- Dilantik di Tengah Pasar, Bupati Egi Ingatkan Pejabat soal Realitas Pengabdian
- Siswa SMK PGRI 1 Semaka Tampilkan Tari Kreasi Adat Lampung di Musrenbang
- BPRS Diminta Tingkatkan Inovasi Program
- Laksanakan Musrenbang Hybrid, Bupati Tegaskan Akses Menuju Lokasi Pendidikan jadi Skala Perioritas
- Pemprov Lampung Tegaskan Jembatan Way Bungur akan Dibangun Ulang
- Hadiri Rakornas 2026, Bupati–Wakil Bupati Lambar Tegaskan Siap Jalankan Arahan Presiden
- Sekda Lampung Barat Tegaskan SPPG Harus Sajikan Makanan Layak Konsumsi
- Pemkab Lamteng Evaluasi Belanja Produk Dalam Negeri Tahun 2025
- Pemkab Bahas Kesepakatan PBJT Tenaga Listrik dengan PT PLN (Persero)
- Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus Hadiri Rapat Koordinasi Nasional di Bogor
Video Viral, Bupati Lamtim Pastikan Jembatan Merah Putih segera Dibangun

LAMPUNG TIMUR, MFH,-- Bupati
Lampung Timur Hj. Ela Siti Nuryamah, M.E., M.AP., menanggapi beredarnya video
pelajar dan warga yang menyeberangi sungai menggunakan perahu kecil di Desa
Kali Pasir, Kecamatan Way Bungur. Kondisi tersebut dinilai membahayakan
keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah yang setiap hari harus
melintasi sungai untuk berangkat dan pulang sekolah.
Bupati Ela menyampaikan bahwa
Pemerintah Kabupaten Lampung Timur telah lama memberi perhatian terhadap
kondisi penyeberangan sungai di wilayah tersebut. Ia mengaku telah beberapa
kali melakukan peninjauan langsung ke lokasi dan terus mengupayakan solusi
terbaik agar akses penyeberangan yang aman segera terwujud.
“Jembatan di lokasi itu panjangnya
kurang lebih 100 meter. Jika dibangun sendiri oleh pemerintah kabupaten, saat
ini kami belum mampu karena keterbatasan anggaran. Namun kami tidak tinggal
diam dan terus berupaya agar jembatan tersebut dapat segera dibangun,” ujar
Bupati Ela, Sabtu (1/2/2026).
Baca Lainnya :
- Wabup Azwar Hadi, Ajak ASN Ramaikan Sholat Jumat di Islamic Center0
- Sertijab dan Pisah Sambut Kepala Kantor Kemenag, Pemkab Perkuat Masyarakat Religius dan Rukun0
- Ketua PMI Lampung Timur Ikuti Sosialisasi Peraturan Organisasi UDD di Bogor0
- Musrenbang, Bupati Tegaskan Perencanaan Kolaboratif dan Penguatan Identitas Lamtim0
- Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha, Lampung Timur Perkuat Budaya Anti Korupsi0
Ia menjelaskan, Pemkab Lampung
Timur telah mengajukan pembangunan jembatan permanen kepada pemerintah pusat
sejak beberapa tahun lalu, baik melalui Kementerian Pekerjaan Umum maupun
melalui skema bantuan presiden. Namun hingga kini, realisasi pembangunan belum
dapat dilaksanakan karena keterbatasan anggaran.
Seiring meningkatnya perhatian
publik akibat video yang viral, respons lintas instansi pun mulai bergerak
cepat. Kodim, Kodam, serta Kementerian Pekerjaan Umum telah turun langsung ke
lapangan untuk melihat kondisi penyeberangan sungai di Desa Kali Pasir.
Sebagai solusi sementara, sambil
menunggu pembangunan jembatan permanen, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur
mengusulkan pembangunan jembatan gantung yang diberi nama Jembatan Merah Putih.
“Sebagai bentuk afirmasi dan solusi
sementara, kami mengusulkan pembangunan Jembatan Merah Putih agar masyarakat
dan pelajar tidak lagi bergantung pada perahu kecil yang sangat berisiko,”
jelasnya.
Menurut rencana, Jembatan Merah
Putih akan dibangun oleh pemerintah pusat pada triwulan pertama atau kedua
tahun 2026. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) juga telah melakukan
koordinasi dan dijadwalkan turun ke lapangan untuk melakukan pengukuran teknis
sebagai tahapan awal pelaksanaan.
Sementara itu, untuk pembangunan
jembatan permanen dibutuhkan anggaran sekitar Rp80 miliar. Pemerintah Kabupaten
Lampung Timur baru mampu mengalokasikan sekitar Rp18,99 miliar atau hampir Rp19
miliar, sehingga masih memerlukan dukungan penuh dari pemerintah pusat.
Bupati Ela menegaskan bahwa
penanganan permasalahan di wilayah tersebut tidak dapat dilakukan secara
parsial. Selain pembangunan jembatan, perbaikan tanggul sungai juga menjadi
bagian penting dalam solusi jangka panjang.
“Masalahnya bukan hanya jembatan.
Tanggul sungainya juga perlu dibenahi karena selama ini pendek dan kurang kuat.
Kondisi ini menjadi salah satu penyebab banjir di Kecamatan Purbolinggo dan Way
Bungur saat hujan deras,” tambahnya.
Ia menambahkan, derasnya arus
sungai kerap menyebabkan tanggul longsor sehingga banjir terjadi berulang kali.
Oleh karena itu, pembangunan jembatan permanen ke depan harus didahului dengan
penyusunan feasibility study (FS) dan detailed engineering design (DED) agar
konstruksi benar-benar aman, kuat, dan berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Lampung Timur
berharap pembangunan Jembatan Merah Putih dapat menjadi solusi sementara yang
aman bagi masyarakat dan pelajar, sekaligus menjadi langkah awal menuju
penanganan infrastruktur serta pengendalian banjir secara komprehensif di
wilayah tersebut. [MFH/Komdigi Lamtim]











3.jpg)