- Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton, Perkuat Fondasi Pembangunan Pesawaran
- Wabup Pringsewu Buka Festival Merdeka 2026
- Unit Pengumpul Zakat Pekon dan Kelurahan se-Kabupaten Pringsewu Dikukuhkan
- Wabup Azwar Hadi Sampaikan Jawaban atas Pemandangan Umum Fraksi terhadap Dua Raperda
- KKP Dorong Budidaya Ikan Darat Tematik di Kota Metro, Pemkot Siapkan Lokasi
- Wali Kota Metro Lepas Peserta OJT Reguler Batch 38 IDEA Indonesia
- Bupati Canangkan Gerakan Asri, Gotong Royong Digelar Serentak Hingga Ke Pekon
- 12 Pj Peratin di Lampung Barat Dilantik
- Teladani Akhlak Rasulullah, Wabup Ajak Masyarakat Perkuat Keimanan dan Kebersamaan
- Kader NU Pesawaran dan Lamsel Hadiri Muktamar ke-35 di Jombang
Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton, Perkuat Fondasi Pembangunan Pesawaran

PESAWARAN, MFH,-- Satu tahun perjalanan
kepemimpinan Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M. dan Wakil Bupati
Antonius Muhammad Ali, S.H., menjadi momentum untuk melihat kembali berbagai
langkah pembangunan yang telah dijalankan.
Sejak dilantik pada 27 Agustus 2025, pasangan
Nanda-Anton bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Pesawaran terus mendorong
pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Berbagai program tidak
hanya diarahkan untuk menghasilkan capaian pembangunan, tetapi juga membangun
fondasi yang kuat agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh
masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Pesawaran.
Mengusung visi menuju Pesawaran yang Cerdas, Aman, Kreatif, Efektif dan
Produktif (CAKEP), Bumi Andan Jejama terus berbenah dan bertransformasi menjadi
daerah yang fokus pada berbagai perbaikan di berbagai sektor.
Sejumlah indikator pembangunan menunjukkan arah
positif. Perekonomian Kabupaten Pesawaran tumbuh sebesar 5,38 persen, seiring
dengan meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat dan berbagai sektor produktif
daerah.
Baca Lainnya :
- Pembangunan Gedung Cathlab RSUD Pesawaran Dimulai, Perkuat Akses Layanan Jantung0
- Prosedur Permohonan Jawaban Informasi Publik ke Komisi Informasi Provinsi Lampung0
- Pesawaran Perkuat Integrasi Data Pertanahan dan Pajak Melalui Layanan SPLP0
- Peringatan HUT Ke-81 RI, Bupati Serukan Penghormatan dan Kepedulian Kepada Pejuang0
- Pemkab Pesawaran Perkuat Penyusunan APBD 2027 Melalui Peluncuran SATSET RKA0
Pada saat yang sama, Indeks Pembangunan Manusia
(IPM) Pesawaran meningkat menjadi 70,90. Kondisi tersebut berjalan beriringan
dengan upaya pemerintah daerah menekan angka kemiskinan yang turun menjadi
10,93 persen serta mengurangi tingkat pengangguran.
Stabilitas ekonomi masyarakat juga terus
dijaga. Inflasi Kabupaten Pesawaran berada pada angka 0,44 persen, yang
mencerminkan terjaganya stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
Capaian tersebut menjadi bagian dari proses
pembangunan yang terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui
kebijakan yang menyentuh berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pendidikan,
kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat hingga penguatan potensi lokal.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui
pelaksanaan 10 Program Prioritas Terintegrasi yang diarahkan untuk menjawab
kebutuhan masyarakat secara lebih konkret. Berbagai langkah kolaboratif pun
terus digalakkan baik dari lintas lembaga hingga kementerian pusat sebagai
upaya menjaring berbagai aspirasi dan program yang bisa diterapkan di daerah.
