- Komoditas Unggulan Lampung Tampil di Panggung Global
- Sekda Dorong Penguatan Sistem Statistik Nasional melalui Evaluasi Sensus Ekonomi 2026
- Pisah Sambut di Mapolda Lampung, Bupati Lampung Barat Titip Harapan Keamanan
- Program Seragam Gratis Lambar Raih Validasi, Bupati Parosil Kantongi Nilai A
- Pelantikan Pengurus Risma Krui Selatan Warnai Pengajian BKMT di Balai Kencana
- Tingkatkan Kualitas Bacaan Al-Quran, BKMT Pesisir Barat Bina Majelis Taklim
- Siswa SDN 2 Air Naningan Raih Juara 1 Membaca Aksara Lampung FTBI 2026
- Kapolres Tanggamus Pimpin Sertijab Kabaglog, Tekankan Efisiensi dan Transparansi Logistik
- Tembus Jalur Laut ke Martanda, Kadinkes Soroti Kebutuhan Tenaga dan Sarana Kesehatan
- Gubernur Minta Kapolda Baru Kawal Program Pembangunan dan Perkuat Pelayanan Publik
Gubernur Minta Kapolda Baru Kawal Program Pembangunan dan Perkuat Pelayanan Publik

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Gubernur Lampung Rahmat
Mirzani Djausal meminta Kapolda Lampung Brigjen Pol. Yustan Alpiani memperkuat
sinergi dengan pemerintah daerah untuk menjaga keamanan, mengawal program
prioritas pembangunan, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Menurutnya,
stabilitas keamanan merupakan fondasi penting untuk mendorong pertumbuhan
ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Pembangunan tidak akan bisa berjalan
tanpa rasa aman. Rasa aman akan lebih bermakna bila disertai dengan
kesejahteraan," ucap Gubernur Mirza dalam acara pisah sambut Kapolda
Lampung dari Irjen Pol. Helfi Assegaf kepada Brigjen Pol. Yustan Alpiani di
Mahan Agung, Bandar Lampung, Jumat (16/10/2026).
Gubernur Mirza mengatakan, ada empat hal yang
perlu menjadi perhatian bersama dalam kepemimpinan Kapolda yang baru, yakni
menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), mengawal program
prioritas daerah, mendukung program pemerintah pusat, serta memperkuat
pelayanan publik yang cepat dan akuntabel.
Baca Lainnya :
- Dua Titik Karhutla di Tulang Bawang dan Lamteng Terkendali0
- Pemprov Perkuat Pengembangan Kawasan Industri, Dorong Pertumbuhan Ekonomi0
- Buka Musda XI MUI, Pemprov Lampung Dorong Sinergi Pembangunan Fisik dan Spiritual0
- Gubernur Mirza Kembali Raih Grand BAZNAS Awards 20260
- Pemprov Lampung Jajaki Kerja Sama Perdagangan dengan Tiongkok0
Ia menilai, kolaborasi antara Pemerintah
Provinsi Lampung, kepolisian, TNI, dan seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan
Daerah (Forkopimda) diperlukan agar agenda pembangunan berjalan berkelanjutan.
Sinergi tersebut juga penting untuk menghadapi tantangan daerah, mulai dari
persoalan infrastruktur hingga penguatan sektor pangan dan hilirisasi
komoditas.
Menurut Gubernur Mirza, Lampung memiliki posisi
strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Dengan jumlah penduduk
sekitar 9,5 juta jiwa dan wilayah yang terdiri dari 15 kabupaten/kota, Lampung
memiliki potensi pertanian dan perkebunan yang perlu dioptimalkan untuk
mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan nilai tambah produk lokal.
Ia mencontohkan perkembangan produksi jagung di
Lampung selama kepemimpinan Helfi Assegaf. Mirza menyebut, melalui keterlibatan
jajaran kepolisian dalam mendorong penanaman dan pembinaan petani, luas lahan
jagung bertambah hampir 70.000 hektare sehingga posisi Lampung meningkat dari
peringkat kelima menjadi peringkat ketiga produsen jagung nasional.
