- Lampung Resmi jadi Tuan Rumah Pekan Nasional Petani Nelayan 2029
- Wabup Soroti Kerusakan WC dan Saluran Pembuangan di RSUD Batin Mangunang
- Pemprov Percepat Digitalisasi Pelayanan, Lampung-In Versi 2 Segera Diluncurkan
- Bupati Ela Siti Nuryamah Raih Education Award 2026
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tinjau Pencetakan 1.000 Hektar Sawah Baru di Eks Tambang Pasir Sakti
- Jadi Dosen UIN Raden Intan, Wan Ruslan Abdul Gani Pamit dari Pemkab Lamtim
- Kebijakan Afirmatif Pendidikan Tinggi di Lampung Barat Tuai Penghargaan
- Diskominfo Luruskan Informasi Terkait ATK Penghapus Pensil Senilai Rp 30 Juta pada DPMPTSP
- Pemkab Gelar Rakor Tindak Lanjut Surat Edaran Bersama Kemendagri dan BPS Tahun 2026
- Warga RT. 01 Dusun Serbajadi 2 Pemanggilan, Keluhkan Pembangunan SPAM
Pemkab Pringsewu Tutup Pelatihan Tahap I Program Pemagangan ke Jepang Tahun 2026

PRINGSEWU, MFH,-- Pemerintah
Kabupaten Pringsewu secara resmi menutup Pelatihan Tahap I Program Pemagangan
ke Jepang Tahun 2026 yang merupakan kerja sama dengan Kementerian
Ketenagakerjaan Republik Indonesia dan IM Japan, Kamis (26/3/2026).
Kegiatan penutupan tersebut
dipimpin langsung oleh Bupati Pringsewu dan dihadiri para Asisten Setdakab,
Kepala OPD, Direktur IM Japan Ozawa Yoriko, para pelatih, kepala SMK
se-Kabupaten Pringsewu, orang tua peserta, serta para peserta pelatihan.
Dalam sambutannya, Bupati Pringsewu
menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Ketenagakerjaan RI
atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Pringsewu dalam
menyelenggarakan program pemagangan ke Jepang.
Baca Lainnya :
- Gubernur Tinjau Sentra IKM Mocaf Pringsewu, Dorong Penguatan Ekonomi Lokal Berbasis Singkong0
- Buka Musrenbang RKPD Pringsewu, Gubernur Mirza Dorong Penguatan Sektor Unggulan Daerah0
- Ny. Rahayu Riyanto Pamungkas Dikukuhkan sebagai Duta Peduli Stunting Pringsewu0
- Bupati dan Wabup Pringsewu Sambut Kunker Anggota DPR RI Al Muzzammil Yusuf0
- Safari Ramadhan, Bupati Pringsewu Serap Aspirasi Warga Banyumas0
Program ini merupakan langkah
strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperluas
kesempatan kerja, serta mendukung upaya pengurangan pengangguran dan kemiskinan
di daerah. Hal tersebut sejalan dengan visi Kabupaten Pringsewu “MAKMUR”, yakni
Mandiri, Aman, Kondusif, Maju, Unggul, dan Religius.
Bupati juga menjelaskan bahwa
pelatihan tahap I menjadi bagian penting dalam mempersiapkan peserta sebelum
mengikuti tahapan selanjutnya. Selama pelatihan, peserta telah mendapatkan
pembekalan berupa kedisiplinan, penguatan mental, kemampuan bahasa Jepang,
serta pemahaman budaya dan etos kerja Jepang.
“Kesempatan ini sangat berharga.
Manfaatkan dengan sebaik-baiknya, jaga nama baik keluarga, daerah, dan bangsa
Indonesia,” pesan Bupati kepada para peserta.
Sementara itu, Direktur IM Japan,
Ozawa Yoriko, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program pemagangan ke Jepang
memberikan banyak manfaat bagi para peserta. Selain memperoleh keterampilan
kerja dan pengalaman internasional, peserta juga memiliki peluang untuk
mengembangkan masa depan setelah kembali ke tanah air.
Menurutnya, para peserta dapat
melanjutkan usaha mandiri dengan bekal keterampilan yang dimiliki, melanjutkan
pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, maupun kembali bekerja di Jepang
melalui jalur yang tersedia.
“Program ini tidak hanya memberikan
pengalaman kerja, tetapi juga membuka berbagai peluang masa depan bagi para
peserta,” ujarnya.
Lebih lanjut, hingga saat ini
program pemagangan ke Jepang di Kabupaten Pringsewu telah meluluskan 63 peserta
yang siap bekerja di Jepang. Keberhasilan ini diharapkan mampu memberikan
dampak positif bagi masyarakat serta memotivasi generasi muda untuk
meningkatkan kualitas diri dan berdaya saing global.
Selain itu, Kabupaten
Pringsewu kembali dipercaya oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI untuk
melaksanakan rekrutmen seleksi pemagangan ke Jepang sebanyak dua kali dalam
setahun, yakni pada Juli dan November 2026.
[MFH/Rils]











3.jpg)