- Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton, Perkuat Fondasi Pembangunan Pesawaran
- Wabup Pringsewu Buka Festival Merdeka 2026
- Unit Pengumpul Zakat Pekon dan Kelurahan se-Kabupaten Pringsewu Dikukuhkan
- Wabup Azwar Hadi Sampaikan Jawaban atas Pemandangan Umum Fraksi terhadap Dua Raperda
- KKP Dorong Budidaya Ikan Darat Tematik di Kota Metro, Pemkot Siapkan Lokasi
- Wali Kota Metro Lepas Peserta OJT Reguler Batch 38 IDEA Indonesia
- Bupati Canangkan Gerakan Asri, Gotong Royong Digelar Serentak Hingga Ke Pekon
- 12 Pj Peratin di Lampung Barat Dilantik
- Teladani Akhlak Rasulullah, Wabup Ajak Masyarakat Perkuat Keimanan dan Kebersamaan
- Kader NU Pesawaran dan Lamsel Hadiri Muktamar ke-35 di Jombang
Wali Kota Metro Lepas Peserta OJT Reguler Batch 38 IDEA Indonesia
Siap Ditempatkan di Hotel Bintang 3, 4 dan 5

METRO, MFH,-- Wali Kota Metro Bambang Iman
Santoso menghadiri sekaligus melepas secara simbolis peserta On Job Training
(OJT) Reguler Batch 38 IDEA Indonesia, yang digelar di Hotel IDEA Indonesia, Rabu
(26/08/2026).
Kegiatan tersebut menjadi tahapan penting bagi
para peserta sebelum memasuki dunia industri, setelah sebelumnya mengikuti
pelatihan intensif di IDEA Indonesia yang berasal dari seluruh kabupaten/kota
di Lampung, Sumatera Selatan, serta sejumlah daerah di luar Pulau Sumatera.
Presdir PT Aidea Indonesia Akademi Tbk, Eko
Desriyanto, mengatakan kegiatan pelepasan tersebut menjadi momentum setelah
para peserta menjalani pelatihan selama kurang lebih tiga bulan.
Baca Lainnya :
- Pemkot Metro dan Forkopimda Perkuat Kolaborasi Tata TPAS Karangrejo0
- Rafieq: Persoalan TPAS Karangrejo Momentum Benahi Pengelolaan Sampah Metro0
- Warga Hadimulyo Timur Ikuti Jalan Sehat Berhadiah Motor0
- Wali Kota Metro Buka Kembali TPAS Karangrejo, Tiga Tuntutan Warga Disepakati0
- Wali Kota Metro Dukung Program Desaku Maju untuk Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah0
“tiga bulan yang lalu kurang lebih Pak Wali
turut menyambut adik-adik ini dan hari ini kita akan sama-sama melepas. Kalau
kemarin penyambutan tidak ada para para wali, ini para wali hadir,” ujar Eko.
Menurutnya, para peserta yang hari ini
dinyatakan selesai mengikuti pelatihan akan segera menjalani OJT di berbagai
hotel bintang 3, 4 dan 5 di Jakarta serta sejumlah kota lainnya.
Eko menilai perubahan peserta terlihat
signifikan selama mengikuti pelatihan selama dua hingga tiga bulan sebelumnya,
dimana banyak peserta belum memiliki kemampuan dasar dalam hal make up,
berpakaian maupun grooming yang baik.
“Tiga bulan yang lalu, adik-adik kita belum
bisa makeup, belum bisa dress atau grooming yang baik. Hari ini, karena saya
tidak terlibat langsung dalam pelatihan sehari-hari secara intensif, beberapa
wajah itu sempat membuat saya kaget,” katanya.
Perubahan tidak hanya terlihat dari penampilan,
tetapi juga kemampuan berbahasa Inggris. Eko menyebut, para peserta sebelumnya
tidak terbiasa menggunakan bahasa Inggris secara aktif dalam kehidupan
sehari-hari, baik di rumah maupun di sekolah.
Namun, setelah menjalani pelatihan intensif,
para peserta mampu mengikuti proses wawancara menggunakan bahasa Inggris dan
mendapatkan penempatan di hotel bintang 3, 4 dan 5 serta mendapatkan penempatan
100%.
Hal tersebut juga membuktikan bahwa
pembelajaran bahasa Inggris yang diberikan secara intensif di IDEA Indonesia
telah memberikan hasil yang baik.
Selain kemampuan bahasa, Praktik di berbagai
departemen perhotelan menjadi bukti bahwa pelatihan dalam beberapa bulan
tersebut mampu membekali peserta dengan keterampilan yang dibutuhkan industri.
