- Dekranasda Provinsi Lampung Siapkan Kriya Terbaik Tembus Panggung Nasional
- Dekranasda Provinsi Lampung Gandeng Usaha Kuliner Lokal
- Panen Raya Lumbung Pangan Baznas Pesawaran Dorong Zakat Produktif dan Kemandirian Petani
- Bupati Resmikan Demplot Mangrove 2 Hektare di Muara Gading Mas
- Komisi IV DPR RI Kunjungi TN Way Kambas, Dorong Penguatan Konservasi dan Pencegahan Karhutla
- KPK RI Perkuat Pengawasan Pencegahan Korupsi di Kota Metro
- BPK Evaluasi Tata Kelola RSUD Ahmad Yani Metro
- Pemkab Lampung Tengah Tegaskan Kesiapan Dukung Pemeriksaan BPK RI
- Ketua Umum IKWT Lampung Tengah Pimpin Rakor
- Plt. Ketua TP PKK Hadiri Gerak Pangan TPID, Dukung Pengendalian Inflasi di Lampung Tengah
Perempuan jadi Garda Terdepan Keuangan Keluarga
OJK dan Pemkab Pesisir Barat Berikan Pembekalan Literasi

PESISIR BARAT, MFH,-- Pemerintah Kabupaten
(Pemkab) Pesisir Barat bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat
upaya peningkatan literasi keuangan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan
melalui Sosialisasi Literasi Keuangan kepada Komunitas Perempuan, Ibu Rumah
Tangga, dan Masyarakat dalam rangka Bulan Literasi Keuangan (BLK) OJK Tahun
2026, yang secara resmi dibuka oleh Bupati Pesisir Barat melalui Staf Ahli
Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, Sri Agustini, S.KM., M.Kes., di
Lobby Teluk Stabas, Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat,
Jumat (17/07/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Otoritas Jasa
Keuangan (OJK) Provinsi Lampung, Otto Fitriandy beserta jajaran, Asisten III
Bidang Administrasi Umum, Armen Qodar, S.P., M.M., M.Kn., para Kepala
Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP)
Kabupaten Pesisir Barat, Hj. Elizawati Tedi Zadmiko, S.Sos., narasumber dari
OJK Provinsi Lampung, PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Lampung, PT Permodalan
Nasional Madani (PNM), para camat, serta anggota TP-PKK Kabupaten Pesisir
Barat.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Sri
Agustini disampaikan bahwa di era digital saat ini kemampuan mengelola keuangan
menjadi kebutuhan yang sangat penting. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan
Inklusi Keuangan Tahun 2025, tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia
baru mencapai 66,46 persen, sementara tingkat inklusi keuangan telah mencapai
80,51 persen.
Baca Lainnya :
- Pemkab Pesisir Barat Hadiri Bandar Lampung Expo 20260
- Pemkab Pesisir Barat Siap Gaspol Hilirisasi Agro0
- Damar Mata Kucing Krui Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis0
- Pemkab Pesibar Matangkan Arah Pembangunan Hingga 2046 0
- Tiga Ranperda Strategis Resmi Disetujui, Ini Langkah Besar Bupati Dedi Irawan untuk Pesisir Barat0
"Data ini menunjukkan bahwa masih banyak
masyarakat yang telah menggunakan produk dan layanan keuangan, namun belum
sepenuhnya memahami manfaat, risiko, hak, maupun kewajibannya sebagai konsumen
jasa keuangan. Kondisi ini menjadi perhatian kita bersama. Masyarakat tidak
cukup hanya memiliki akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga harus
memiliki kemampuan dalam mengambil keputusan keuangan secara bijaksana," ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Pesisir Barat
menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan OJK dan seluruh pemangku
kepentingan dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Pesisir
Barat, kami menyampaikan apresiasi kepada Otoritas Jasa Keuangan yang terus
berkomitmen meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Kegiatan ini merupakan
langkah nyata dalam membangun masyarakat yang lebih cerdas, mandiri, dan
bijaksana dalam mengelola keuangan," tegasnya.
Sri Agustini juga menyampaikan apresiasi atas
dipilihnya perempuan dan ibu rumah tangga sebagai peserta utama. Menurutnya,
seorang ibu tidak hanya berperan sebagai pengelola keuangan keluarga, tetapi
juga merupakan pendidik pertama bagi anak-anak serta pilar utama dalam menjaga
ketahanan ekonomi keluarga.
"Dari tangan seorang ibu yang bijak
mengelola keuangan, lahir keluarga yang lebih tenang, lebih mandiri, dan lebih
siap menghadapi masa depan," katanya.
Pemkab Pesisir Barat berharap ilmu yang
diperoleh para peserta tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi semata,
melainkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan dibagikan kepada
keluarga maupun lingkungan sekitar sehingga semakin banyak masyarakat yang
mampu mengelola keuangan dengan baik demi mewujudkan keluarga yang sejahtera.
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim,
Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, Sri Agustini, S.KM.,
M.Kes., secara resmi membuka Sosialisasi Literasi Keuangan kepada Komunitas
Perempuan, Ibu Rumah Tangga, dan Masyarakat Kabupaten Pesisir Barat dalam
rangka Bulan Literasi Keuangan (BLK) OJK Tahun 2026. [MFH/Diskominfotiksan
Pesisir Barat]











3.jpg)