"Ini yang luar biasa. Pengalaman beliau
bisa dipakai di Provinsi Lampung dan memang benar-benar sangat dibutuhkan
Lampung saat ini," ujar Gubernur, seraya mengapresiasi dukungan kepolisian
terhadap sektor pangan.
Di sisi lain, Gubernur Mirza menyoroti
persoalan infrastruktur jalan yang masih menjadi tantangan pembangunan di
Lampung. Ia menyebut jaringan jalan provinsi sepanjang sekitar 1.700 kilometer
memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, distribusi hasil
pertanian, dan konektivitas antardaerah, sehingga memerlukan koordinasi lintas
pemerintahan.
Selain pembangunan ekonomi, Gubernur Mirza
mengapresiasi kinerja Helfi Assegaf selama memimpin Polda Lampung. Ia menilai,
koordinasi yang terbangun selama sekitar satu tahun terakhir turut menjaga
situasi keamanan tetap kondusif serta mendukung penanganan sejumlah persoalan
hukum yang sebelumnya sulit diselesaikan.
Gubernur Mirza juga menyinggung penanganan
persoalan pertambangan emas dan konflik pertanahan. Ia menyebut terdapat 47
perkara pertanahan yang menjadi perhatian kepolisian, termasuk kasus-kasus lama
yang membutuhkan penanganan serius karena berpotensi menimbulkan konflik di
tengah masyarakat.
Atas berbagai upaya tersebut, Gubernur Mirza
menyampaikan apresiasi atas penghargaan Nugraha Sakanti dari Presiden yang
diraih Polda Lampung serta apresiasi Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas)
terkait pelayanan publik. Ia berharap capaian dan inovasi yang telah dibangun
dapat dipertahankan sekaligus ditingkatkan di bawah kepemimpinan baru.
Sementara itu, Helfi Assegaf menyampaikan bahwa
stabilitas keamanan selama masa tugasnya tidak terlepas dari kerja sama kepolisian,
TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Ia berharap kolaborasi tersebut terus
dilanjutkan, terutama dalam menyelesaikan persoalan konflik lahan yang masih
menjadi pekerjaan rumah di Lampung.
Helfi juga menyebut penyelesaian perkara
pertanahan yang sebelumnya dibahas dalam rapat dengar pendapat telah mencapai
sekitar 50 persen, meningkat dari sekitar 45 persen pada saat rapat tersebut.
Ia berharap dukungan seluruh pemangku kepentingan dapat mempercepat
penyelesaian sisa perkara secara bertahap.
Adapun, Kapolda Lampung yang baru, Yustan
Alpiani, menyatakan komitmennya untuk memberikan pelayanan, perlindungan, dan
pengayoman yang optimal serta humanis kepada masyarakat. Ia juga berencana
menyediakan nomor telepon khusus yang dikelola staf untuk menampung keluhan
masyarakat sebagai upaya mendekatkan pelayanan kepolisian dengan kebutuhan
warga.
Yustan mengatakan, kepolisian akan
menindaklanjuti berbagai tantangan keamanan, termasuk tindak pidana
konvensional, kejahatan ekonomi, peredaran gelap narkoba, dan konflik sosial
agraria. Ia meminta dukungan Forkopimda serta masyarakat agar semangat
"Polisi Bersama Masyarakat" dapat diwujudkan melalui tindakan nyata,
bukan sebatas kegiatan seremonial.
Gubernur Mirza berharap
pergantian kepemimpinan di Polda Lampung menjadi momentum untuk memperkuat
kerja sama dalam menjaga keamanan sekaligus mempercepat pembangunan daerah.
Dengan situasi yang kondusif, penegakan hukum yang konsisten, dan pelayanan
publik yang semakin baik, masyarakat diharapkan memperoleh manfaat melalui
aktivitas ekonomi yang lebih lancar, perlindungan hukum yang lebih kuat, serta
peningkatan kesejahteraan secara berkelanjutan. [MFH/Pemerintah Provinsi
Lampung]











