- Bukti Komitmen Presiden Prabowo dan Gubernur Mirza Mewujudkan Kesejahteraan Hingga Tingkat Desa
- Bupati Dedi Irawan Hadiri Penutupan Acara Kakiceran di Pekon Kuripan
- Pesta Sekura, Tradisi Penuh Makna Pererat Kebersamaan di Lampung Barat
- Bupati Lampung Barat Sambangi Rumah Lihun Korban Kebakaran di Tugu Mulya
- Menteri Kehutanan RI Raja Juli Kunjungi Way Kambas
- Wakil Walikota Rafieq Halal Bihalal di Kediaman dr. Wahdi
- Truk Buah dan Sayuran Terjebak Antrean Hingga Puluhan Kilometer di Pelabuhan SMA
- Pemerintah Bangun Pembatas 138 Km di Way Kambas, Solusi Permanen Konflik Gajah dan Manusia
- Musrenbang RKPD Lampura: Gubernur Dorong Hilirisasi, Penguatan SDM dan Akselerasi Pembangunan
- Arus Balik Mulai Menguat, ASDP Prediksi Lonjakan Besar 28–29 Maret 2026
Pemkab Pringsewu Tutup Pelatihan Tahap I Program Pemagangan ke Jepang Tahun 2026

PRINGSEWU, MFH,-- Pemerintah
Kabupaten Pringsewu secara resmi menutup Pelatihan Tahap I Program Pemagangan
ke Jepang Tahun 2026 yang merupakan kerja sama dengan Kementerian
Ketenagakerjaan Republik Indonesia dan IM Japan, Kamis (26/3/2026).
Kegiatan penutupan tersebut
dipimpin langsung oleh Bupati Pringsewu dan dihadiri para Asisten Setdakab,
Kepala OPD, Direktur IM Japan Ozawa Yoriko, para pelatih, kepala SMK
se-Kabupaten Pringsewu, orang tua peserta, serta para peserta pelatihan.
Dalam sambutannya, Bupati Pringsewu
menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Ketenagakerjaan RI
atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Pringsewu dalam
menyelenggarakan program pemagangan ke Jepang.
Baca Lainnya :
- Gubernur Tinjau Sentra IKM Mocaf Pringsewu, Dorong Penguatan Ekonomi Lokal Berbasis Singkong0
- Buka Musrenbang RKPD Pringsewu, Gubernur Mirza Dorong Penguatan Sektor Unggulan Daerah0
- Ny. Rahayu Riyanto Pamungkas Dikukuhkan sebagai Duta Peduli Stunting Pringsewu0
- Bupati dan Wabup Pringsewu Sambut Kunker Anggota DPR RI Al Muzzammil Yusuf0
- Safari Ramadhan, Bupati Pringsewu Serap Aspirasi Warga Banyumas0
Program ini merupakan langkah
strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperluas
kesempatan kerja, serta mendukung upaya pengurangan pengangguran dan kemiskinan
di daerah. Hal tersebut sejalan dengan visi Kabupaten Pringsewu “MAKMUR”, yakni
Mandiri, Aman, Kondusif, Maju, Unggul, dan Religius.
Bupati juga menjelaskan bahwa
pelatihan tahap I menjadi bagian penting dalam mempersiapkan peserta sebelum
mengikuti tahapan selanjutnya. Selama pelatihan, peserta telah mendapatkan
pembekalan berupa kedisiplinan, penguatan mental, kemampuan bahasa Jepang,
serta pemahaman budaya dan etos kerja Jepang.
“Kesempatan ini sangat berharga.
Manfaatkan dengan sebaik-baiknya, jaga nama baik keluarga, daerah, dan bangsa
Indonesia,” pesan Bupati kepada para peserta.
Sementara itu, Direktur IM Japan,
Ozawa Yoriko, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program pemagangan ke Jepang
memberikan banyak manfaat bagi para peserta. Selain memperoleh keterampilan
kerja dan pengalaman internasional, peserta juga memiliki peluang untuk
mengembangkan masa depan setelah kembali ke tanah air.
Menurutnya, para peserta dapat
melanjutkan usaha mandiri dengan bekal keterampilan yang dimiliki, melanjutkan
pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, maupun kembali bekerja di Jepang
melalui jalur yang tersedia.
“Program ini tidak hanya memberikan
pengalaman kerja, tetapi juga membuka berbagai peluang masa depan bagi para
peserta,” ujarnya.
Lebih lanjut, hingga saat ini
program pemagangan ke Jepang di Kabupaten Pringsewu telah meluluskan 63 peserta
yang siap bekerja di Jepang. Keberhasilan ini diharapkan mampu memberikan
dampak positif bagi masyarakat serta memotivasi generasi muda untuk
meningkatkan kualitas diri dan berdaya saing global.
Selain itu, Kabupaten
Pringsewu kembali dipercaya oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI untuk
melaksanakan rekrutmen seleksi pemagangan ke Jepang sebanyak dua kali dalam
setahun, yakni pada Juli dan November 2026.
[MFH/Rils]











3.jpg)