- Komoditas Unggulan Lampung Tampil di Panggung Global
- Sekda Dorong Penguatan Sistem Statistik Nasional melalui Evaluasi Sensus Ekonomi 2026
- Pisah Sambut di Mapolda Lampung, Bupati Lampung Barat Titip Harapan Keamanan
- Program Seragam Gratis Lambar Raih Validasi, Bupati Parosil Kantongi Nilai A
- Pelantikan Pengurus Risma Krui Selatan Warnai Pengajian BKMT di Balai Kencana
- Tingkatkan Kualitas Bacaan Al-Quran, BKMT Pesisir Barat Bina Majelis Taklim
- Siswa SDN 2 Air Naningan Raih Juara 1 Membaca Aksara Lampung FTBI 2026
- Kapolres Tanggamus Pimpin Sertijab Kabaglog, Tekankan Efisiensi dan Transparansi Logistik
- Tembus Jalur Laut ke Martanda, Kadinkes Soroti Kebutuhan Tenaga dan Sarana Kesehatan
- Gubernur Minta Kapolda Baru Kawal Program Pembangunan dan Perkuat Pelayanan Publik
Sekda Dorong Penguatan Sistem Statistik Nasional melalui Evaluasi Sensus Ekonomi 2026

METRO, MFH,-- Pemerintah Kota Metro mendorong
penguatan penyelenggaraan Sistem Statistik Nasional melalui evaluasi
pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Upaya tersebut menjadi bagian penting
dalam meningkatkan kualitas data yang akurat, relevan, dan dapat
dipertanggungjawabkan sebagai dasar perencanaan serta evaluasi pembangunan.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah
(Sekda) Kota Metro dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi
Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan Penguatan Kelembagaan Badan Pusat Statistik
(BPS) dalam Penyelenggaraan Sistem Statistik Nasional bersama Komisi X DPR RI,
Jumat (16/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Anggota Komisi X DPR
RI Dr. H. Muhammad Kadafi, S.H., M.H., Kepala BPS Provinsi Lampung Ahmad Riswan
Nasution, tim tenaga ahli Komisi X DPR RI, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika
dan Statistik Kota Metro, Kepala Bapperida Kota Metro, Kepala BPS Kota Metro,
serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Baca Lainnya :
- Kota Metro Buka Peluang bagi Pengusaha dan Sponsor, Bongsu Run Targetkan 500 Peserta0
- Pengurus FPPI Kota Metro Periode 2026-2031 Dilantik0
- Ketua PMI Lampung Lantik Pengurus PMI Kota Metro Masa Bakti 2026-20310
- Pemkot Metro dan Kantor Pertanahan Teken Kerja Sama0
- Bank Lampung Salurkan CSR untuk Kota Metro0
Dalam sambutannya, Sekda Kota Metro
menyampaikan apresiasi atas kehadiran Anggota Komisi X DPR RI beserta tim
tenaga ahli yang berkenan berdiskusi langsung dengan Pemerintah Kota Metro
mengenai pelaksanaan sensus ekonomi dan penguatan kelembagaan BPS.
Menurutnya, Sensus Ekonomi 2026 merupakan salah
satu agenda strategis nasional untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai
kondisi perekonomian Indonesia. Data yang dihasilkan diharapkan mampu menjadi
landasan dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat
sasaran.
Sekda menjelaskan bahwa pelaksanaan SE2026 di
Kota Metro mencakup lima kecamatan, 22 kelurahan, dan 855 Satuan Lingkungan
Setempat (SLS). Dalam kegiatan tersebut, sekitar 106.816 unit usaha dan
keluarga berhasil didata dengan dukungan 144 petugas lapangan.
Capaian tersebut, lanjutnya, tidak terlepas
dari koordinasi yang baik antara BPS, Pemerintah Kota Metro, petugas pendataan,
serta para pemangku kepentingan yang terlibat dalam menyukseskan pelaksanaan
sensus.
Meski demikian, pelaksanaan sensus di lapangan
memiliki tantangan tersendiri. Beragam karakteristik usaha, kondisi wilayah,
dan situasi masyarakat membutuhkan pendekatan yang tepat agar proses pendataan
berjalan sesuai dengan konsep, prosedur, serta target yang telah ditetapkan.
