- Wagub Jihan Kukuhkan Paskibraka Lampung 2026
- Pemkab Pesawaran Perkuat Penyusunan APBD 2027 Melalui Peluncuran SATSET RKA
- Wabup Pringsewu Buka Perkemahan PTA dan Ujian SKU Pramuka Penegak Calon Bantara
- Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Semarak Kemerdekaan
- Bupati dan Wakil Bupati Lamtim Hadiri Rapat Paripurna Pidato Kenegaraan Presiden RI
- Pemkot Metro Dorong Perempuan Perkuat Literasi Keuangan
- Pemerintah Kota Metro Ikuti Sidang Tahunan MPR RI 2026
- Bupati Parosil Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo
- BKMT Pesisir Barat Gelar Pengajian Rutin di Pekon Way Sindi Utara
- Festival Nyambai 2026 Resmi Digelar di Bumi Lebu Tenumbang
Lampung Resmi jadi Lokasi National Cassava Center

BANDARLAMPUNG, MFH,-- Provinsi
Lampung resmi ditetapkan sebagai lokasi National Cassava Center atau Pusat
Singkong Nasional. Kesepakatan ini dicapai setelah pertemuan antara Pemerintah
Provinsi Lampung dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Pertemuan tersebut berlangsung
dalam agenda Rencana Pengembangan Cassava Center di Universitas Lampung (Unila)
yang diselenggarakan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas RI
di Ruang Rapat DH 1–2 Kantor Bappenas, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani
Djausal mengatakan, pembentukan National Cassava Center merupakan inisiatif
Bappenas yang bekerja sama dengan Sungai Budi Foundation. Program ini
difokuskan pada riset dan pengembangan singkong untuk meningkatkan produktivitas
petani di Lampung.
Baca Lainnya :
- Pemprov Lampung Siap Kembangkan Kakao Agroforestri0
- Pemprov Lampung Peringati Bulan K3 Nasional 20260
- Kominfotik–PPPA Provinsi Lampung Sinergikan Penguatan PUSPAGA0
- Kapolda Lampung Ikuti Latihan Menembak di Satbrimobda Lampung0
- Pemprov Lampung Dorong Peran Jasaboga Perkuat Gizi, Pariwisata, dan Ekonomi Daerah0
“Telah disepakati bahwa Lampung
akan menjadi National Cassava Center. Ini adalah program Bappenas bersama
Sungai Budi Foundation untuk meriset singkong agar produktivitasnya meningkat
dan mampu mengejar ketertinggalan dari Thailand dan Vietnam,” ujar Gubernur
Mirza.
Ia menjelaskan, salah satu target
utama Cassava Center adalah menghasilkan bibit unggul dengan kualitas lebih
baik dan kandungan aci yang lebih tinggi. Bibit tersebut diharapkan dapat
meningkatkan hasil panen petani sekaligus mendongkrak pendapatan mereka.
“Bibit yang dihasilkan diharapkan
memiliki kadar aci yang tinggi dan berkualitas sehingga penghasilan petani
meningkat,” katanya.
Selain pengembangan bibit, Cassava
Center juga akan melibatkan peneliti, profesor, dan akademisi dari berbagai
perguruan tinggi di Indonesia. Kolaborasi lintas universitas ini diharapkan
mampu mempercepat inovasi serta pengembangan teknologi singkong nasional.
Menurut Gubernur Mirza, pusat
kegiatan Cassava Center akan berlokasi di Universitas Lampung. Sejumlah
fasilitas pendukung, termasuk laboratorium, direncanakan dibangun, salah
satunya di kawasan Kota Baru.
“Pembangunan fisik akan segera
berjalan. Namun, programnya akan lebih dahulu dilaksanakan dalam waktu dekat
dengan memanfaatkan fasilitas yang ada di Unila,” ujarnya.
Ia menegaskan, tujuan utama program
ini adalah membangun ekosistem singkong yang efisien dari hulu hingga hilir.
Dengan peningkatan produktivitas dan kadar aci, industri tapioka di Lampung
diharapkan menjadi lebih efisien dan kompetitif di pasar global.
“Produktivitas petani meningkat,
pendapatan naik, pabrik menerima kadar aci yang lebih tinggi, sehingga harga
tapioka Lampung mampu bersaing dengan negara lain. Intinya, kita ingin tapioka
Lampung kompetitif dengan Thailand dan Vietnam,” ujar Gubernur Mirza.
[MFH/Adpim]











3.jpg)