“Maka nanti di hotel tugas kalian adalah
membuktikan diri bahwa kalian layak untuk menjadi karyawan profesional,”
tegasnya.
Eko menjelaskan, meskipun disebut sebagai On
Job Training, OJT di IDEA Indonesia pada dasarnya merupakan tahap pembuktian
kemampuan peserta setelah mendapatkan pembelajaran.
“On job training di IDI Indonesia itu
sebenarnya adalah hanya pembuktian saja. Pembuktian bahwa apa yang kalian
dapatkan dan kalian lakukan di IDI Indonesia telah membuat kalian menjadi
lulusan profesional unggul,” jelasnya.
Ia berharap melalui kegiatan ini, para peserta
mampu menunjukkan kemampuan tersebut kepada manajemen hotel sehingga dapat meniti
karier dan menjadi pemimpin di bidang hotel, hospitality dan tourism di masa
depan.
Eko juga mengingatkan bahwa peserta baru dapat
disebut benar-benar selesai apabila telah mendapatkan pekerjaan secara
definitif, untuk itu ia meminta orang tua dan seluruh pihak untuk terus
memberikan dukungan ketika peserta memasuki lingkungan baru, menghadapi
orang-orang baru, serta menjalani proses adaptasi di industri.
“Seperti halnya mereka sudah berhasil
beradaptasi dalam 3 bulan terakhir di ID Indonesia. Kita dukung bersama-sama
juga agar masa adaptasinya di industri nanti juga bisa berhasil sesukses mereka
beradaptasi dengan lingkungan baru di ID Indonesia,” ujarnya.
Ia menegaskan, IDEA Indonesia masih memiliki
tanggung jawab untuk memberikan bimbingan, coaching, mentoring dan motivasi
kepada peserta hingga proses OJT selesai.
“Target kita 90%. on job training ini langsung
direkrut di mana mereka on job training,” katanya.
Untuk mencapai target tersebut, lanjut Eko,
peserta tidak hanya membutuhkan hard skill, tetapi juga soft skill yang telah
diberikan selama pelatihan, mulai dari disiplin, positive behavior, attitude,
sikap hingga mindset.
Tak hanya itu, peserta juga tidak perlu ragu
untuk kembali berkomunikasi dengan tim IDEA Indonesia apabila menemukan
persoalan atau lupa terhadap materi yang telah dipelajari.
Sementara itu, Wali Kota Metro Bambang Iman
Santoso menyampaikan bahwa OJT merupakan tahapan yang sangat penting dalam
mempersiapkan peserta memasuki dunia kerja.
“Peserta tidak hanya dituntut untuk memahami
teori, tetapi juga belajar secara langsung mengenai dunia kerja, kedisiplinan,
tanggung jawab, komunikasi, etika profesional, serta kemampuan beradaptasi
dengan lingkungan kerja,” kata Bambang.
Oleh karena itu, ia meminta seluruh peserta
memanfaatkan kesempatan OJT dengan sebaik-baiknya dan tidak hanya menjadikan
pekerjaan sebagai tujuan akhir.
“Jangan hanya berpikir bahwa tujuan akhirnya
adalah mendapatkan pekerjaan. Lebih dari itu, jadikan pengalaman ini sebagai
proses untuk membentuk karakter, meningkatkan kompetensi, dan membangun
kepercayaan diri,” pesannya.
Bambang juga berpesan kepada seluruh peserta
agar menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, lembaga pendidikan, IDEA
Indonesia dan Kota Metro.
“Tunjukkan bahwa generasi muda Kota Metro
adalah generasi yang disiplin, berintegritas, mau belajar, bekerja keras, dan
mampu bersaing,” tegasnya.
Peserta juga diharapkan tidak mudah menyerah
ketika menghadapi kesulitan selama menjalani OJT, karena setiap tantangan harus
dijadikan pengalaman dan pembelajaran.
“Bertanyalah apabila belum memahami sesuatu,
terbukalah terhadap masukan, dan teruslah meningkatkan kemampuan,” imbuhnya.
Bambang berharap setelah menyelesaikan OJT,
para peserta menjadi pribadi yang lebih siap memasuki dunia kerja maupun
mengembangkan usaha secara mandiri.
“Jalani setiap proses
dengan sungguh-sungguh, disiplin, penuh tanggung jawab, dan semangat untuk terus
belajar,” pungkasnya.[MFH/Diskominfo Metro]











3.jpg)