- BPS Pesawaran Koordinasi dengan Kominfotiksan Dalam Rangka Penilaian EPSS
- Bupati Pringsewu Buka Sosialisasi Literasi dan Inkluasi Keuangan Sicantiks
- Pasar Murah HUT ke-27, Warga Sukadana Antusias Berburu Sembako Terjangkau
- Semarak HUT ke-27, Ribuan Warga Antusias Ikuti Jalan Sehat dan Senam Bersama
- Plt. Bupati Lampung Tengah Dorong SDM Petani Lewat Rembug Madya KTNA 2026
- PUPR Pastikan Akses Jalan Putus Way Tenong – Air Hitam Merupakan Akses Alternatif
- Lampung Barat Disiapkan Jadi Sentra Bawang Putih, Parosil Mabsus: Butuh Upaya Serius
- Wakil Bupati Lampung Barat Gelar Halal Bihalal Bersama PWRI
- Rapat Persiapan HUT ke-13 Pesisir Barat Tahun 2026, Pemkab Matangkan Seluruh Rangkaian Acara
- Pemkab Pesisir Barat dan KUB Juara Bahas Pengembangan Sektor Pertambakan
Kapolsek Wonosobo Pimpin Pencarian Petani Diduga Terseret Arus Way Semuong


TANGGAMUS, MFH,-- Upaya pencarian terhadap
Sugiyo (60), petani asal Pekon Simpang Bayur, Kecamatan Bandar Negeri Semuong
(BNS), Kabupaten Tanggamus, terus dilakukan aparat kepolisian bersama warga
setempat. Korban diduga hilang dan terseret arus Sungai Way Semuong saat
memancing pada Senin (13/4/2026).
Berdasarkan keterangan anak korban dan
saksi-saksi, ciri-ciri terakhir korban saat pergi memancing yakni mengenakan
kaos lengan panjang warna kehijauan dan celana training warna hitam.
Baca Lainnya :
- Polsek Kota Agung Tangkap Pelaku Penggelapan Sepeda Motor saat Hendak Kabur0
- Polsek Wonosobo Identifikasi Banjir di Bandar Negeri Semuong0
- Polsek Kota Agung Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan di Pekon Kelungu0
- Polsek Pulau Panggung Identifikasi Balita Tenggelam di Kolam Penampungan0
- Polsek Kota Agung Ungkap Kasus Pencurian Handphone di Way Gelang0
Pencarian intensif dimulai pada Selasa
(14/4/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kapolsek Wonosobo Iptu Tjasudin, S.H.,
turun langsung memimpin personel Polsek Wonosobo Polres Tanggamus bersama
aparatur pekon dan masyarakat menyisir sepanjang aliran sungai. Medan yang
terjal, bebatuan licin, serta akses jalan yang cukup sulit tidak menyurutkan
upaya tim dalam mencari korban.
Kapolsek Iptu Tjasudin mengatakan bahwa
pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan resmi dari keluarga korban.
Laporan tersebut dibuat setelah Sugiyo tidak kunjung pulang hingga Selasa pagi.
“Kami menerima laporan dari pihak keluarga dan
langsung melakukan koordinasi serta turun ke lokasi bersama personel. Upaya
pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran Sungai Way Semuong, terutama di
titik yang biasa dijadikan lokasi memancing oleh korban,” kata Iptu Tjasudin
mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.
Kapolsek mejelaskan, berdasarkan kronologi yang
dihimpun, pada Senin sekitar pukul 14.30 WIB, Sugiyo pamit kepada anak
kandungnya, Agung Widianto (26), untuk pergi memancing.
Saat itu kondisi cuaca sudah mendung. Agung
sempat melarang ayahnya pergi karena khawatir akan turun hujan dan debit sungai
meningkat. Namun korban tetap berangkat menuju sungai.
Kekhawatiran keluarga semakin besar ketika
hingga malam hari Sugiyo belum kembali. Terlebih pada Senin sore sekitar pukul
17.00 WIB, debit air Sungai Way Semuong dilaporkan meningkat cukup signifikan
akibat hujan di wilayah hulu. Bahkan peningkatan debit tersebut sempat
menyebabkan genangan di permukiman warga Pekon Gunungdoh, Kecamatan Bandar
Negeri Semuong.
Dalam pencarian awal yang dilakukan secara
mandiri, Agung menemukan jejak tapak kaki yang diduga milik korban di sekitar
lokasi memancing, berjarak sekitar 3 kilometer dari rumahnya. Penemuan tersebut
diperkuat oleh keterangan dua warga, Bibit (55) dan Ardi (30), yang mengaku
sempat melihat Sugiyo sedang memancing tidak jauh dari lokasi ditemukannya
jejak tersebut.
“Dari hasil analisa dan pengumpulan bahan
keterangan di lapangan, kuat dugaan korban hilang akibat terseret arus sungai
yang debitnya meningkat pada sore hari," jelasnya.
Kapolsek menyebut, dalam operasi pencarian ini,
sejumlah personel Polsek Wonosobo diterjunkan bersama Briptu Sigit dari Sat
Brimobda Lampung serta warga masyarakat sekitar. Namun hingga sore hari
tanda-tanda keberadaan korban tidak ditemukan.
Namun demikian, pencarian masih terus kami
lakukan untuk memastikan keberadaan korban. Pihaknya juga telah berkoordinasi
dengan Basarnas, Polres Tanggamus dan BPBD guna mendukung proses pencarian.
"Pencarian di lanjutkan besok pagi di
mulai dari belakang Pos Subsektor Nyam dan dilanjutkan menyisir sampai dengan
Saumil lepas pantai," ungkapnya.
Kapolsek mengimbau masyarakat yang berada di
sekitar aliran Sungai Way Semuong untuk segera melapor jika menemukan
tanda-tanda keberadaan korban.
“Bila ada warga yang melihat atau menemukan
tanda-tanda keberadaan korban, segera laporkan kepada kami atau aparat setempat
agar bisa segera ditindaklanjuti,” tandasnya. [MFH/Din/rils]











3.jpg)