- Diduga Lakukan Kekerasan Verbal terhadap Anak, Oknum Collector OTO Finance Resmi Dilaporkan
- Operasi Pasar Minyakita Digelar Serentak pada 15 Kabupaten/Kota di Lampung
- Pesawaran Tampilkan Produk Unggulan UP2K Dalam Kunjungan Kerja TP PKK Pusat di Lampung
- Bupati Pringsewu Audiensi dengan Ombudsman Lampung Bahas Pelayanan Publik
- Lamtim Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Bupati Ela: Pertumbuhan Daerah Ada di Tangan Pelaku Usaha
- Rakor DWP Lamteng Tekankan Pelaksanaan Program Kerja dan E-Reporting
- TP PKK Provinsi Lampung Dorong Pemberdayaan Lansia dan Ketahanan Keluarga
- TP-PKK Lampung Utara Turut Berpartisipasi Dalam Bulan Bhakti Ikatan Bidan Indonesia
- TP-PKK Lampura Turut Perkuat Pengendalian Inflasi Serta Jaga Daya Beli Masyarakat
- Sampah Capai 127 Ton Per Hari, Bupati Parosil Jemput Dukungan ke Kementerian Lingkungan Hidup
Pemkab Lambar dan BPJS Kesehatan Bahas Sinkronisasi Program JKN serta Keaktifan Peserta

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Pemerintah Kabupaten
Lampung Barat menggelar audiensi bersama BPJS Kesehatan terkait sinkronisasi
pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Universal Health
Coverage (UHC) di wilayah setempat.
Pertemuan berlangsung di Lamban Dinas
Bupati Lampung Barat, Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, pada Rabu,
(8/10/25) sore.
Audiensi ini dilakukan oleh Bupati Lampung
Barat Parosil Mabsus, didampingi sejumlah pejabat perangkat daerah, di
antaranya Kepala Bappeda, Kadis Kesehatan, Kadis PMP, Kadis Dukcapil, Plt.
Kepala BPKAD, serta Plt. Kadis Sosial.
Baca Lainnya :
- Wabup Mad Hasnurin Lantik Pejabat Administrator, Pengawas dan Fungsional0
- Seragam Gratis Parosil Mabsus dan Mad Hasnurin Jadi Program Primadona Masyarakat Lambar0
- Wabup Mad Hasnurin: Program Seragam Gratis Upaya Konkret Memajukan Dunia Pendidikan0
- Parosil Mabsus Targetkan Pembangunan Laboratorium Pelayanan Masyarakat Beroperasi Awal 20260
- Parosil Mabsus Himbau Siswa Tidak Konsumsi MBG Jika Terindikasi Tidak Layak0
Sementara dari pihak BPJS Kesehatan hadir
Kepala Cabang BPJS Lampung Barat Wahyu Santoso, didampingi Kepala Kantor BPJS
Lampung Barat Fazar Yudha Abdi Negara, dan Kepala Bagian Kepesertaan Dhea
Fithaloka.
Dalam audiensi tersebut, Kepala Cabang
BPJS Kesehatan Lampung Barat Wahyu Santoso, menjelaskan bahwa pertemuan ini
bertujuan memperkuat sinergi antara BPJS Kesehatan dan Pemerintah Daerah
Lampung Barat dalam optimalisasi program JKN, khususnya terkait kepesertaan UHC
dan keaktifan peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).
“Kami berdiskusi dengan Bapak Bupati
mengenai program JKN di Lampung Barat, termasuk keikutsertaan peserta UHC. Ada
beberapa peserta PBI-JK yang nonaktif, dan kami berharap pemerintah daerah
melalui Dinas Sosial maupun Dinas Kesehatan dapat mengimbau masyarakat agar
segera melakukan aktivasi kembali,” ujar Wahyu.
Ia juga menambahkan pentingnya
kedisiplinan pembayaran iuran, baik untuk peserta PNS daerah maupun masyarakat
umum.
“Kami berharap iuran peserta, termasuk
dari PNS daerah, dapat dibayarkan tepat waktu sehingga pelayanan kepada
masyarakat tidak terganggu. Sinergi yang baik antara BPJS Kesehatan dan Pemkab
Lampung Barat akan menjamin pelayanan kesehatan masyarakat berjalan lancar dan
cakupan JKN semakin luas,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Lampung Barat
Parosil Mabsus menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memberikan
pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk dalam bidang kesehatan.
“Kita diberi tugas untuk memberikan
pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Untuk target UHC, nanti akan kita
kaji kembali dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah, karena saat ini
kondisi fiskal masih cukup berat,” kata Parosil.
Bupati juga menyoroti adanya sejumlah
penerima PBI-JK yang datanya tidak lagi aktif. Ia meminta Dinas Sosial untuk
segera melakukan langkah-langkah koordinatif agar masyarakat yang berhak tidak
kehilangan akses layanan kesehatan.
“Kalau ada penerima PBI-JK yang namanya
hilang, saya minta Dinas Sosial segera berupaya, bila perlu berkomunikasi
langsung dengan Kementerian Sosial. Karena jika memang mereka berhak, tentu
harus tetap mendapatkan haknya. Untuk teknisnya nanti kita koordinasikan
bersama BPJS Kesehatan,” pungkasnya. [MFH/Diskominfotik Lambar]











3.jpg)