- Mayat Pria Tanpa Identitas Berseragam EVERGREEN Ditemukan di Pantai Keramat Lamsel
- Provinsi Lampung Mantapkan Langkah jadi Sentra Pengembangan Singkong Nasional
- Epos Perjuangan Radin Intan: Ketika Gunung Rajabasa Menjadi Benteng Terakhir
- Ketika Krakatau Membelah Laut: Dialog Antara Mitos dan Magma
- Aksi Nyata HUT ke-25 Demokrat di Lamsel: Gelar Bersih Pantai dan Tanam Pohon di Batu Rame
- Sinergi KPK, ATR/BPN, dan Pemprov Lampung Dorong Penyelesaian Persoalan Pertanahan
- Wagub Jihan Serahkan Remisi HAN 2026 kepada 45 Anak Binaan
- Peringati Hari Anak Nasional, Batin Wulan Kunjungi LPKA dan Salurkan Bantuan
- Bupati Pringsewu Hadiri Rakor Optimalisasi Kerjasama Pemda
- Audiensi Dengan Menko Pangan, Bupati Pringsewu Kenalkan Produk Hilirisasi Mocaf
Pemprov Lampung Evaluasi Capaian Retribusi Daerah Semester I 2026
Perkuat Pendapatan Daerah untuk Dukung Pembangunan

BANDARLAMPUNG, MFH,-- Sekretaris Daerah
Provinsi Lampung Marindo Kurniawan memimpin Rapat Evaluasi Retribusi Daerah
Semester I Tahun 2026 di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung,
Rabu (22/7/2026).
Rapat tersebut diikuti jajaran Organisasi
Perangkat Daerah (OPD). Dalam kesempatan itu, masing-masing perangkat daerah
memaparkan capaian realisasi penerimaan retribusi, kendala yang dihadapi, serta
langkah strategis yang akan dilakukan untuk mengoptimalkan pendapatan hingga
akhir tahun anggaran.
Berdasarkan data Badan Pendapatan Daerah
Provinsi Lampung, realisasi penerimaan retribusi daerah hingga Juni 2026 telah
mencapai 51,80% dari target. Meski demikian, capaian tersebut masih menunjukkan
perbedaan realisasi yang cukup signifikan antarperangkat daerah.
Baca Lainnya :
- Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Lintas Sektor0
- Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Tampil di Catwalk0
- Lampung In Diperkuat jadi Kanal Pengaduan Masyarakat0
- Diskominfotik Jajaki Kerja Sama dengan UIN Raden Intan, Perkuat Ekosistem Data Daerah0
- Sinergi Pemprov dan BI Lampung Pacu Ekonomi Digital Lewat Event SIGER Sport 20260
Dalam arahannya, Sekretaris Daerah Marindo
Kurniawan menegaskan bahwa pendapatan daerah, baik yang bersumber dari pajak
maupun retribusi, merupakan fondasi utama dalam mendukung pembangunan dan
penyelenggaraan pemerintahan.
"Belanja daerah hanya bisa dilakukan
apabila pendapatannya tersedia. Karena itu, pajak dan retribusi menjadi tulang
punggung APBD yang harus kita kelola secara optimal," ujar Marindo.
Ia mengingatkan bahwa realisasi pendapatan
daerah pada tahun 2025 yang mencapai sekitar 86% harus menjadi bahan evaluasi
bersama agar target tahun 2026 dapat dicapai secara lebih maksimal.
Menurut Marindo, peningkatan pendapatan tidak
boleh hanya berorientasi pada besarnya penerimaan, tetapi juga harus diiringi
dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pelayanan yang baik
akan membangun kepercayaan publik dan mendorong kepatuhan masyarakat dalam
memenuhi kewajiban membayar pajak maupun retribusi.
"Tujuan kita bukan sekadar meningkatkan
pendapatan, tetapi menghadirkan pelayanan yang semakin baik. Ketika masyarakat
merasakan layanan pemerintah yang berkualitas, kepatuhan mereka dalam membayar
pajak dan retribusi juga akan meningkat," katanya.
Marindo menegaskan bahwa optimalisasi retribusi
merupakan tanggung jawab setiap OPD sesuai tugas dan fungsi pelayanan yang
dijalankan. Karena itu, setiap pimpinan perangkat daerah diminta memastikan
seluruh potensi penerimaan dapat dikelola secara optimal.
Ia juga meminta seluruh OPD kembali
mengidentifikasi potensi aset daerah, seperti tanah, bangunan, maupun fasilitas
lainnya, agar dapat dimanfaatkan secara produktif untuk meningkatkan penerimaan
daerah. Di sisi lain, pengembangan layanan yang memberikan nilai tambah kepada
masyarakat juga perlu terus dilakukan.
Selain itu, Marindo menekankan pentingnya
kolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota mengingat sebagian besar objek
pelayanan dan wajib retribusi berada di wilayah tersebut.
Menurutnya, sinergi antarpemerintah daerah
menjadi salah satu kunci dalam memperkuat penerimaan sekaligus meningkatkan
kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan APBD.
"Kita harus mampu menghadirkan solusi
nyata. Saya minta setiap OPD menganalisis kembali seluruh potensi yang dimiliki
dan menyusun langkah-langkah konkret agar target pendapatan daerah hingga akhir
Desember dapat tercapai," tegas Marindo.
Melalui evaluasi ini, Pemerintah Provinsi
Lampung berharap seluruh perangkat daerah semakin memperkuat koordinasi,
mengoptimalkan potensi retribusi daerah, serta terus meningkatkan kualitas
pelayanan publik sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan daerah yang
berkelanjutan. [MFH/Pemerintah Provinsi Lampung]











3.jpg)