- Polda Lampung Ungkap Peredaran Narkoba Jaringan Antarprovinsi
- Koramil 421-08/Pls Bersama Kecamatan Sragi Gotong Royong, Dukung Program (ABRI)
- UPT Perpajakan Palas Siap Jemput Bola Pembayaran PBB ke Tingkat Dusun
- Wabup Pesisir Barat Hadiri Fun Walk dan Aksi Bersih-Bersih Pantai Labuhan Jukung
- Ikuti Arahan Presiden Bupati Instruksikan Seluruh OPD Terapkan Gerakan Asri Gotong Royong
- Wabup Lampung Utara Pantau Lokasi Rawan Banjir
- Baru Berdiri di Lampung Utara, Kemenhaji dan Umroh Perlu Dukungan Pemerintah Daerah
- Bupati Lampung Utara Bangun Kesadaran Kolektif Pentingnya Berzakat
- Pemkab Lampung Tengah dan DPP Lampung Sai Matangkan Persiapan Blangikhan 2026
- Pemkab Lampung Tengah dan Kejari Perkuat Sinergi Perlindungan Jaminan Sosial Tenaga Kerja
Menteri PU Dody Hanggodo Tinjau Desa Kali Pasir Lampung Timur
Sampaikan Atensi Presiden Prabowo Terkait Jembatan Kali Pasir

LAMPUNG TIMUR, MFH,-- Menteri
Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan kunjungan kerja ke Provinsi
Lampung, tepatnya di Desa Kali Pasir, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung
Timur, Kamis (5/2/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk tindak
lanjut atas atensi langsung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto
terkait kondisi masyarakat dan para pelajar yang harus menyeberangi sungai
menggunakan getek karena belum tersedianya jembatan penghubung.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri
PU Dody Hanggodo didampingi Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Wakil
Bupati Lampung Timur Azwar Hadi, Kapolres Lampung Timur AKBP Heti Patmawati,
Dandim 0429 Lampung Timur Letkol Inf Danang Setiaji, Ketua DPRD Kabupaten
Lampung Timur Rida Rotul Aliyah, serta jajaran dinas terkait.
Menteri PU Dody Hanggodo
menyampaikan bahwa kehadirannya di Desa Kali Pasir merupakan arahan langsung
Presiden Prabowo Subianto, yang mengetahui kondisi tersebut setelah video warga
dan pelajar menyeberangi sungai menjadi viral di media sosial.
Baca Lainnya :
- Wabup dan Kapolres Resmikan Dapur Makan Bergizi Gratis SPPG Polri di Way Bungur0
- Wabup Azwar Hadi Dorong Pembaruan Kepengurusan PMI dan Penguatan Layanan Kemanusiaan0
- Lampung Timur Matangkan MUSRENBANG Inklusi0
- Pemkab Dorong Pembangunan Jembatan Gantung di Desa Kali Pasir Kecamatan Way Bungur0
- Video Viral, Bupati Lamtim Pastikan Jembatan Merah Putih segera Dibangun0
“Saya hari ini ke sini sesuai
arahan Pak Presiden. Saya ditelepon Pak Seskab kemarin pagi, karena Pak
Presiden memberikan atensi. Viral ini beliau tahu, dan pemerintah harus hadir
secara komprehensif,” ujar Dody.
Ia juga menyampaikan pesan
emosional dari Presiden Prabowo yang sangat peduli terhadap kondisi rakyat yang
mengalami kesulitan.
“Pak Presiden itu kalau melihat
rakyat kesusahan suka menangis. Tugas saya sebagai pembantu beliau adalah
memastikan beliau tidak menangis. Minimal itu, dan mudah-mudahan bisa membuat
beliau tersenyum,” sambungnya.
Lebih lanjut, Dody menjelaskan
bahwa persoalan di Desa Kali Pasir tidak hanya terkait pembangunan jembatan,
namun juga berkaitan dengan kondisi sungai yang selama ini menjadi kendala. Ia
menyebutkan proyek jembatan tersebut telah mangkrak selama bertahun-tahun
akibat permasalahan hukum dan teknis.
