- Gubernur Lampung Lantik M. Galang Putra Rahman sebagai Wakil Bupati Way Kanan
- Pemprov Lampung Matangkan Persiapan jadi Tuan Rumah Pornas Korpri 2027
- Musorkab KONI Lampung Timur 2026–2030 Dibuka
- 240 Rumah di Purwodadi Mekar Lampung Timur Nikmati Air Bersih
- TP PKK Lampung Utara Perkuat Peran Masyarakat dalam Pencegahan DBD dan TBC
- Pemkab Dorong Anggota Orari Lokal Lebih Profesional di Era Digital Melalui Bimtek
- Lima Rumah Terbakar di Sukau, Pemkab Lambar Salurkan Bantuan
- Buka Liga Santri PCNU Cup 2026, Bupati: Santri Bukan Hanya Ngaji, Membangun Itu Soal Hati
- Sekda Pesisir Barat Tinjau Pilratin di Sejumlah Pekon, Sekaligus Gunakan Hak Pilih
- Kadis Kominfotiksan Ajak Masyarakat Bijak Bermedia Digital untuk Cegah Judol dan Konten Negatif
Pemprov Lampung Matangkan Persiapan jadi Tuan Rumah Pornas Korpri 2027


BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Pemerintah Provinsi
Lampung mulai mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional
(Pornas) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Tahun 2027. Persiapan
tersebut dilakukan dengan mengoptimalkan koordinasi lintas sektor guna
memastikan penyelenggaraan ajang olahraga nasional bagi aparatur sipil negara
(ASN) itu berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah
Provinsi Lampung Marindo Kurniawan saat memimpin Rapat Persiapan Pelaksanaan
Rapat Paripurna Nasional Badan Pembina Olahraga (BAPOR) Korpri Tahun 2026 di
Gedung Pusiban Kantor Gubernur Lampung, Jumat (30/10/2026).
Baca Lainnya :
- Pemprov Lampung Tekankan Profesionalisme dan Keteladanan bagi Pejabat Administrator0
- Pemprov Upacara Peringati Sumpah Pemuda ke-98 0
- Pemprov Lampung Perkuat Akuntabilitas Tata Kelola Pemerintahan0
- Lampung Raih Mandaya Award 2026, Provinsi Terbaik dalam Penurunan Kemiskinan0
- Wagub Lampung Minta Bendahara Koperasi Merah Putih Transparan Kelola Keuangan 0
Marindo mengatakan, kepercayaan yang diberikan
kepada Provinsi Lampung sebagai tuan rumah Pornas Korpri 2027 merupakan sebuah
kebanggaan sekaligus amanah besar yang harus dipersiapkan secara matang.
Ia menyebutkan, penyelenggaraan Pornas Korpri
memiliki potensi besar karena melibatkan kontingen dari berbagai instansi dan
daerah di seluruh Indonesia. Pada pelaksanaan sebelumnya di Sumatera Selatan,
tercatat sebanyak 103 kontingen berpartisipasi, jauh lebih banyak dibandingkan
Pekan Olahraga Nasional (PON) yang diikuti oleh kontingen dari 38 provinsi.
Menurutnya, karakteristik peserta yang
merupakan ASN juga memberikan peluang lebih luas bagi Lampung untuk memperoleh
dampak di luar sektor olahraga. Kehadiran peserta, ofisial, dan pejabat dari
berbagai instansi dapat mendorong aktivitas pariwisata, kuliner, serta
perekonomian daerah.
"Ini menjadi sebuah kebanggaan bagi kita,
khususnya Korps Korpri Pemerintah Provinsi Lampung dan ASN Provinsi Lampung,
karena dipercaya untuk melaksanakan kegiatan ini," ujarnya.
Marindo menjelaskan, Pemprov Lampung telah memiliki
sejumlah referensi penyelenggaraan Pornas Korpri sebelumnya, baik di Jawa
Tengah maupun Sumatera Selatan. Bahkan, jajaran BAPOR Korpri bersama Kepala
Badan Kepegawaian Daerah (BKD) telah melakukan studi banding untuk mempelajari
aspek administrasi, pelaksanaan pertandingan, hingga kesiapan infrastruktur
olahraga.
Pengalaman tersebut akan menjadi landasan dalam
menyusun perencanaan dan strategi penyelenggaraan Pornas Korpri 2027 agar lebih
terarah dan optimal.
Dalam arahannya, Marindo menetapkan empat
sasaran utama yang harus dicapai dalam penyelenggaraan Pornas Korpri 2027,
yakni sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses ekonomi daerah, dan
sukses administrasi.
