- Wagub Jihan Apresiasi 25 Tahun Pengabdian LAZDAI Lampung
- Gubernur Mirza Ajak Pemuda Bangun Ekonomi Desa melalui Hilirisasi Komoditas Unggulan
- Pesona Ngupi Senja Gunung Tanggamus 2026, Angkat Potensi Kopi dan UMKM Lokal
- Pemkab dan DPRD Pesawaran Sepakati KUA-PPAS 2027, Prioritaskan Infrastruktur Produktif
- DPRD dan Pemkab Lampung Timur Sepakati Raperda APBD Tahun Anggaran 2027
- MTQ ke-53 Provinsi Lampung Resmi Ditutup, Kota Metro Raih Peringkat Keempat
- Buka Diksar KOKAM, Wakil Wali Kota Dorong Kader Peduli Kemanusiaan
- Perkuat Sinergi Pemilu 2029, Bawaslu Audiensi ke Pemkot Metro
- Bupati Parosil: Pendidikan Harus Memanusiakan dan Berakar Pada Budaya
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Pekon Marang Resmi Dimulai
Pesona Ngupi Senja Gunung Tanggamus 2026, Angkat Potensi Kopi dan UMKM Lokal

TANGGAMUS, MFH,-- Menikmati kopi sambil
menyaksikan matahari terbenam di tepi pantai, tentu menjadi pengalaman yang
menarik. Inilah yang ditawarkan dalam kegiatan Pesona Ngupi Senja Gunung
Tanggamus Tahun 2026 yang digelar di kawasan Wisata Pantai Muara Indah, Kota
Agung, Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan yang menggabungkan potensi kopi lokal,
ekonomi kreatif, dan keindahan wisata alam ini menjadi salah satu upaya
memperkenalkan produk unggulan Kabupaten Tanggamus sekaligus membuka ruang
promosi bagi para pelaku UMKM kopi.
Acara tersebut dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang
Pemerintahan, Hukum dan Politik, Arpin, yang membacakan sambutan Bupati
Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H. Turut hadir Kepala Dinas
Pariwisata Marhasan Samba, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan
Andi Dermawan, Ketua Forum Ekonomi Kreatif Tanggamus Azwansyah, Camat Kota
Agung Adi Putra, Lurah Baros, narasumber Rahim AG, serta para pelaku UMKM kopi.
Baca Lainnya :
- Tanggamus Juara Umum MTQ Lampung 2026, Bupati Saleh Asnawi Terima Piala Bergilir0
- Dibackup Polres Tanggamus, Polsek Kota Agung Tangkap Residivis Curanmor 0
- Jalan Ulu Semong-Petai Kayu Ditingkatkan dengan Beton, Anggaran Rp1,67 Miliar0
- Bupati Tanggamus Tinjau SDN 3 Kedaloman, Puskesmas Talang Padang dan SPPG Pariaman0
- Razia Gabungan Operasi Patuh 2026 di Jalinbar Way Lalaan0
Dalam sambutan tertulisnya, Bupati Saleh Asnawi
menyampaikan bahwa Kabupaten Tanggamus memiliki potensi sumber daya alam yang
lengkap, mulai dari pegunungan hingga kawasan pesisir laut. Potensi tersebut
perlu dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi masyarakat, termasuk melalui sektor
kopi dan UMKM.
Bupati mengungkapkan, luas perkebunan di
Kabupaten Tanggamus mencapai sekitar 82.000 hektare. Dari jumlah tersebut,
perkebunan kopi robusta mencapai 41.611 hektare dengan produksi sekitar 33.855
ton per tahun.
Lima kecamatan menjadi sentra utama penghasil
kopi robusta, yakni Ulu Belu, Air Naningan, Sumberejo, Talang Padang, dan Pulau
Panggung.
Menurutnya, potensi perkebunan kopi tersebut
harus diikuti dengan pengembangan produk olahan agar memberikan nilai tambah
bagi masyarakat.
"Mengingat potensi perkebunan kita yang
luar biasa, sungguh tepat apabila UMKM yang produknya merupakan hasil olahan
kopi dapat kita kembangkan dan majukan," demikian disampaikan Bupati dalam
sambutannya.
Bupati juga menyebutkan bahwa Kabupaten
Tanggamus memiliki sekitar 27.000 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha.
Karena itu, pemerintah daerah akan terus mendorong pengembangan UMKM sebagai
salah satu sektor unggulan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
Selain itu, kemitraan antara petani kopi
Tanggamus dengan sejumlah perusahaan nasional dan internasional juga telah
terjalin, di antaranya PT Nestle Indonesia, PT Louis Dreyfus Commodities, PT
Asia Makmur, PT Mayora, dan Need Coffee.
Bupati berharap kegiatan Pesona Ngupi Senja
tidak hanya menjadi ajang berkumpul dan menikmati kopi, tetapi juga menjadi ruang
diskusi serta promosi bagi produk-produk UMKM lokal.
"Mari kita berdiskusi untuk mencari cara
agar pelaku UMKM bisa terus tumbuh dan bergerak, serta dicarikan ruang yang
lebih luas untuk mempromosikan produk yang dibuat dan diproduksi,"
pesannya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata
Kabupaten Tanggamus, Marhasan Samba, menjelaskan bahwa konsep Pesona Ngupi
Senja tidak semata-mata berorientasi pada penjualan produk kopi.
Menurutnya, kegiatan ini lebih mengedepankan
pengalaman menikmati kopi lokal sambil menyaksikan keindahan matahari terbenam
di kawasan Pantai Muara Indah.
Ia menjelaskan, konsep yang diusung
menggabungkan cerita, cita rasa kopi, dan panorama alam Tanggamus sebagai daya
tarik wisata.
"Konsep ini sebenarnya tidak hanya menjual
kopi, tetapi lebih banyak mengangkat pengalaman. Bagaimana kita menikmati
sunset di kaki Gunung Tanggamus, dengan keindahan alam dan aroma kopi yang
berasal dari produk lokal kita," ungkap Marhasan.
Melalui kegiatan ini, Dinas Pariwisata berharap
potensi kopi dan keindahan alam Tanggamus dapat dikemas menjadi pengalaman
wisata yang memiliki daya tarik tersendiri.
Pesona Ngupi Senja Gunung Tanggamus Tahun 2026
pun secara resmi dibuka melalui sambutan Bupati yang dibacakan Staf Ahli Bupati
Arpin.
Kegiatan ini diharapkan
menjadi langkah positif dalam mempertemukan sektor pariwisata, ekonomi kreatif,
dan UMKM, sehingga kopi robusta Tanggamus tidak hanya dikenal sebagai komoditas
perkebunan, tetapi juga mampu berkembang menjadi produk unggulan yang memiliki
nilai ekonomi dan daya tarik wisata. [MFH/Din/rils]











