- Klarifikasi Video Beredar, Agus Munada Minta Publik Tak Terburu-buru Menghakimi
- Cegah Kejahatan Keuangan Digital, Pemkab Pesawaran Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat
- Semarakkan HUT ke-81 RI, Pemkab Gelar Lomba Senam Lampung Timur Makmur
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tinjau Saluran Irigasi di Desa Tegal Ombo
- SLB Insan Madani Metro Lepas Sembilan Peserta Didik, Dorong Lulusan Mandiri dan Berdaya
- Disporapar dan Ekraf Kota Metro Dorong Kalender Event 2027 untuk Dongkrak PAD
- Pemkab Lamteng Perkuat Pemahaman Hukum Camat dan Kepala Kampung
- Pemkab Lamteng Perkuat Penanganan Anak Tidak Sekolah melalui FGD Wajar 13 Tahun
- Semarak HUT ke-81 RI, Pemkab Pesisir Barat Perkuat Semangat Konservasi
- Evaluasi Pokbinwil TP-PKK Tanggamus, Siti Mahmudah Tekankan Sinergi dan Inovasi Kader
Pemkab Pesibar Gelar Musrenbang RKPD 2027
Dorong Akselerasi Ekonomi Biru dan Infrastruktur Berkelanjutan

PESISIR BARAT, MFH,-- Pemerintah Kabupaten
(Pemkab) Pesisir Barat (Pesibar) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan
(Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)
Tahun 2027. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan arah
pembangunan daerah dengan prioritas Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah
Pusat. Bertempat di Aula hotel Sartika pekon seray, Senin 30 maret 2026.
Musrenbang tersebut dihadiri sejumlah pejabat
penting, di antaranya Kepala Bappeda Provinsi Lampung, Dr. Anang Risgiyanto,
SKM., M.Kes., yang mewakili Gubernur Lampung. Turut hadir Kepala Disdik
Provinsi Lampung, Thomas Amirico, S.STP., M.H., Kepala PMDT Provinsi Lampung,
Saipul, S.Sos., M.IP., serta Ketua DPRD Pesibar, Mohammad Emir Lil Ardi, S.H.
Sambutan Bupati Pesisir Barat yang dibacakan
oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Drs. Zukri Amin, M.P.,
menegaskan pentingnya sinergi dan kesamaan persepsi di tengah berbagai
keterbatasan. Ia menyampaikan bahwa RKPD Tahun 2027 merupakan tahun kedua
pelaksanaan RPJMD 2025–2029.
Baca Lainnya :
- Bupati Dedi Irawan Hadiri Penutupan Acara Kakiceran di Pekon Kuripan0
- Pemda Pesisir Barat Ikuti Acara Kakiceran di Pekon Lemong0
- Bupati Pesisir Barat Hadiri Halal Bihalal di Pekon Kota Batu0
- Pemkab Pesisir Barat Terima Audiensi Repong Indonesia, Bahas Penguatan Unit Konservasi Gajah0
- Staf Ahli Heny Yulistiani Sidak Inspeksi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Lebaran 20260
“Tema pembangunan tahun 2026 adalah akselerasi
pengembangan daerah yang berkualitas melalui peningkatan produktivitas berbasis
potensi lokal. Sinergi lintas sektor sangat diperlukan agar pembangunan di
Pesisir Barat mampu menjawab tantangan ekonomi, sosial, dan isu strategis
nasional,” ujar Zukri Amin.
Dalam forum tersebut, Pemkab Pesisir Barat
menetapkan lima prioritas pembangunan tahun 2027, yaitu:
1. Pengembangan infrastruktur berkelanjutan
yang mendukung ketahanan pangan dan tangguh terhadap bencana.
2. Penguatan ekonomi daerah berbasis potensi unggulan serta penurunan angka
kemiskinan.
3. Peningkatan kualitas dan daya saing sumber daya manusia (SDM).
4. Penguatan harmonisasi kehidupan sosial dan pelestarian budaya daerah.
5. Peningkatan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang efektif,
transparan, dan berintegritas.
Sementara itu, Kepala Bappeda Provinsi Lampung,
Dr. Anang Risgiyanto, menyampaikan arahan Gubernur Lampung terkait posisi
strategis Pesisir Barat. Secara spasial, wilayah ini termasuk dalam Koridor
Wilayah III yang diarahkan sebagai pusat pengembangan ekonomi biru, branding
pariwisata pesisir, serta industri berbasis sumber daya alam (SDA).
“Pesisir Barat memiliki potensi besar untuk
dikembangkan melalui konsep blue and green economy, seperti penguatan
pariwisata pantai barat, pelestarian mangrove, pengembangan sektor perikanan,
hingga mitigasi bencana berbasis alam,” jelasnya.
Kegiatan ini juga dihadiri unsur Forkopimda,
perwakilan Kementerian Agama, BPS, Kejaksaan Negeri Lampung Barat, Polres
Pesisir Barat, Kodim Lampung Barat, serta berbagai organisasi profesi seperti
IDI dan IBI. Selain itu, hadir pula instansi vertikal seperti BPN, TNBBS,
perbankan, akademisi dari STAI Aminullah, hingga perwakilan Forum Anak.
Melalui Musrenbang RKPD
2027 ini, diharapkan terwujud sinkronisasi kebijakan yang kuat antara
pemerintah kabupaten dan provinsi, guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang
inklusif serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Negeri Para Sai Batin
dan Para Ulama. [MFH/Diskominfotiksan]











3.jpg)