- Wabup Soroti Kerusakan WC dan Saluran Pembuangan di RSUD Batin Mangunang
- Pemprov Percepat Digitalisasi Pelayanan, Lampung-In Versi 2 Segera Diluncurkan
- Bupati Ela Siti Nuryamah Raih Education Award 2026
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tinjau Pencetakan 1.000 Hektar Sawah Baru di Eks Tambang Pasir Sakti
- Jadi Dosen UIN Raden Intan, Wan Ruslan Abdul Gani Pamit dari Pemkab Lamtim
- Kebijakan Afirmatif Pendidikan Tinggi di Lampung Barat Tuai Penghargaan
- Diskominfo Luruskan Informasi Terkait ATK Penghapus Pensil Senilai Rp 30 Juta pada DPMPTSP
- Pemkab Gelar Rakor Tindak Lanjut Surat Edaran Bersama Kemendagri dan BPS Tahun 2026
- Warga RT. 01 Dusun Serbajadi 2 Pemanggilan, Keluhkan Pembangunan SPAM
- Ketika Siang Hari Menjadi Malam: Gema Letusan Krakatau yang Membekukan Dunia
Sekda Minta Warga Pertahankan Budaya Gulai Pepenyok Iwa Mujair

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Suasana
hangat begitu terasa kala Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Barat,
Nukman membuka Gebyar Pesona Lumbok Ranau tahun 2025 di Pelataran Pasar Tematik
Jelajah Danau Ranau, Pekon Lumbok, Kecamatan Lumbok Seminung, Sabtu (20/12).
Pasalnya, usai membuka Gebyar
Pesona Lumbok Ranau, Nukman terlihat menyatu dengan warga yang turut hadir
menyaksikan kemeriahan perhelatan tersebut untuk menikmati salah satu olahan
tradisional Lampung Barat gulai Pepenyok Iwa Mejair (sayur ikan mujair).
Larut dalam suka cita, namun tetap
dengan suasana yang sederhana Nukman terlihat begitu akrab dengan masyarakat.
Tak sungkan pria asli putra daerah itu melontarkan kata-kata dengan bahasa
daerah, nambuh dang meliom-meliom yang dalam bahasa Indonesianya berarti nambah
makanannya jangan malu-malu.
Baca Lainnya :
- Dampingi Gubernur Bertemu Masyarakat Sukau, Parosil Curhat Keluhan Masyarakat Lambar0
- Macik Partinia Imbau ASN Bijak Bermedia Sosial dan Jaga Kondusifitas Lambar0
- Pemkab Dorong Peningkatan Iman dan Takwa Melalui Pengajian Akbar MTBMI Zona I0
- Ketua Tim Pembina Posyandu Partinia Tinjau Posyandu dan Serap Aspirasi Warga Pekon Bahway0
- Setiwang Nayuh Jilid 8: Wabup Mad Hasnurin Ajak Generasi Muda Cintai Budaya Daerah0
Bersama warga dengan latar
belakang hijaunya Danau Ranau menunggangi indahnya Gunung Pesagi Nukman
duduk dibangku sederhana menikmati lezatnya Gulai Pepenyok Iwa Mejair yang
sejak tahun 2024 telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB)
Nasional oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Dengan spontanitas Nukman
mengacungkan jempolnya menandakan bahwa masakan tersebut enak.
“Enak gak makanannya, suka tidak
kalo kegiatan seperti ini kita lakukan setiap tahunnya,” tanya Nukman kepada
warga.
Dengan padu wargapun menjawab “enak
pak Sekda, mantap, cocok,”.
Kesederhanaan yang melekat di jiwa
pria yang akrab disapa Udo Nukman tak menampakkan bahwa dirinya merupakan
pejabat publik, dari cara ia makan tidak minta untuk dihidangkan secara
spesial, namun ia justru memilih untuk berbaur bersama dimeja perasmanan.
Bahkan ia tidak sungkan menyambangi
langsung warga yang sedang mengolah gulai Pepenyok Iwa Mejair, sekaligus
menbantu memasak sembari bercanda dengan warga.
Dengan adanya kegiatan seperti ini,
Nukman berharap masyarakat dapat terus mempertahankan budaya, salah satunya
gulai pepenyok ikan Mujair.
“Kita minta warga tetap akan
mempertahankan masakan gulai pepenyok ini,” pungkasnya. [MFH/Diskominfo Lambar]











3.jpg)