Pada aspek sukses penyelenggaraan, ia
menekankan pentingnya kesiapan seluruh perangkat pertandingan, sarana dan
prasarana, serta infrastruktur pendukung. Seluruh pertandingan harus
berlangsung secara sportif, adil, dan memberikan kenyamanan bagi atlet maupun
kontingen yang hadir.
Selanjutnya, sukses prestasi diarahkan pada
peningkatan capaian atlet ASN Provinsi Lampung. Marindo mengapresiasi hasil
yang diraih kontingen Lampung pada Pornas sebelumnya yang berhasil menempati
peringkat kedelapan dari 103 kontingen, dengan perolehan dua medali emas, dua
medali perak, serta sejumlah medali perunggu.
Ia berharap capaian tersebut dapat
dipertahankan bahkan ditingkatkan melalui pembinaan dan persiapan atlet yang
terencana, termasuk penyusunan target serta tahapan latihan menuju pelaksanaan
pertandingan pada 2027.
"Saya yakin kita mampu berprestasi apabila
dipersiapkan dengan konsep yang baik dan benar serta memiliki timeline yang
jelas. Target minimal kita adalah mempertahankan capaian sebelumnya,"
katanya.
Sementara itu, pada aspek sukses ekonomi
daerah, Marindo meminta agar penyelenggaraan Pornas Korpri tidak hanya
berorientasi pada kegiatan olahraga, tetapi juga mampu memberikan manfaat
ekonomi yang nyata bagi masyarakat Lampung.
Menurutnya, kehadiran ribuan ASN dari berbagai
daerah berpotensi meningkatkan perputaran ekonomi melalui sektor perhotelan,
transportasi, pariwisata, kuliner, hingga produk usaha mikro, kecil, dan
menengah (UMKM).
Untuk itu, ia mendorong agar kegiatan Pornas
Korpri diintegrasikan dengan agenda promosi pariwisata dan potensi ekonomi
daerah. Pelibatan berbagai pihak, mulai dari Bank Indonesia, Otoritas Jasa
Keuangan (OJK), pelaku UMKM, sektor industri, hingga pemerintah kabupaten/kota
dinilai penting untuk memperluas manfaat kegiatan.
Marindo juga berharap dampak kegiatan tersebut
dapat dirasakan hingga berbagai wilayah di Lampung, seperti Krui, Suoh, Mesuji,
Kalianda, dan Kota Agung.
"Saya lebih menitikberatkan pada dampak
ekonominya. Kita ingin pergerakan ASN dan masyarakat mampu mendorong perputaran
ekonomi, sehingga manfaat Pornas Korpri ini tidak hanya dirasakan oleh peserta,
tetapi juga oleh masyarakat Lampung," tegasnya.
Adapun sasaran keempat, yakni sukses
administrasi, mencakup kesiapan sistem informasi, pendataan atlet, serta
pengelolaan anggaran dan seluruh tahapan penyelenggaraan sesuai ketentuan.
Marindo menyoroti pentingnya sistem informasi
terintegrasi yang dapat memuat data atlet, fasilitas kesehatan, rumah sakit,
dan hotel. Dengan demikian, kebutuhan setiap kontingen dapat teridentifikasi
sejak awal dan pelayanan selama kegiatan berlangsung dapat dilakukan secara
lebih efektif.
Ia juga mengingatkan agar seluruh proses
administrasi dan pengelolaan anggaran dilakukan secara tertib, transparan,
serta akuntabel. Hal tersebut termasuk memastikan tidak terjadi duplikasi
pembiayaan antara dukungan APBD dan sumber pendanaan lainnya.
Marindo menyampaikan apresiasi atas dukungan
Gubernur Lampung, Wakil Gubernur Lampung, serta DPRD Provinsi Lampung terhadap
rencana penyelenggaraan Pornas Korpri 2027. Dukungan tersebut, menurutnya,
harus diimbangi dengan tanggung jawab dan kehati-hatian seluruh pihak dalam
pelaksanaannya.
Ia berharap pengawasan terhadap seluruh tahapan
kegiatan dapat dilakukan sejak proses perencanaan hingga pertanggungjawaban,
sehingga penyelenggaraan Pornas Korpri tidak menimbulkan persoalan di kemudian
hari.
Melalui persiapan yang
matang dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, Pemprov Lampung optimistis
Pornas Korpri 2027 dapat berlangsung sukses, meningkatkan prestasi ASN, serta
memberikan dampak ekonomi dan pariwisata yang luas bagi Provinsi Lampung.
[MFH/Pemerintah Provinsi Lampung]











