- Gubernur Dorong Generasi Muda jadi Penggerak Literasi dan Pelestari Bahasa Daerah
- Wagub bersama Wakil Bupati Pringsewu Hadiri Groundbreaking Pembangunan Ruas Jalan
- Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan Pangan bagi Warga Sumber Agung dan Bandung Baru
- Pemerintah Kabupaten Lampung Utara Susun Rencana Kerja Perangkat Daerah
- Empat Warisan Bersejarah Diusulkan Jadi Cagar Budaya, Lampung Timur Perkuat Identitas Daerah
- M. Davito Winarta Wakil Lamtim Raih Prestasi Gemilang di Grand Final Muli Mekhanai Lampung 2026
- Kota Metro Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak
- Delegasi Kota Metro Bersinar di Grand Final Muli Mekhanai Lampung 2026
- Lampung Barat Pasang Target Naik Kelas, Incar Tuan Rumah Porprov 2030
- Dishub Lampung Barat Buka Forum Lalu Lintas, Dorong Sinergi Lima Pilar Keselamatan Jalan
Gubernur Dorong Generasi Muda jadi Penggerak Literasi dan Pelestari Bahasa Daerah

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Pemerintah Provinsi
Lampung menegaskan komitmennya dalam mendukung pembinaan bahasa, sastra, dan
literasi bagi generasi muda sebagai bagian penting dalam pembangunan sumber
daya manusia di daerah.
Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Lampung
dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika,
dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, pada Puncak
Penganugerahan Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Lampung 2026 di Balai Keratun
Lantai III, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Sabtu (23/05/2026).
"Pemerintah Provinsi Lampung mendukung
penuh berbagai upaya pembinaan bahasa, sastra, dan literasi kepada generasi
muda. Sebab membangun daerah bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga
membangun kualitas manusia, cara berpikir, serta budaya berkomunikasi
masyarakatnya," ujar Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung Ganjar
Jationo saat membacakan sambutan Gubernur.
Baca Lainnya :
- Gubernur Dorong Generasi Muda Bangga Berbahasa Lampung0
- Anak Harimau Sumatera Tampil Perdana, Gubernur Lampung Resmikan Nama0
- Grand Final Muli Mekhanai 2026, Gubernur Dorong Promosikan Lampung0
- DWP Provinsi Lampung Siap Bergerak Lebih Solid dan Aktif Mendukung Pembangunan Daerah0
- Pemprov Lampung Dorong Kolaborasi Multisektoral Percepat Eliminasi TBC di Pesawaran0
Gubernur juga menegaskan bahwa ajang Pemilihan
Duta Bahasa bukan sekadar kompetisi penampilan atau kemampuan berbicara,
melainkan wadah untuk melahirkan figur generasi muda yang mampu menjadi mitra
Balai Bahasa dalam mengampanyekan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan
benar, sekaligus melestarikan bahasa daerah sebagai identitas budaya masyarakat
Lampung.
Gubernur juga menyoroti peran strategis
generasi muda di era digital. Menurutnya, bahasa yang digunakan anak muda di
media sosial memiliki pengaruh besar terhadap masyarakat.
"Bahasa bukan hanya alat komunikasi,
tetapi juga mencerminkan karakter, etika, sistem nilai, dan kualitas suatu
generasi bangsa," katanya.
Ia mengingatkan agar perkembangan tren bahasa
di media digital tidak membuat generasi muda melupakan bahasa daerah.
Menurutnya, bahasa daerah merupakan akar budaya yang harus dijaga keberlangsungannya.
"Lampung memiliki kekayaan bahasa dan
budaya yang luar biasa. Lampung juga menjadi salah satu daerah yang memiliki
sistem aksara sendiri yang dapat menjadi pondasi pengembangan literasi,"
ujarnya.
Gubernur berharap para finalis Duta Bahasa
mampu menjadi teladan generasi muda yang aktif mengampanyekan literasi serta
menghadirkan komunikasi yang positif, santun, dan membangun, baik di lingkungan
pendidikan maupun ruang digital.
Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung,
Ganjar Jationo juga turut menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya
pelestarian bahasa daerah di tengah perkembangan teknologi digital dan
kecerdasan buatan (AI).
Menurutnya, bahasa daerah saat ini menghadapi
tantangan serius karena jumlah penutur yang terus berkurang. Karena itu, upaya
pelestarian bahasa Lampung perlu dilakukan secara kolaboratif dan adaptif
terhadap perkembangan teknologi.
"Kalau tidak dimasukkan ke dalam AI dan
tidak familiar dengan teknologi digital, bahasa daerah hanya akan dituturkan
secara offline. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama agar bahasa Lampung tetap
hidup di ruang digital," ujarnya.
Ganjar bahkan mendorong para finalis Duta
Bahasa untuk menjadi motor penggerak pengembangan kamus AI bahasa Lampung dalam
dua dialek sebagai bagian dari inovasi pelestarian budaya berbasis teknologi.
Pada kesempatan yang sama, Kasubag Umum Balai
Bahasa Provinsi Lampung, Rima Ulfayanti, menyampaikan bahwa Pemilihan Duta
Bahasa menjadi ruang lahirnya generasi muda yang peduli terhadap bahasa,
sastra, dan literasi.
"Kami percaya seluruh finalis adalah
anak-anak muda terbaik yang memiliki semangat menjaga martabat bahasa
Indonesia, mencintai bahasa daerah, serta menguasai bahasa asing sebagai
jendela dunia," ujarnya.
Ia berharap para Duta Bahasa dapat menjadi
mitra aktif Balai Bahasa dalam menyebarluaskan sikap positif terhadap
penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar serta menjadi penggerak
literasi di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Pemilihan Duta
Bahasa Provinsi Lampung 2026, Hasnawati Nasution, menjelaskan bahwa proses
seleksi tahun ini berlangsung ketat melalui lima tahapan.
Dari 189 peserta yang lolos seleksi berkas,
sebanyak 76 peserta berhasil lolos Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI)
dengan predikat minimal unggul. Selanjutnya dipilih 20 finalis terbaik yang
mengikuti tahap krida duta bahasa.
Dalam tahap tersebut, para finalis menghadirkan
berbagai inovasi kreatif, di antaranya permainan edukatif aksara Lampung,
aplikasi Meta AI WhatsApp sebagai kamus bahasa Lampung dan informasi budaya,
hingga kartu aksara Lampung untuk penyandang tunanetra.
"Peserta terbaik 1 putra dan putri
nantinya akan mewakili Provinsi Lampung pada ajang Pemilihan Duta Bahasa
Tingkat Nasional," ujar Hasnawati.
Adapun pemenang Duta Bahasa Provinsi Lampung
2026 sebagai berikut :
Terbaik 1
- Galih Widhia Putra
- Geri Melda Rina
Terbaik 2
- Fahza Aditia Arif
- R. J. Bladys Sultany Xyalam
Terbaik 3
- Muhammad Luthfi Handika
- Gusti Maharani
Terbaik 4
- Hudzaifah Ubaidillah Irfani
- Sera Trahela
Terbaik 5
- Tri Wahyudi
- Alghaniy Balqis
Favorit
- Ziya Ibnuwafi
- Mariska Safitri
Duta Emas
- I Wayan Angga Astika
- Ratu Ananda Salsabila
- Zebua Trizga Ramadhona
- Desta Prianti
Duta Multimedia
- Gunawan
- Anisa Bella Safitri
Duta Berbakat
- Samsul Sunardi
- Alya Rahma Febriani
[MFH/Dinas Kominfotik Provinsi Lampung]










3.jpg)