“Ini sudah bertahun-tahun mangkrak,
mungkin delapan atau sepuluh tahun. Awalnya saya pikir hanya masalah jembatan,
ternyata ada persoalan sungai juga. Jadi semuanya harus dibereskan,” jelasnya.
Setelah meninjau langsung kondisi
di lapangan, Menteri PU meminta jajarannya untuk segera bertindak cepat dengan
merancang pembangunan jembatan permanen sebagai solusi jangka panjang demi
keselamatan dan kenyamanan masyarakat, khususnya para pelajar.
Sementara itu, Bupati Lampung Timur
Ela Siti Nuryamah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden
Prabowo Subianto serta Menteri PU beserta seluruh jajaran atas gerak cepat
pemerintah pusat dalam merespons keluhan masyarakat Lampung Timur.
“Alhamdulillah, ini gerak cepat
yang luar biasa. Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, kami mengucapkan
terima kasih kepada Bapak Menteri dan khususnya kepada Bapak Presiden. Ini
adalah keluhan masyarakat yang sudah bertahun-tahun kami terima,” ujar Bupati
Ela.
Ia menegaskan bahwa pembangunan
infrastruktur tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah daerah, melainkan
membutuhkan kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten.
“Ini adalah kolaborasi atas arahan
Bapak Presiden, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat. Untuk tugas
pemerintah kabupaten, kami siap melaksanakan kewenangan kami, baik pembebasan
lahan maupun perbaikan jalan, dengan mengalokasikan anggaran agar pelayanan
publik, khususnya infrastruktur jembatan, dapat terselesaikan dengan baik,”
tambahnya.
Bupati Ela juga menyampaikan bahwa
Pemerintah Kabupaten Lampung Timur telah berkoordinasi dengan Dandim dan
Pangdam untuk membangun jembatan afirmasi sementara secara gotong royong sambil
menunggu pembangunan jembatan permanen.
Bupati Lampung Timur Ela Siti
Nuryamah juga memaparkan kondisi riil masyarakat Desa Kali Pasir yang terdampak
langsung belum tersedianya jembatan penghubung. Ia menyebutkan jumlah penduduk
dan anak-anak sekolah di wilayah seberang sungai cukup besar dan membutuhkan
perhatian serius.
“Jumlah penduduk yang berada di
seberang Kali Pasir kurang lebih 1.200 Kepala Keluarga. Untuk anak-anak sekolah
ada sekitar 600 anak. Di Kali Pasir sendiri hanya tersedia SD dan SMP, sehingga
untuk anak-anak yang melanjutkan ke SMA, mereka harus menyeberangi sungai.
Bahkan ada juga beberapa anak SMP yang harus menyeberang. Ini yang terus kami
pantau,” ujar Bupati Ela.
Menurutnya, permasalahan di wilayah
tersebut tidak hanya soal jembatan, tetapi juga berkaitan dengan kondisi sungai
yang kerap menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Lampung Timur.
“Ini adalah bentuk ikhtiar kami
bersama. Makanya kami sampaikan kepada Pak Menteri bahwa persoalannya bukan
hanya jembatan. Seperti yang tadi disampaikan Pak Menteri secara komprehensif,
kawasan ini juga menjadi langganan banjir. Kurang lebih ada lima kecamatan yang
terdampak banjir akibat sungai, karena di sisi kiri badan sungai belum memiliki
tanggul,” jelasnya.
Bupati Ela menegaskan Pemerintah
Kabupaten Lampung Timur siap mengikuti arahan Menteri Pekerjaan Umum terkait
penanganan menyeluruh, baik pembangunan jembatan maupun pengendalian banjir.
Sementara itu, sebagai langkah
cepat, pembangunan jembatan gantung Merah Putih ditargetkan dapat diselesaikan
dalam waktu 35 hari, guna memberikan akses sementara yang aman bagi masyarakat
dan anak-anak sekolah, sambil menunggu pembangunan jembatan permanen.
Kunjungan ini diharapkan menjadi
titik awal penyelesaian persoalan infrastruktur di Desa Kali Pasir, sekaligus
bukti kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat di daerah.
[MFH/Komdigi Lamtim]










3.jpg)