- Enam Bulan Buron, Pelaku Ketiga Curas Dua Wisatawan Pantai di Limau Diungkap
- Operasi Patuh 2026, Satlantas Polres Tanggamus Bagikan Brosur di Gisting
- Pemprov Lampung Perkuat Akurasi Data Penerima Bansos Melalui Integrasi Data Kependudukan
- Gubernur Lampung Dorong Pelatihan Vokasi Sesuai Kebutuhan Industri
- Sop Nibung hingga Kuliner Khas Lampung, Bupati Ajak PHRI Kembangkan Wisata Tanggamus
- Bupati Tanggamus Sampaikan RAPBD 2027
- Silaturahmi dan Studi Banding, Atlet Pencak Silat Tanggamus Bertolak ke Tangerang Selatan
- Bupati Saleh Asnawi Buka Tanggamus Foodies Festival 2026
- Wagub Jihan Apresiasi 25 Tahun Pengabdian LAZDAI Lampung
- Gubernur Mirza Ajak Pemuda Bangun Ekonomi Desa melalui Hilirisasi Komoditas Unggulan
Pemprov Lampung Perkuat Akurasi Data Penerima Bansos Melalui Integrasi Data Kependudukan

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Pemerintah Provinsi
Lampung terus mendorong digitalisasi bantuan sosial yang didukung data
kependudukan akurat dan terintegrasi agar penyaluran bantuan lebih cepat dan
tepat sasaran.
Hal tersebut ditekankan Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Bidang
Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Imam Ghozali, pada apel mingguan
di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Lampung di Lapangan Korpri komplek
Kantor Gubernur Lampung, Senin (2/11/2026).
Gubernur mengajak seluruh aparatur sipil negara
(ASN) untuk memeriksa dan memperbarui data kependudukan keluarga masing-masing
serta membantu menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat.
Baca Lainnya :
- Gubernur Lampung Dorong Pelatihan Vokasi Sesuai Kebutuhan Industri0
- Wagub Jihan Apresiasi 25 Tahun Pengabdian LAZDAI Lampung0
- Gubernur Mirza Ajak Pemuda Bangun Ekonomi Desa melalui Hilirisasi Komoditas Unggulan0
- Gubernur Lampung Lantik M. Galang Putra Rahman sebagai Wakil Bupati Way Kanan0
- Pemprov Lampung Matangkan Persiapan jadi Tuan Rumah Pornas Korpri 20270
Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan bahwa
berdasarkan Data Kependudukan Bersih Semester I Tahun 2026 yang dikeluarkan
Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri
RI, jumlah penduduk Provinsi Lampung tercatat sebanyak 9.351.168 jiwa. Dengan
jumlah tersebut, Lampung menempati urutan kedua jumlah penduduk terbanyak di
Pulau Sumatera setelah Provinsi Sumatera Utara, serta urutan kedelapan dari
seluruh provinsi di Indonesia.
Menurut Gubernur, jumlah penduduk itu menjadi
salah satu pertimbangan penting bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan dan
menyelenggarakan pelayanan publik yang mampu menjangkau seluruh lapisan
masyarakat. Sejalan dengan itu, pemerintah terus mendorong transformasi digital
untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih mudah, cepat, dan tepat sasaran.
“Salah satu upaya yang dikembangkan adalah
digitalisasi bantuan sosial dengan dukungan data kependudukan yang akurat dan
terintegrasi,” ujar Gubernur.
Gubernur menjelaskan, data kependudukan yang
tersimpan dalam Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) dan terhubung
dalam aplikasi digital dapat dimanfaatkan untuk memverifikasi penduduk yang
berhak atau tidak berhak mendapatkan bantuan sosial dengan cepat dan tepat
sasaran.
Dalam pengembangan digitalisasi bantuan sosial
tersebut, Identitas Kependudukan Digital (IKD) menjadi salah satu fondasi untuk
memudahkan verifikasi identitas masyarakat dalam mengakses layanan. Masyarakat
yang telah mengaktifkan aplikasi IKD dapat dengan mudah mengetahui apakah
mereka memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan atau tidak.
Selain itu, petugas yang ditunjuk telah
memiliki fitur dalam IKD, yakni IKD Plus, untuk membantu masyarakat mengetahui
apakah yang bersangkutan memenuhi syarat untuk menerima bantuan sosial.
Kelayakan penerima bantuan juga dapat ditentukan melalui fitur face
recognition, yakni dengan foto selfie melalui IKD.
Gubernur menegaskan bahwa keberhasilan
digitalisasi membutuhkan pemutakhiran data kependudukan, keamanan sistem, dan
perlindungan data pribadi.
Melalui kesempatan tersebut, Gubernur meminta
perangkat daerah terkait memperkuat koordinasi, meningkatkan sosialisasi dan
pendampingan, serta memastikan masyarakat memahami manfaat layanan digital.
“Saya juga mengajak seluruh ASN untuk memeriksa
dan memperbarui data kependudukan keluarga masing-masing serta membantu
menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat,” pungkasnya.
Apel diikuti pejabat pimpinan tinggi pratama,
pejabat administrator, pejabat pengawas, dan pejabat fungsional dan ASN di
lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. [MFH/Pemerintah Provinsi Lampung]











