergerak cepat untuk memproses pelaksanaan PAW di
sejumlah desa.
"Alhamdulillah, surat kembali hadir bahwa
moratorium untuk PAW kepala desa dengan berbagai kondisi yang ada di desa
masing-masing sudah dicabut. Dinas PMD kemudian dengan gesit melakukan proses
PAW di masing-masing desa," ujar Ela.
Menurutnya, para kepala desa yang baru dilantik
diharapkan segera beradaptasi dengan kondisi pemerintahan dan masyarakat di
wilayah masing-masing. Setiap desa memiliki karakter, persoalan, serta kearifan
lokal yang berbeda sehingga membutuhkan pendekatan kepemimpinan yang sesuai.
Ia juga mendorong para kepala desa baru untuk
belajar dan berbagi pengalaman dengan kepala desa yang telah lebih dahulu
menjalankan pemerintahan desa.
"Silakan berbagi pengalaman, berbagi ilmu.
Yang penting jangan berbagi pasangan," ujar Ela disambut suasana hangat
para tamu undangan.
Ela menekankan pentingnya membuka ruang
komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh
agama, tokoh adat, hingga berbagai kelompok dan komunitas yang ada di desa.
Menurutnya, kepala desa tidak boleh menutup
diri karena pemimpin sejatinya adalah pelayan masyarakat.
"Pemimpin adalah pelayan masyarakat.
Pemimpin bukan untuk senang-senang, bukan untuk foya-foya, dan bukan untuk
memperlihatkan kekuasaan. Pemimpin harus seperti ilmu padi, semakin tinggi
semakin menunduk, semakin melayani dan semakin dekat dengan masyarakat,"
tegasnya.
Bupati juga mengingatkan agar kepala desa dalam
menjalankan pemerintahan senantiasa berpegang teguh pada aturan. Ia meminta
seluruh kepala desa menjauhkan diri dari praktik nepotisme, kolusi, korupsi
maupun subjektivitas yang berlebihan dalam mengambil kebijakan.
"Ada aturan main, ada undang-undang, ada
peraturan daerah, ada peraturan desa. Semuanya ada rel yang harus kita
ikuti," katanya.
Di sisi lain, Ela memberikan apresiasi kepada
seluruh masyarakat yang telah mengikuti proses demokrasi dalam pemilihan kepala
desa PAW. Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan bagian dari proses demokrasi
dan tidak boleh menjadi alasan untuk memutus hubungan sosial di tengah
masyarakat.
"Yang terpilih bukan berarti yang lain
jelek atau kalah. Mereka yang belum terpilih tetap harus menjadi mitra
strategis ke depan," ujarnya.
Ia berharap kepala desa terpilih mampu
merangkul seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun pilihan
dalam proses pemilihan sebelumnya.
"Siap berkolaborasi, siap mengayomi, siap
melayani. Jangan sampai ada masyarakat yang merasa tidak dilayani," pesan
Ela.
Bupati juga meminta para camat, perangkat desa,
serta keluarga dan pendamping kepala desa turut memberikan dukungan selama
menjalankan amanah. Pendampingan tersebut dinilai penting agar kepala desa
dapat menjalankan tugas dengan baik sekaligus menghadapi berbagai persoalan
yang muncul di tengah masyarakat.
"Kita dampingi perjuangannya, lahir dan
batin, supaya bisa menjadi pelayan masyarakat," pungkasnya.
Pelantikan lima kepala desa PAW ini diharapkan
menjadi awal baru bagi pemerintahan desa untuk meningkatkan kualitas pelayanan
publik, memperkuat komunikasi dengan masyarakat, serta mempercepat pembangunan
sesuai kebutuhan masing-masing desa.
Dengan kepemimpinan baru,
masyarakat di lima desa tersebut diharapkan mendapatkan pelayanan pemerintahan
yang semakin dekat, responsif, transparan, dan berorientasi pada kepentingan
masyarakat. [MFH/Komdigi Lampung Timur]











3.jpg)