- Inpres Jalan Daerah Perkuat Distribusi Logistik dan Pertumbuhan Ekonomi Lampung
- Lampung Perkenalkan Inovasi Pertanian dan Produk Unggulan Daerah di PENAS XVII Gorontalo
- BAZNAS Tanggamus Siapkan Program Nelayan Berdaya, DKP Diminta Data Penerima
- Langit Berdarah di Atas Eropa: Ketika Krakatau Mencuri Panas Bumi
- Sekda Pesisir Barat Hadiri Rakor Pembangunan Daerah Provinsi Lampung 2026
- Pekan Kebudayaan Daerah Perkuat Pelestarian Seni dan Identitas Lampung Utara
- Pemkab Lampung Tengah Terima Sertifikat Hak Pakai Aset dari ATR/BPN
- Pemkab Lamteng Matangkan Persiapan Pelantikan 14 Kepala Kampung Antar Waktu
- Hari Kedua Festival UMKM dan Nobar Piala Dunia Lamtim Diserbu Ribuan Warga, UMKM Kebanjiran Pembeli
- Ketua TP PKK Pesawaran Ajak Masyarakat Manfaatkan Posyandu
Pemkab Lampung Timur Perkuat Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting

SUKADANA, MFH,-- Pemerintah
Kabupaten Lampung Timur terus memperkuat komitmen dalam percepatan penurunan
stunting sebagai upaya mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045. Hal tersebut
ditegaskan dalam kegiatan Analisa Situasi Percepatan Penurunan Stunting tingkat
Kabupaten Lampung Timur yang berlangsung di Aula Kantor Bappeda Kabupaten
Lampung Timur. Senin (09/02/2026)
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil
Bupati Lampung Timur Azwar Hadi, Kepala Bappeda Kabupaten Lampung Timur Ir. Agusrina
Syaka, Plt. Kepala Dinas DP3AP2KB Titin Wahyuni, serta jajaran Organisasi
Perangkat Daerah (OPD) terkait. Jalannya acara dipandu oleh Kepala Bappeda
Lampung Timur, sementara laporan kegiatan disampaikan oleh Plt. Kadis DP3AP2KB.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati
Lampung Timur Azwar Hadi selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS)
Kabupaten Lampung Timur menegaskan bahwa terwujudnya Generasi Emas 2045
merupakan cita-cita besar bangsa Indonesia. Pada usia ke-100 tahun kemerdekaan,
Indonesia diharapkan mampu memanfaatkan bonus demografi dengan tersedianya
sumber daya manusia yang sehat, cerdas, kreatif, dan berdaya saing tinggi.
Baca Lainnya :
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini 0
- Menteri PU Dody Hanggodo Tinjau Desa Kali Pasir Lampung Timur0
- Wabup dan Kapolres Resmikan Dapur Makan Bergizi Gratis SPPG Polri di Way Bungur0
- Wabup Azwar Hadi Dorong Pembaruan Kepengurusan PMI dan Penguatan Layanan Kemanusiaan0
- Lampung Timur Matangkan MUSRENBANG Inklusi0
“Upaya meningkatkan derajat
kesehatan masyarakat menuju sumber daya manusia unggul terus dilakukan oleh
pemerintah. Salah satu langkah strategisnya adalah melalui percepatan penurunan
stunting,” ujar Azwar Hadi.
Ia menjelaskan bahwa dalam
pelaksanaan aksi konvergensi di tingkat kabupaten terdapat beberapa aspek kunci
yang harus dijalankan secara terintegrasi oleh seluruh perangkat daerah. Salah
satunya melalui pengisian form web monitoring aksi sebagai instrumen evaluasi
dan perencanaan intervensi stunting yang lebih tepat sasaran.
Salah satu tahapan penting dalam
aksi konvergensi tersebut adalah Analisa Situasi, yang merupakan analisis
lintas sektor untuk memahami perkembangan prevalensi stunting, pola sebarannya,
serta mengidentifikasi penyebab stunting berdasarkan kesenjangan layanan dan
kendala dalam penyampaian layanan kepada kelompok sasaran.
Adapun tahapan pelaksanaan Analisa
Situasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting meliputi:
Bappeda melakukan input target
prevalensi stunting sesuai dokumen perencanaan daerah;
Dinas Kesehatan menginput data
hasil pengukuran balita;
Masing-masing OPD menginput target
capaian layanan pencegahan dan percepatan penurunan stunting sesuai indikator
layanan dan dokumen perencanaan daerah;
Bappeda mengoordinasikan OPD untuk
melakukan analisis kebutuhan intervensi berdasarkan hasil web aksi Bangda.
Melalui tahapan ini, diharapkan
dapat dihasilkan dokumen analisis yang memuat target dan capaian anggaran,
cakupan layanan, serta berbagai permasalahan yang dihadapi dalam upaya
percepatan penurunan stunting di Kabupaten Lampung Timur.
Wakil Bupati menekankan bahwa
proses analisa situasi ini harus diselesaikan tepat waktu. “Analisa ini paling
lambat harus rampung pada bulan Februari ini, agar dapat menjadi dasar
perencanaan intervensi yang lebih efektif dan terukur,” pungkasnya.
[MFH/Komdigi Lamtim]











3.jpg)