Di bidang infrastruktur, Pemerintah Kabupaten
Pesawaran terus melakukan perbaikan jalan melalui Satgas Tambal Sulam sebagai
bagian dari upaya mempercepat penanganan ruas jalan kabupaten. Langkah tersebut
turut mendorong peningkatan kemantapan jalan yang kini mencapai 55,27 persen.
Di sektor pendidikan, rencana pembangunan
Sekolah Rakyat Menengah Pertama di Gedong Tataan serta Balai Latihan Kerja
(BLK) Pariwisata di Kecamatan Kedondong menjadi bagian dari investasi
pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya
generasi muda agar memiliki kompetensi dan kesiapan memasuki dunia kerja.
Mengangkat
Potensi Lokal Menjadi Kekuatan Ekonomi Baru
Pesawaran juga terus memperkuat pengembangan potensi lokal sebagai bagian dari
strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang berbasis pada keunggulan daerah.
Di sektor pariwisata, Pemerintah Kabupaten
Pesawaran mengembangkan Kawasan Wisata Terpadu (KWT) yang menghubungkan potensi
pesisir hingga kepulauan. Pengembangan tersebut diarahkan untuk memadukan
kekayaan alam, budaya, UMKM, serta kreativitas masyarakat sehingga pariwisata
dapat menjadi penggerak ekonomi lokal.
Potensi daerah juga diperkuat melalui upaya
penyelesaian persoalan lingkungan. Rencana pengembangan fasilitas pengolahan
sampah berkelanjutan di TPA Taman Sari menjadi salah satu langkah strategis
untuk menghadirkan pengelolaan sampah yang lebih modern sekaligus membuka
peluang kerja sama dengan mitra dan investor.
Tata Kelola Pemerintahan Terus Diperkuat
Di tengah percepatan pembangunan, Pemerintah Kabupaten Pesawaran juga
menempatkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan
bertanggung jawab sebagai bagian penting dari proses pembangunan.
Komitmen tersebut salah satunya tercermin
melalui keberhasilan Kabupaten Pesawaran mempertahankan opini Wajar Tanpa
Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI)
untuk ke-10 kalinya secara berturut-turut.
Capaian tersebut menjadi penguat bahwa
pembangunan daerah harus berjalan seiring dengan pengelolaan pemerintahan yang
baik, tertib, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Memasuki satu tahun kepemimpinannya, Bupati
Nanda menyebut bahwa berbagai capaian yang telah diraih, merupakan modal untuk
melanjutkan pekerjaan pembangunan pada tahun-tahun berikutnya.
“Apa yang telah kita capai selama satu tahun
ini harus menjadi pijakan untuk bekerja lebih baik. Masih banyak pekerjaan yang
harus kita selesaikan, masih banyak potensi yang harus kita kembangkan, dan
masih banyak kebutuhan masyarakat yang harus kita jawab. Karena itu, semangat
kolaborasi harus terus kita jaga,” ujar Bupati.
Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali
menegaskan bahwa pembangunan daerah harus mampu menciptakan keterhubungan
antara kebijakan pemerintah dengan potensi ekonomi yang dimiliki masyarakat.
“Kita ingin pembangunan tidak berhenti pada
pembangunan fisik, tetapi mampu membuka kesempatan ekonomi dan meningkatkan
kesejahteraan masyarakat. Karena itu, potensi yang ada di desa harus kita
dorong menjadi kekuatan ekonomi daerah,” kata Wabup Antonius.
Satu tahun perjalanan
Nanda-Anton menjadi bagian awal dari ikhtiar panjang Pemerintah Kabupaten
Pesawaran dalam mewujudkan pembangunan yang semakin inklusif dan berkelanjutan.
Melalui sinergi semua pihak, Pesawaran terus bergerak membangun fondasi yang
lebih kuat untuk menghadirkan kesejahteraan sekaligus meningkatkan daya saing
daerah. [MFH/Diskominfotiksan Pesawaran]










3.jpg)