- Bupati Tanggamus Dorong Modernisasi Pertanian
- Pemprov Optimalkan Potensi Kelautan dan Perikanan untuk Kesejahteraan Nelayan
- Rakor Korwas PPNS 2026, Polres Tanggamus Perkuat Sinergitas Penyidik Polri dan PPNS
- Gubernur Dorong Generasi Muda jadi Penggerak Literasi dan Pelestari Bahasa Daerah
- Wagub bersama Wakil Bupati Pringsewu Hadiri Groundbreaking Pembangunan Ruas Jalan
- Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan Pangan bagi Warga Sumber Agung dan Bandung Baru
- Pemerintah Kabupaten Lampung Utara Susun Rencana Kerja Perangkat Daerah
- Empat Warisan Bersejarah Diusulkan Jadi Cagar Budaya, Lampung Timur Perkuat Identitas Daerah
- M. Davito Winarta Wakil Lamtim Raih Prestasi Gemilang di Grand Final Muli Mekhanai Lampung 2026
- Kota Metro Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak
Pemprov Optimalkan Potensi Kelautan dan Perikanan untuk Kesejahteraan Nelayan

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Pemerintah Provinsi
Lampung terus berupaya memperkuat pembangunan sektor kelautan dan perikanan
sebagai salah satu penggerak utama ekonomi daerah sekaligus sumber penghidupan
masyarakat pesisir.
al tersebut ditegaskan dalam Apel Mingguan di
lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung yang digelar di Lapangan Korpri Kompleks
Kantor Gubernur Lampung, Senin (25/5/2026). Bertindak sebagai pembina apel,
Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung, Liza
Derni.
Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang
disampaikan oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan
menegaskan bahwa Provinsi Lampung memiliki potensi kelautan dan perikanan yang
sangat besar dan harus dimanfaatkan secara optimal, terukur, serta
berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Baca Lainnya :
- Gubernur Dorong Generasi Muda jadi Penggerak Literasi dan Pelestari Bahasa Daerah0
- Gubernur Dorong Generasi Muda Bangga Berbahasa Lampung0
- Anak Harimau Sumatera Tampil Perdana, Gubernur Lampung Resmikan Nama0
- Grand Final Muli Mekhanai 2026, Gubernur Dorong Promosikan Lampung0
- DWP Provinsi Lampung Siap Bergerak Lebih Solid dan Aktif Mendukung Pembangunan Daerah0
Gubernur menjelaskan bahwa Pemerintah saat ini
tengah melaksanakan Proyek Strategis Nasional melalui Program Kampung Nelayan
Merah Putih yang dirancang secara terintegrasi dari hulu hingga hilir guna
mentransformasi kawasan pesisir menjadi kawasan yang produktif, modern, dan
mandiri.
“Program ini tidak hanya membangun sarana dan
prasarana, tetapi juga memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat nelayan agar
memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menyampaikan, pada Tahun 2026 Provinsi
Lampung kembali mendapatkan alokasi empat lokasi Kampung Nelayan Merah Putih
Tahap II, yakni KNMP Tegineneng di Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus, KNMP
Cabang di Kecamatan Bandar Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah, KNMP Kuncir di
Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, serta KNMP Durian di Kecamatan
Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran.
Saat ini, seluruh lokasi tersebut telah
dilakukan peletakan batu pertama dan sedang dalam proses pembangunan.
Sementara itu, pada Tahap I Tahun 2025,
Provinsi Lampung telah berhasil menyelesaikan pembangunan empat lokasi Kampung
Nelayan Merah Putih, yakni KNMP Ketapang dan KNMP Bandar Agung di Kabupaten
Lampung Selatan, serta KNMP Sukorahayu dan KNMP Margasari di Kecamatan Labuhan
Maringgai, Kabupaten Lampung Timur.
Berbagai fasilitas penunjang telah dibangun di
kawasan tersebut, mulai dari tempat pendaratan ikan, balai nelayan, kios
perbekalan, pabrik es, gudang beku portable hingga SPBUN. Infrastruktur
tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas nelayan sekaligus
memperkuat ekonomi masyarakat pesisir.
Selain program Kampung Nelayan Merah Putih,
Pemerintah juga tengah melaksanakan Program Kampung Tematik Budidaya Ikan untuk
mendukung Program Makan Bergizi Gratis di 15 kabupaten/kota di Provinsi
Lampung.
Melalui program tersebut, masyarakat akan
memperoleh bantuan berupa sarana kolam bulat, benih ikan, pakan, peralatan
budidaya, IPAL, hingga tandon air. Saat ini, proses verifikasi proposal dan
calon penerima masih dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Gubernur berharap seluruh perangkat daerah
terkait dapat memberikan dukungan penuh, melakukan pendampingan, serta
memastikan seluruh program berjalan tepat sasaran, tepat waktu, dan benar-benar
memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Keberhasilan program ini diharapkan mampu
memperkuat ketahanan pangan, membuka peluang ekonomi baru, serta meningkatkan
kesejahteraan masyarakat pesisir dan pembudidaya ikan di Provinsi Lampung,”
katanya.
Apel mingguan tersebut juga dirangkaikan dengan
penyerahan tali asih kepada 64 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki batas
usia pensiun terhitung mulai 1 Juni 2026, santunan kepada 5 ASN yang meninggal
dunia, serta santunan kepada 1 orang suami/istri ASN yang telah meninggal
dunia.
Dalam kesempatan itu, Gubernur menyampaikan
apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para ASN yang memasuki masa
purna tugas atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan
selama bertugas di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.
“Pengabdian yang telah diberikan menjadi bagian
penting dalam perjalanan pembangunan daerah dan akan menjadi teladan bagi ASN
lainnya,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan duka cita mendalam kepada
keluarga ASN yang menerima santunan dan berharap keluarga yang ditinggalkan
diberikan kekuatan, ketabahan, serta keikhlasan.
Tali asih dan santunan tersebut diserahkan oleh
Staf Ahli Gubernur bidang perekonomian dan pembangunan Provinsi Lampung
mewakili Pemerintah Provinsi Lampung kepada 2 perwakilan ASN yang akan memasuki
masa purnabakti sebagai wujud perhatian serta penghormatan Pemerintah Provinsi
Lampung kepada ASN dan keluarga besar ASN yang telah mengabdikan diri bagi
daerah dan masyarakat. [MFH/Dinas Kominfotik Provinsi Lampung]











3.jpg)