- Retret Sekda Se-Lampung Perkuat Integritas, Kepemimpinan, dan Sinergi Birokrasi
- Pemprov Perkuat Pembangunan Rumah Layak Huni untuk Dukung SDM Unggul dan Masyarakat Sehat
- Tanpa APBD, Lampung-1 Siap Diluncurkan untuk Dukung Pembangunan Berbasis Data
- Bupati Pesawaran Lantik 11 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
- Pemkab Percepat Perizinan Kawasan Hutan untuk Penuhi Akses Listrik Masyarakat
- Sekda Metro Ajak ASN Perkuat Nilai BerAKHLAK dan Percepat Transformasi Pelayanan Digital
- Lazismu Kota Metro Serahkan Rumah Layak Huni
- Bupati Pimpin Rapat Pemantapan, Tekankan Khidmat dan Semarak Peringatan HUT Ke-81 RI di Lambar
- Ribuan Penonton Hadiri Penutupan Grasstrack Championship di Lampung Barat
- Ketua TP PKK Pesisir Barat Ajak Perkuat Karakter Remaja
Retret Sekda Se-Lampung Perkuat Integritas, Kepemimpinan, dan Sinergi Birokrasi

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Pemerintah Provinsi
Lampung menyelenggarakan Retret Sekretaris Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota
se-Provinsi Lampung di Islamic Centre, Bandar Lampung, pada 30 Juli hingga 2
Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya
memperkuat kepemimpinan birokrasi, integritas aparatur, serta meningkatkan
sinergi antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam
mendukung percepatan pembangunan daerah.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal
menegaskan bahwa penguatan birokrasi tidak cukup hanya dilakukan melalui
peningkatan kompetensi teknis, tetapi harus diawali dengan pembentukan
karakter, integritas, dan spiritualitas para pemimpin birokrasi.
Baca Lainnya :
- Pemprov Perkuat Pembangunan Rumah Layak Huni untuk Dukung SDM Unggul dan Masyarakat Sehat0
- Tanpa APBD, Lampung-1 Siap Diluncurkan untuk Dukung Pembangunan Berbasis Data0
- Pengurus Baru Masjid Al Amal Mulai Bergerak, Erwinto: Jangan Berhenti karena Pembangunan0
- Gubernur Mirza Ajak IAI Darul Fattah Cetak SDM Adaptif Berlandaskan Nilai Agama0
- Purnama Wulan Sari Mirza Buka SiSeSa Roadshow Lampung 20260
Gubernur menjelaskan bahwa pelaksanaan retreat
di lingkungan masjid memiliki makna yang mendalam sebagai simbol bahwa
kepemimpinan pemerintahan harus dibangun di atas nilai-nilai kejujuran, amanah,
keadilan, serta pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, dalam sejarah Islam,
masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat
pendidikan, musyawarah, pemerintahan, dan peradaban.
"Nilai-nilai itulah yang ingin kita
hadirkan dalam tata kelola pemerintahan di Provinsi Lampung. Kita ingin
birokrasi dibangun di atas fondasi moral yang kuat sehingga setiap kebijakan
tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga membawa kemaslahatan bagi
masyarakat," pesan Gubernur dalam sambutan tertulis yang dibacakan
Sekdaprov Lampung, Marindo Kurniawan.
Selain penyampaian materi melalui sambutan
resmi, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal juga hadir secara langsung dalam
rangkaian retreat untuk memberikan motivasi kepada seluruh peserta. Dalam
suasana yang hangat dan penuh keterbukaan, Gubernur berdialog serta berbincang
dengan para Sekretaris Daerah kabupaten/kota se-Provinsi Lampung mengenai
berbagai tantangan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di daerah.
Melalui forum diskusi yang berlangsung
interaktif tersebut, Gubernur mendorong para Sekda untuk terus memperkuat
kolaborasi, menjaga integritas, serta menghadirkan birokrasi yang responsif
terhadap kebutuhan masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh Sekda menjadikan
jabatan sebagai amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, kejujuran,
dan semangat pengabdian. Dialog tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman,
gagasan, serta solusi atas berbagai persoalan daerah, sekaligus mempererat
sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan Pemerintah Kabupaten/Kota.
Gubernur juga menegaskan bahwa Sekretaris
Daerah memiliki posisi strategis sebagai penggerak utama birokrasi di daerah,
memastikan penyelenggaraan pemerintahan berjalan efektif, menjaga kualitas
pelayanan publik, memperkuat akuntabilitas, serta membangun budaya kerja yang profesional
di lingkungan pemerintah daerah.
Melalui kegiatan retreat ini, para Sekretaris
Daerah diharapkan mampu memperkuat komitmen sebagai pelayan masyarakat,
meningkatkan kolaborasi lintas perangkat daerah, serta menghadirkan birokrasi
yang profesional sekaligus berakhlak, bekerja berdasarkan kompetensi namun
tetap menjunjung tinggi hati nurani, kejujuran, amanah, dan keadilan.
Gubernur mengingatkan agar seluruh nilai,
pengalaman, dan pembelajaran yang diperoleh selama retreat tidak berhenti
ketika kegiatan berakhir. Sebaliknya, semangat tersebut harus menjadi energi
baru dalam menjalankan amanah pemerintahan di daerah masing-masing.
Di tengah tantangan pembangunan yang semakin
kompleks, Gubernur menilai birokrasi dituntut mampu bekerja cepat, adaptif,
memperkuat kolaborasi, serta memiliki integritas yang kokoh. Sinergi yang kuat
antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota diyakini akan
mempercepat pembangunan, meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan,
serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi masyarakat.
Dalam kesempatan
tersebut, Gubernur juga menyampaikan
apresiasi kepada seluruh Sekretaris Daerah yang telah mengikuti retreat dengan
penuh kesungguhan. Ia berharap seluruh ilmu, pengalaman, refleksi, serta
semangat kebersamaan yang terbangun selama kegiatan menjadi bekal dalam
menjalankan tugas dan pengabdian, sehingga mampu mewujudkan birokrasi Provinsi
Lampung yang profesional, berintegritas, kolaboratif, dan berorientasi pada
pelayanan terbaik bagi masyarakat. [MFH/Pemerintah Provinsi Lampung]











3.jpg)