- Polsek Kota Agung Gandeng Komunitas, Bantu Pasien RSUDBM Dapatkan Donor Darah O
- Polsek Wonosobo Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Pencurian Burung ke Kejari Tanggamus
- Panen Perdana Bawang Putih di Ulubelu Berhasil
- Wabup Agus Suranto Buka MUSDA APPSI Tanggamus 2026
- BPS Ungkap Capaian Positif, Lampung: Kemiskinan Turun Inflasi Terkendali, Ekonomi Terus Tumbuh
- BPS: 35,5 Ribu Tenaga Kerja Terserap, TPT Lampung Mei 2026 Sebesar 3,97 Persen
- Inflasi Lampung Terendah di Sumatera, Pemprov Terus Perkuat Pasokan dan Distribusi Pangan
- Bupati Pringsewu Buka Sosialisasi Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemula
- SMPN 2 Pringsewu Dapat Bantuan Perpustakaan Digital
- Pemkab Lampung Timur Matangkan Persiapan HUT ke-81 RI
Panen Perdana Bawang Putih di Ulubelu Berhasil
Polres Tanggamus Hasilkan Hingga 5 Ton dari Lahan 7000 Meter Persegi


TANGGAMUS, MFH,-- Polres Tanggamus bersama
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus menggelar panen perdana bawang putih
varietas Sanggah Sembalun di lahan seluas 6.700 meter persegi atau sekitar 0,67
hektare di Pekon Datarajan, Kecamatan Ulubelu, Selasa (4/8/2026). Dari lahan
tersebut, petani berhasil memanen sekitar 3 hingga 5 ton bawang putih setelah
memasuki usia tanam 100 Hari Setelah Tanam (HST).
Kegiatan panen raya yang merupakan bagian dari
Gugus Tugas Polri Mendukung Ketahanan Pangan ini dihadiri Kapolres Tanggamus,
AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H. bersama Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh
Asnawi, M.A., M.H., Ketua DPRD Tanggamus Agus Setyo Utama S.T., M.M., unsur
Forkopimda, kepala OPD, perwakilan Bulog, BPS, Pertamina Geothermal Energy
(PGE), PT Gunung Tiga, Pupuk Indonesia, kelompok tani, serta masyarakat Pekon
Datarajan.
Baca Lainnya :
- Wabup Agus Suranto Buka MUSDA APPSI Tanggamus 20260
- Panen Perdana Bawang Putih Grade A, Bupati Tanggamus Siapkan Perluasan Lahan0
- Polsek Talang Padang dan Inafis Polres Tanggamus Identifikasi dan Evakuasi Mayat di Siring Jalan0
- DPRD Tanggamus Mulai Bahas Perubahan APBD 20260
- Respon Cepat Perbaikan Gorong-Gorong Ambrol di Negeri Ngarip0
Selain melakukan panen, kegiatan juga diisi
dengan edukasi budidaya bawang putih, dialog bersama petani, serta peninjauan
hasil panen yang selanjutnya dkeringkan di lantai jemur di Pekon Datarajan dan
kemudian akan disimpan di gudang penyimpanan di Pekon Ngarip Kecamatan Ulu
Belu.
Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko,
mengatakan panen perdana tersebut merupakan hasil penanaman bawang putih yang
dilakukan pada 21 April 2026 bersama kelompok tani binaan. Menurutnya,
keberhasilan budidaya bawang putih di Ulubelu menjadi bukti nyata dukungan
Polri terhadap program ketahanan pangan nasional.
"Hari ini kami melaksanakan panen perdana
bawang putih bersama jajaran Forkopimda. Sekitar tiga bulan lalu, tepatnya 21
April 2026, kami melakukan penanaman perdana di lahan kurang lebih 7.000 meter
persegi. Alhamdulillah hasilnya sangat baik. Budidaya bawang putih ini
merupakan bentuk dukungan Polres Tanggamus bersama kelompok tani terhadap program
ketahanan pangan pemerintah," kata AKBP Rahmad Sujatmiko.
AKBP Rahmad Sujatmiko menjelaskan, hasil
budidaya di Ulubelu bahkan mendapat apresiasi dari tim Kementerian Pertanian
dan kelompok tani asal Sembalun, Lombok Timur, yang datang langsung meninjau
lokasi penanaman.
"Tim dari Kementerian Pertanian maupun
kelompok tani dari Sembalun menilai budidaya bawang putih di Ulubelu sangat
berhasil. Hasil panennya memiliki kualitas grade A, grade B, dan grade C. Ini
menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan komoditas bawang putih di
Kabupaten Tanggamus," ujarnya.
Menurut Kapolres, hasil panen perdana tersebut
akan menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan budidaya pada musim tanam
berikutnya. Polres Tanggamus bersama pemerintah daerah akan terus memperkuat
pengolahan lahan, meningkatkan kerja sama dengan para pemangku kepentingan,
serta memberikan pelatihan kepada kelompok tani agar budidaya bawang putih
semakin berkembang.
"Ke depan kami akan melakukan evaluasi
terhadap hasil panen ini sebagai bekal untuk penanaman berikutnya. Kami akan
memperbaiki pengolahan lahan, memperkuat kolaborasi dengan stakeholder terkait,
serta memberikan pelatihan kepada kelompok tani agar budidaya bawang putih di
Ulubelu maupun wilayah lain di Tanggamus dapat terus berkembang,"
tandasnya.
Sementara itu, Bupati Tanggamus mengapresiasi
inisiasi Polres Tanggamus yang menggandeng kelompok tani dalam mengembangkan
bawang putih di wilayah dataran tinggi Ulubelu. Menurutnya, keberhasilan panen
perdana menunjukkan bahwa kawasan tersebut memiliki potensi besar menjadi
sentra bawang putih di Lampung.
"Saya menyampaikan apresiasi dan
penghargaan yang tinggi kepada Polres Tanggamus bersama kelompok tani. Kita
melihat sendiri hasil panennya sangat baik. Ke depan pemerintah daerah telah
menyiapkan beberapa hektare lahan untuk kembali ditanami bawang putih karena
wilayah Ulubelu memiliki kondisi yang sangat cocok untuk komoditas ini,"
ujar Bupati.
Ia menilai bawang putih memiliki prospek
ekonomi yang menjanjikan karena masa tanamnya relatif singkat, hanya sekitar
tiga hingga empat bulan, sehingga dapat menjadi alternatif sumber pendapatan
masyarakat selain kopi dan komoditas perkebunan lainnya.
"Kami akan terus
mendukung para petani di Ulubelu untuk mengembangkan budidaya bawang putih.
Program yang telah diinisiasi Polres Tanggamus ini akan kami dorong agar
semakin luas dan mampu menjadi salah satu penopang kesejahteraan masyarakat
sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional," pungkasnya. [MFH/Din/rils]











3.jpg)