- Diduga Lakukan Kekerasan Verbal terhadap Anak, Oknum Collector OTO Finance Resmi Dilaporkan
- Operasi Pasar Minyakita Digelar Serentak pada 15 Kabupaten/Kota di Lampung
- Pesawaran Tampilkan Produk Unggulan UP2K Dalam Kunjungan Kerja TP PKK Pusat di Lampung
- Bupati Pringsewu Audiensi dengan Ombudsman Lampung Bahas Pelayanan Publik
- Lamtim Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Bupati Ela: Pertumbuhan Daerah Ada di Tangan Pelaku Usaha
- Rakor DWP Lamteng Tekankan Pelaksanaan Program Kerja dan E-Reporting
- TP PKK Provinsi Lampung Dorong Pemberdayaan Lansia dan Ketahanan Keluarga
- TP-PKK Lampung Utara Turut Berpartisipasi Dalam Bulan Bhakti Ikatan Bidan Indonesia
- TP-PKK Lampura Turut Perkuat Pengendalian Inflasi Serta Jaga Daya Beli Masyarakat
- Sampah Capai 127 Ton Per Hari, Bupati Parosil Jemput Dukungan ke Kementerian Lingkungan Hidup
Kolaborasi Kalyanamitra dan Pemkab Lamsel Wujudkan Desa Inklusif

KALIANDA, MFH,-- Dalam upaya
memperkuat pembangunan yang inklusif, Kalyanamitra bersama Pemerintah Kabupaten
(Pemkab) Lampung Selatan berkomitmen menghadirkan desa berperspektif gender,
dimana setiap warga memiliki peran dan kesempatan yang setara tanpa ada yang
tertinggal (no one left behind).
Komitmen itu ditegaskan melalui
Workshop Program Pengembangan Komunitas tentang Pembangunan Desa Berperspektif
Gender yang diselenggarakan Kalyanamitra di Hotel Negeri Baru Resort, Kalianda,
Jumat (17/10/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Sosial, Dinas
Kesehatan, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan, Camat Natar,
serta sejumlah peserta lainnya.
Baca Lainnya :
- Kolaborasi Puskesmas Rawat Inap dan Pemdes Bumidaya Lahirkan Inovasi DORADI KALBU0
- Purnama Wulan Sari Canangkan Pekon Rejomulyo, Jati Agung, Lamsel sebagai Desa Tapis0
- Viral, Wajah Pencuri Motor Warga Terekam CCTV Desa0
- Komitmen Perangi Peredaran Narkotika, Polsek Palas Tangkap Tersangka Pengedar Sabu 0
- Menko AHY dan Wagub Jihan Pastikan Fasilitas Pendidikan Siap0
Direktur Kalyanamitra, Ika Agustina, menjelaskan
bahwa workshop bertujuan memperkuat pemahaman peserta terhadap kebijakan
pembangunan desa yang berperspektif gender, berbagi praktik baik, dan menyusun
strategi bersama menuju pembangunan desa yang berkeadilan sosial.
“Kami ingin memastikan bahwa
pembangunan desa tidak hanya membangun secara fisik, tetapi juga membangun
manusia dan keadilan sosial. Prinsipnya, no one left behind,” ujar Ika.
Ia menambahkan, Kalyanamitra telah
aktif selama 40 tahun sejak 1985, dengan fokus utama memperjuangkan suara
perempuan dan kelompok rentan agar diakomodasi dalam kebijakan pembangunan,
baik di tingkat nasional maupun desa.
“Di Lampung Selatan, kami sudah
bekerja sama lebih dari 10 tahun, khususnya di Kecamatan Natar. Kami terus
mendorong kolaborasi lintas sektor agar perempuan turut berperan aktif dalam
pembangunan desa,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas
Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Lampung Selatan, Erdiyansyah,
yang hadir sebagai narasumber, menyampaikan salam dari Bupati Lampung Selatan,
Radityo Egi Pratama, yang berhalangan hadir.
Ia menyampaikan apresiasi atas
konsistensi Kalyanamitra dalam mendukung penguatan desa berkeadilan gender.
“Kehadiran Kalyanamitra membawa dampak
positif bagi pembangunan desa di Lampung Selatan. Ini bentuk nyata kemitraan
yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.
Erdiyansyah menuturkan, Kabupaten
Lampung Selatan memiliki luas wilayah 2.109,74 km² yang mencakup 17 kecamatan,
256 desa, dan 4 kelurahan. Menurutnya, pembangunan ke depan harus
mempertimbangkan ketahanan sosial dan kesetaraan gender sebagai fondasi utama.
“Kita
hidup di era digital dan menghadapi tantangan perubahan iklim serta dinamika
sosial ekonomi global. Karena itu, perempuan di desa bukan hanya penerima
manfaat, tetapi juga agen perubahan, penggerak ketahanan pangan, pelestari
lingkungan, dan pelayan masyarakat,” kata Erdiyansyah. [MFH Gil]











3.jpg)