- Diduga Lakukan Kekerasan Verbal terhadap Anak, Oknum Collector OTO Finance Resmi Dilaporkan
- Operasi Pasar Minyakita Digelar Serentak pada 15 Kabupaten/Kota di Lampung
- Pesawaran Tampilkan Produk Unggulan UP2K Dalam Kunjungan Kerja TP PKK Pusat di Lampung
- Bupati Pringsewu Audiensi dengan Ombudsman Lampung Bahas Pelayanan Publik
- Lamtim Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Bupati Ela: Pertumbuhan Daerah Ada di Tangan Pelaku Usaha
- Rakor DWP Lamteng Tekankan Pelaksanaan Program Kerja dan E-Reporting
- TP PKK Provinsi Lampung Dorong Pemberdayaan Lansia dan Ketahanan Keluarga
- TP-PKK Lampung Utara Turut Berpartisipasi Dalam Bulan Bhakti Ikatan Bidan Indonesia
- TP-PKK Lampura Turut Perkuat Pengendalian Inflasi Serta Jaga Daya Beli Masyarakat
- Sampah Capai 127 Ton Per Hari, Bupati Parosil Jemput Dukungan ke Kementerian Lingkungan Hidup
Kakanwil Kemenag Provinsi Lampung Kunker di Lambar
Perkuat Sinergi Majukan Pendidikan dan Moderasi Beragama

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Kepala Kantor
Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Lampung melakukan kunjungan
kerja dan pembinaan ASN di Kabupaten Lampung Barat, Jumat (5/12/2025).
Kegiatan yang dipusatkan di MTs
Negeri 1 Lampung Barat, Pekon Gunung Sugih, Kecamatan Balik Bukit, dihadiri
para pejabat Kemenag, jajaran ASN, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta
pimpinan majelis-majelis agama se-Lampung Barat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung
Barat Drs. Nukman, MM, hadir mewakili bupati Parosil Mabsus, menyampaikan
apresiasi atas kunjungan Kepala Kanwil Kemenag Lampung beserta rombongan.
Baca Lainnya :
- Wabup Lambar Hadiri Rakorda Baznas Provinsi Lampung dan Launching Gerakan Sadar Zakat0
- Wabup Mad Hasnurin Hadiri High Level Meeting TPID Lampung Jelang Nataru0
- Prestasi Gemilang Ditengah Batasan, SMPN Satu Atap Batu Brak Raih Juara I Nasional Lomba Video0
- Pemkab Lambar Laksanakan Upacara HUT ke-54 KORPRI 0
- Penyaluran CPP Beras dan Minyak Goreng di Lampung Barat Resmi Dilepas0
Dalam sambutan yang dibacakan Sekda
Nukman, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menyampaikan penghargaan
setinggi-tingginya atas perhatian Kemenag terhadap penguatan pendidikan dan
kehidupan keagamaan di daerah.
“Kehadiran Bapak Kepala Kanwil
tidak hanya menjadi kebanggaan bagi kami, tetapi juga wujud komitmen pemerintah
dalam meningkatkan kualitas pendidikan, pelayanan keagamaan, dan pembangunan
karakter generasi bangsa,” ujar Sekda.
Pemkab menilai Kemenag memegang
peran strategis dalam membina kehidupan umat beragama, menjaga moderasi
beragama, serta memajukan pendidikan madrasah.
Karena itu, Pemkab menyatakan siap
memperkuat kolaborasi dengan Kemenag dalam sejumlah isu prioritas, di
antaranya:
Peningkatan kompetensi guru
madrasah melalui pelatihan dan penguatan digital, pemerataan sarana prasarana
pendidikan madrasah, dan penguatan moderasi beragama untuk menjaga kerukunan.
Selain itu, kolaborasi program
pembangunan SDM dan kesejahteraan guru, kemudian optimalisasi layanan
keagamaan, termasuk penyuluhan, bimbingan perkawinan, serta layanan haji dan
umrah.
Sekda juga menekankan transformasi
madrasah yang kini menjadi pilihan utama masyarakat.
“Madrasah telah bertransformasi,
tidak hanya mengajarkan agama, tetapi juga membekali peserta didik dengan
kompetensi abad 21. Kami berharap MTsN 1 dan seluruh madrasah di Lampung Barat
menjadi pusat pembentukan karakter unggul,” ungkapnya.
Dalam kunjungannya, Kepala Kanwil
Kemenag Provinsi Lampung, Zulkarnain, S.Ag., M.Hum., menegaskan bahwa jabatan
harus membawa manfaat bagi masyarakat.
“Kita harus berjalan bersama untuk
membangun Kementerian Agama Lampung,” ucapnya.
Ia mengingatkan bahwa ASN Kemenag
harus menjadi pelayan publik yang responsif dan berintegritas.
“Bukan saatnya pejabat duduk enak
lalu masyarakat dicuekin. Pelayanan prima adalah wajah Kementerian Agama:
cepat, sopan, ramah, dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Zulkarnain juga menekankan
pentingnya prinsip Asta Protas sebagai arah gerak Kemenag, yaitu responsif,
kolaboratif, memperkuat layanan digital, meningkatkan kualitas pendidikan, dan
menjaga kerukunan masyarakat.
“Jika kamu tidak bisa menyenangkan
semua orang, senangkanlah beberapa orang. Jika tidak, jangan sakiti satu orang
pun,” tukasnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Kemenag
Lampung Barat, Miftahus Surur, S.Ag., M.Si., memaparkan kondisi keagamaan serta
capaian lembaga pendidikan di bawah Kemenag.
Lampung Barat, dengan jumlah
penduduk 312.376 jiwa, memiliki keberagaman yang saling menguatkan: 99% Muslim,
disusul Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha.
Kerukunan antarumat beragama di
daerah ini juga sangat baik, dengan indeks kerukunan 2024 mencapai 78, lebih
tinggi dibanding rata-rata nasional di angka 76,02.
Ia juga menyampaikan data
kelembagaan keagamaan yang terdapat 5 madrasah negeri dan 105 madrasah swasta,
seluruh madrasah negeri telah meraih predikat Adiwiyata tingkat nasional atau
mandiri.
Selain itu, terdapat 43 pondok
pesantren, 15 KUA kecamatan: terdiri dari 3 KUA SBSN, 4 KUA hibah Pemda, dan 1
KUA yang belum memiliki kantor.
Selanjutnya ada 405 ASN, terdiri
dari PNS, CPNS, PPPK, dan P3K paruh waktu. 1.416 guru, termasuk guru madrasah
dan guru Pendidikan Agama Islam. 41 penyuluh agama dari berbagai agama, dan
terdapat 1.020 rumah ibadah, mulai dari masjid, musala, gereja, pura, hingga
vihara.
Miftahus Surur menekankan bahwa
meskipun jumlah tokoh agama saat ini 226 orang, idealnya dibutuhkan lebih dari
4.000 tokoh untuk jumlah penduduk yang ada.
“Namun demikian, tingkat kerukunan
kita sangat membanggakan. Ini menjadi modal sosial penting bagi pembangunan
Lampung Barat ke depan,” pungkasnya.
Kegiatan kunjungan kerja ini
ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi antara Pemerintah
Kabupaten Lampung Barat dan Kemenag.
Baik Pemkab maupun Kemenag bertekad
meningkatkan kualitas layanan publik, pendidikan madrasah, serta penguatan
moderasi beragama demi mewujudkan masyarakat Lampung Barat yang cerdas, rukun,
dan berkarakter. [MFH/Diskominfo Lambar]











3.jpg)