Selain itu, pengawasan dan koordinasi secara
intensif juga diperlukan untuk memastikan kualitas data tetap terjaga selama
proses pendataan berlangsung.
Sekda menegaskan bahwa evaluasi pelaksanaan
SE2026 tidak hanya berorientasi pada pencapaian target pendataan, tetapi juga
untuk mengidentifikasi praktik baik, kendala yang dihadapi petugas dan
pengawas, serta berbagai aspek yang perlu diperbaiki dalam penyelenggaraan
sensus dan survei berikutnya.
Menurutnya, pengalaman pelaksanaan SE2026 di
Kota Metro dapat menjadi bahan pembelajaran penting bagi pemerintah daerah,
BPS, dan seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan efektivitas
penyelenggaraan kegiatan statistik hingga tingkat lapangan.
Evaluasi tersebut juga diharapkan mampu menghasilkan
rekomendasi konkret terkait identifikasi unit usaha dan keluarga, pelaksanaan
wawancara, pengelolaan beban kerja petugas, serta pemanfaatan teknologi digital
dalam mendukung proses pendataan.
Selain mengevaluasi pelaksanaan SE2026, FGD
tersebut juga membahas penguatan kelembagaan BPS dalam penyelenggaraan Sistem
Statistik Nasional. Hal ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan
pemerintah terhadap data yang berkualitas untuk mendukung berbagai kebijakan
pembangunan.
Sekda menyampaikan bahwa pemerintah membutuhkan
data yang akurat, relevan, tepat waktu, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ketersediaan data yang berkualitas menjadi salah satu faktor penting dalam
menentukan arah kebijakan, menyusun program prioritas, serta mengukur
keberhasilan pembangunan.
Dalam konteks pembangunan daerah, sinergi
antara BPS dan pemerintah daerah perlu terus diperkuat, khususnya dalam
pengembangan statistik sektoral dan pemanfaatan data untuk perencanaan
pembangunan.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong
terwujudnya tata kelola data yang lebih terpadu sehingga informasi statistik
dari berbagai sektor dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pemerintah maupun
masyarakat.
Pemerintah Kota Metro juga mengapresiasi
kesempatan berdiskusi secara langsung dengan Komisi X DPR RI. Forum tersebut
dinilai strategis untuk menyampaikan kondisi nyata penyelenggaraan statistik di
daerah, termasuk kebutuhan penguatan kelembagaan dan dukungan terhadap
pelaksanaan tugas BPS.
Sekda berharap diskusi berlangsung secara
terbuka dan konstruktif serta menghasilkan rekomendasi yang dapat
ditindaklanjuti oleh pihak-pihak terkait.
Ia menambahkan, tujuan utama penguatan sistem
statistik bukan sekadar menghasilkan data, melainkan membangun ekosistem
statistik yang mampu menyediakan informasi berkualitas dan memastikan data
tersebut benar-benar dimanfaatkan dalam pengambilan keputusan.
Dengan demikian, kebijakan pembangunan dapat
disusun berdasarkan kondisi faktual di lapangan, kebutuhan masyarakat, serta
perkembangan perekonomian daerah.
Melalui kegiatan FGD ini, Pemerintah Kota Metro
berharap kerja sama antara pemerintah daerah, BPS, Komisi X DPR RI, dan seluruh
pemangku kepentingan semakin kuat dalam mendukung penyelenggaraan statistik
nasional yang berkualitas.
Sekda Kota Metro juga menyampaikan terima kasih
kepada Anggota Komisi X DPR RI, tim tenaga ahli, BPS RI, BPS Provinsi Lampung,
serta jajaran BPS Kota Metro atas partisipasi dan dukungan dalam kegiatan
tersebut.
Pemerintah Kota Metro
optimistis, evaluasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan penguatan kelembagaan
BPS dapat menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas statistik
nasional sekaligus memperkuat fondasi perencanaan pembangunan yang lebih
terarah, efektif, dan berkelanjutan. [MFH/Diskominfo]











