- Pemandangan Indah Kalianda Tertutup Kabel Semrawut, Warga Soroti Kelalaian Provider
- Lampung Siap Jadi Tuan Rumah HUT REI ke-54
- Pemprov Lampung Ajak Mahasiswa Jadi Motor Transformasi Digital dan SDM Unggul
- Bupati Tanggamus Hadiri Forum Investasi Nasional di Batam
- Bupati Lambar Sambangi BI, Dorong CSR untuk Tingkatkan Daya Saing Kopi Robusta dan Kakao
- Pemkot Metro Fasilitasi Verifikasi Venue PON 2032
- Bupati dan Wakil Jadi Warga Kehormatan Kodim 0429 Lamtim
- Pemkab Pesawaran Gelar Rakor dan Halal Bihalal Kepala Desa
- Wakil Bupati Pringsewu Sambut Tim KONI Pusat
- Wakil Bupati Pringsewu Lantik Penjabat Kepala Pekon Gumukrejo Kecamatan Pagelaran
Pemprov Lampung Ajak Mahasiswa Jadi Motor Transformasi Digital dan SDM Unggul


BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Pemerintah Provinsi
Lampung mengajak kalangan mahasiswa untuk mengambil peran strategis dalam
menyiapkan masa depan daerah melalui penguatan sumber daya manusia, inovasi,
dan pemanfaatan teknologi digital.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah
Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, saat menjadi keynote speaker pada kegiatan
Lampung Digital Education Transformation Symposium (LEDTS) 2026 bertema Sinergi
Lintas Sektor: Mewujudkan Ekosistem Pendidikan Digital yang Inklusif dan
Berkelanjutan, yang digelar di Hall Fakultas Hukum Universitas Lampung, Jumat
(17/4/2026).
Baca Lainnya :
- Sinergi Pemprov, Sekolah, dan Orang Tua Kunci Sukses Sekolah Ramah Anak0
- Lampung Matangkan Langkah Strategis Menuju Tuan Rumah PON XXIII 20320
- Polda Lampung Gelar Simulasi Rayonisasi Polres dan Penanganan Unjuk Rasa 0
- Pemprov Lampung Dorong Transformasi Ekonomi Lewat Hilirisasi dan Penguatan SDM0
- Pemprov Lampung Perkuat Strategi Lawan TBC, Didukung Pemerintah Pusat0
Dalam paparannya, Marindo menyampaikan
kebanggaannya dapat kembali hadir di lingkungan Universitas Lampung, kampus
yang dinilai telah banyak melahirkan tokoh dan pemimpin berpengaruh di Provinsi
Lampung.
“Universitas Lampung telah banyak melahirkan
sumber daya manusia unggul yang kini berkiprah di berbagai bidang. Ini menjadi
kebanggaan bersama dan bukti bahwa pendidikan tinggi memiliki peran besar dalam
pembangunan daerah,” ujarnya.
Menurutnya, masa depan Lampung tidak hanya
ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam, tetapi juga sangat bergantung pada
kualitas sumber daya manusianya. Dengan jumlah penduduk sekitar 9,5 juta jiwa
dan mayoritas berada pada usia produktif, Lampung saat ini berada pada momentum
bonus demografi yang sangat berharga.
Berdasarkan data, sebanyak 69,24 persen
penduduk Lampung berada pada rentang usia 15 hingga 64 tahun. Kondisi ini
menjadi peluang besar untuk mendorong percepatan pembangunan daerah.
“Kesempatan ini tidak datang dua kali. Jika
dikelola dengan baik, Lampung dapat melompat jauh ke depan. Namun jika gagal
dimanfaatkan, bonus demografi justru bisa menjadi beban pembangunan,” katanya.
Karena itu, mahasiswa diminta mempersiapkan
diri dengan keterampilan, kreativitas, dan daya saing tinggi agar mampu
menjawab kebutuhan dunia kerja yang semakin kompetitif.
Marindo menegaskan bahwa perkembangan teknologi
harus dipandang sebagai peluang, bukan ancaman. Mahasiswa diharapkan tidak
hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan inovasi dan
solusi bagi masyarakat.
“Jangan hanya menjadi pengguna teknologi.
Jadilah inovator, jadilah pencipta, dan jadilah problem solver yang mampu
menghadirkan solusi bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Lampung
terus mendorong transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari pelayanan
publik, informasi lowongan kerja, pembayaran pajak, promosi pariwisata, hingga
kanal pengaduan masyarakat yang terintegrasi melalui aplikasi Lampung-inn.
Upaya digitalisasi tersebut diharapkan semakin
mempermudah akses layanan masyarakat sekaligus membuka ruang partisipasi publik
yang lebih luas.
Selain itu, Pemprov Lampung juga berkomitmen
memperluas infrastruktur digital agar manfaat teknologi dapat dirasakan secara
merata, tidak hanya di perkotaan, tetapi juga hingga desa, kabupaten, dan
wilayah terpencil.
“Kami ingin memastikan digitalisasi hadir
secara merata. Mahasiswa di daerah harus memiliki kesempatan yang sama untuk
berkembang dan mengakses teknologi,” lanjutnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik
Universitas Lampung, Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T., menilai kegiatan
simposium tersebut sebagai langkah positif dalam menyiapkan generasi muda
menghadapi era digital.
Menurutnya, perkembangan teknologi informasi
menuntut mahasiswa untuk terus beradaptasi, meningkatkan kompetensi, serta
memanfaatkan ruang digital secara produktif.
“Mahasiswa harus mampu menggunakan teknologi
informasi sebagai sarana belajar, berinovasi, dan meraih cita-cita di masa
depan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan capaian membanggakan dunia
pendidikan di Lampung. Saat ini, sebanyak 86 persen mahasiswa yang diterima
melalui jalur prestasi di Universitas Lampung berasal dari SMA di Provinsi
Lampung.
Selain itu, pada Program Studi Kedokteran yang
menjadi salah satu jurusan favorit, sebanyak 63 persen mahasiswa yang diterima
tahun ini juga berasal dari SMA di Provinsi Lampung.
Capaian tersebut dinilai sebagai hasil sinergi
antara sekolah, tenaga pendidik, perguruan tinggi, dan Pemerintah Provinsi
Lampung melalui Dinas Pendidikan dalam meningkatkan mutu pendidikan.
“Ini menunjukkan bahwa kita telah bergerak
bersama memajukan pendidikan di Provinsi Lampung. Anak-anak daerah mampu
bersaing dan menembus program studi unggulan,” katanya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan
dapat menjadi inspirasi bagi pelajar SMA dan SMK untuk terus berkembang,
memanfaatkan teknologi, serta menyiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.
Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi,
sekolah, dan generasi muda diyakini menjadi kekuatan besar dalam mencetak
sumber daya manusia unggul dan membawa Provinsi Lampung semakin maju, modern,
dan berdaya saing. [MFH/Dinas Kominfotik Provinsi Lampung]










3.jpg)