- Kakanwil Kemenag Tekankan Penguatan Pelayanan Umat Saat Kunjungan ke KUA Gisting Tanggamus
- Petani Cabai Lamsel Keluhkan Biaya Produksi Melonjak, Harga Jual Justru Anjlok Saat Panen Raya
- PTPN I Polisikan Lansia 72 Tahun Kasus Pencurian Getah Karet
- Rekam Jejak Polwan Pertama jadi Kapolsek di Polres Tanggamus, dari Reskrim Hingga Humas
- SDN 1 Tekad Raih Juara 1 Tari Kreasi dan jadi Juara Umum FLS3N Kecamatan Pulau Panggung
- Kabidkeu dan Kabid Dokkes Polda Lampung Pimpin Apel Pamatwil Polres Tanggamus
- Diduga Lakukan Kekerasan Verbal terhadap Anak, Oknum Collector OTO Finance Resmi Dilaporkan
- Operasi Pasar Minyakita Digelar Serentak pada 15 Kabupaten/Kota di Lampung
- Pesawaran Tampilkan Produk Unggulan UP2K Dalam Kunjungan Kerja TP PKK Pusat di Lampung
- Bupati Pringsewu Audiensi dengan Ombudsman Lampung Bahas Pelayanan Publik
I Komang Koheri Hadiri Haul ke-17 Almagfurlah KH. Maulana Imam Syuhadak

LAMPUNG TENGAH, MFH,-- Pelaksana
Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri, S.E., M.Sos,
menghadiri kegiatan doa bersama untuk keselamatan bangsa dalam rangka peringatan
Haul Almagfurlah KH. Maulana Imam Syuhadak ke-17, Haul Sulthon Auliya Syaikh
Abdul Qodir Al-Jailani, serta Hari Lahir (Harlah) Pondok Pesantren Wali Songo
ke-39, pada Minggu (18/01/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut
digelar di Pondok Pesantren Wali Songo, Kampung Sukajadi, Kecamatan Bumi Ratu
Nuban, Kabupaten Lampung Tengah, dan dihadiri ratusan jamaah dari berbagai
daerah di Provinsi Lampung.
Turut hadir dalam kegiatan ini
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Qodiri Jember, Jawa Timur, KH. Umar Syaifuddin,
S.Pd., S.E., M.M, Wali Kota Metro H. Bambang Iman Santoso, S.Sos., M.Pd.I,
Camat Bumi Ratu Nuban Elis Bobby Irawan, S.E., M.Si, para alim ulama, kyai,
pengasuh pondok pesantren, imam manaqib se-Provinsi Lampung, serta para tamu
undangan lainnya. Dalam sambutannya, Pengasuh Pondok Pesantren Wali Songo, Gus
Syaikhul Ulum Syuhadak, S.Pd.I, menyampaikan ucapan selamat datang dan terima
kasih kepada Plt. Bupati Lampung Tengah beserta seluruh tamu undangan yang
telah berkenan hadir.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan haul dan doa bersama tersebut telah dilaksanakan secara rutin sejak tahun 1998. Menurutnya, tradisi ini tidak hanya sebagai bentuk penghormatan kepada para ulama, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah islamiyah serta memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat.
Baca Lainnya :
- Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Lampung Tengah Dilantikan0
- Bupati buka Kejuaraan Pencak Silat PSHT Cup ke-VII Ranting Seputih Mataram0
- I Komang Koheri Apresiasi Kepedulian Sosial pada HUT ke-51 Kampung Tanjung Anom0
- Plt. Bupati Hadiri Penghijauan dan Penanaman Pohon Alpukat di Kampung Putra Lempuyang0
- Pemkab Lamteng Gelar Rakor Penganggaran Gaji PPPK Paruh Waktu Tahun 20260
“Alhamdulillah, kegiatan ini dapat
terus berjalan hingga hari ini. Mudah-mudahan melalui acara ini kita semua
mendapatkan keberkahan, keselamatan, dan kebaikan, baik di dunia maupun di
akhirat,” ujar Gus Syaikhul Ulum. Sementara itu, Plt. Bupati Lampung Tengah I
Komang Koheri dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang
setinggi-tingginya kepada keluarga besar Pondok Pesantren Wali Songo beserta
seluruh panitia atas terselenggaranya kegiatan keagamaan tersebut.
Ia menegaskan bahwa peringatan haul
dan harlah pondok pesantren merupakan momentum penting untuk mengenang,
meneladani, serta melanjutkan perjuangan para ulama dalam membina umat dan
mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Almagfurlah KH. Maulana Imam Syuhadak adalah sosok ulama dan pendidik yang
telah memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan dakwah Islam dan
pendidikan keagamaan, khususnya di Kecamatan Bumi Ratu Nuban dan umumnya di
Kabupaten Lampung Tengah,” ujar Komang Koheri.
Ia juga berharap Pondok Pesantren
Wali Songo dapat terus menjadi pusat pendidikan keagamaan yang melahirkan
generasi berakhlak mulia, berilmu, serta mampu berkontribusi positif bagi
pembangunan daerah dan bangsa. Acara ditutup dengan doa bersama untuk
keselamatan bangsa, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta
kesejahteraan masyarakat Lampung Tengah. [MFH/Diskominfo Lamteng]











3.jpg)