- Gubernur Mirza Ajak KAHMI dan FORHATI Perkuat Kolaborasi Wujudkan Lampung Maju
- Nobar Piala Dunia Jadi Ajang Silaturahmi, Wagub Jihan Ajak Warga Dukung UMKM Lampung
- Kapolres AKBP Rahmad Sujatmiko Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 56 Personel Polres Tanggamus
- Sekala Bekhak XII Bukan Sekadar Pesta, Tapi Penjaga Jati Diri Lampung Barat
- PMKNU Pertama di Lambar, Cetak Pemimpin yang Siap Bangun Daerah dan Jaga NKRI
- Terima Audiensi Mahasiswa IPB, Bupati Dorong Lahirnya Generasi Penggerak Hilirisasi Kopi Lambar
- Bupati Pesisir Barat dan Wakil Hadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80
- Wagub Jihan Nurlela Dorong Kader PMII Jadi Pemimpin Berintegritas dan Adaptif
- Wagub Jihan Lantik Indra Sanjaya sebagai Karo Adpim
- Bupati Tanggamus Minta Program Kopi Tak Berhenti di Ruang Rapat
Pemprov Lampung Perkuat Ekonomi Syariah Melalui LaSEF 2026

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Pemerintah Provinsi
Lampung terus memperkuat pengembangan ekonomi syariah sebagai salah satu pilar
pembangunan daerah melalui penyelenggaraan Lampung Sharia Economic Festival
(LaSEF) Tahun 2026 yang resmi ditutup pada rangkaian Closing Ceremony di
Lampung City Mall, Minggu (10/05/2026) malam.
Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat Mirzani
Djausal menyampaikan bahwa LaSEF 2026 menjadi momentum strategis dalam
memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mendorong pertumbuhan ekonomi syariah
yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan di Provinsi Lampung.
“Selama tiga hari pelaksanaan kegiatan, kita
telah menyaksikan bagaimana ekonomi syariah hadir dan tumbuh nyata di tengah
masyarakat melalui berbagai rangkaian kegiatan yang inspiratif dan penuh manfaat,”
ujar Gubernur.
Baca Lainnya :
- Pemprov Lampung Dorong Desa jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi0
- Pornas Korpri 2027, Peluang Dongkrak UMKM dan Pariwisata Lampung0
- Lampung Siap jadi Kekuatan Pangan Nasional, Gubernur Libatkan ISPI Perkuat Sektor Peternakan0
- Pemprov Lampung Perkuat SPMB, Wujudkan Pendidikan Inklusif dan Berkualitas0
- Pemprov Lampung Dukung Program Strategis Nasional0
Menurut Gubernur, penyelenggaraan LaSEF 2026
merupakan bukti nyata komitmen bersama dalam mendukung pembangunan daerah,
khususnya pada penguatan industri halal, pemberdayaan ekonomi umat, serta
pengembangan UMKM berbasis syariah.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 40 pelaku
UMKM turut berpartisipasi dalam Halal Mart dengan menampilkan berbagai produk
unggulan khas Lampung, mulai dari kuliner, kopi, produk olahan, hingga wastra
daerah. Partisipasi tersebut menunjukkan besarnya potensi produk lokal Lampung
sebagai penggerak ekonomi syariah yang berdaya saing.
Selain itu, LaSEF 2026 juga menghadirkan
berbagai kegiatan yang mendorong penguatan nilai spiritual dan pemberdayaan
masyarakat, di antaranya Tabligh Akbar serta berbagai lomba dan kompetisi bagi
generasi muda sebagai wadah positif untuk menumbuhkan kreativitas dan kecintaan
terhadap ekonomi syariah.
Gubernur juga menyampaikan bahwa Lampung
memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi
syariah di Sumatera yang didukung oleh sektor pertanian, UMKM, industri halal,
pondok pesantren, serta potensi zakat dan wakaf produktif.
“Ketika desa berkembang, UMKM naik kelas,
petani memperoleh nilai tambah, dan akses pembiayaan semakin terbuka, maka
ekonomi Lampung akan bergerak semakin kuat dan berkelanjutan,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, LaSEF 2026 juga
menghadirkan solusi nyata terhadap isu strategis daerah melalui program Wakaf
Sumur Produktif guna membantu menjaga produktivitas petani di tengah tantangan
perubahan iklim dan dampak El Nino.
Gubernur mengajak seluruh pemangku kepentingan,
mulai dari Bank Indonesia, OJK, perbankan syariah, akademisi, ulama, pelaku
usaha, hingga masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dalam membangun
ekosistem ekonomi syariah di Provinsi Lampung.
“Ekonomi syariah akan menjadi kekuatan besar
apabila seluruh elemen mampu berjalan dalam satu orkestrasi untuk mewujudkan
pembangunan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan,” ujarnya.
[MFH/Dinas Kominfotik Provinsi Lampung]











3.jpg)