- Pemkab Pesawaran Perkuat Penyusunan APBD 2027 Melalui Peluncuran SATSET RKA
- Wabup Pringsewu Buka Perkemahan PTA dan Ujian SKU Pramuka Penegak Calon Bantara
- Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Semarak Kemerdekaan
- Bupati dan Wakil Bupati Lamtim Hadiri Rapat Paripurna Pidato Kenegaraan Presiden RI
- Pemkot Metro Dorong Perempuan Perkuat Literasi Keuangan
- Pemerintah Kota Metro Ikuti Sidang Tahunan MPR RI 2026
- Bupati Parosil Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo
- BKMT Pesisir Barat Gelar Pengajian Rutin di Pekon Way Sindi Utara
- Festival Nyambai 2026 Resmi Digelar di Bumi Lebu Tenumbang
- Polsek Talang Padang Tangani Dugaan Penganiayaan Viral di Media Sosial
TP-PKK Lampung Barat Bergerak Bersama Siswa Sekolah
Dari Cuci Tangan Hingga Tangkal Stunting

LAMPUNG BARAT,
MFH,-- Dalam rangka memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia, Ketua
Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Barat, Partinia Parosil Mabsus, memimpin
langsung gerakan serentak yang dipusatkan di SD Negeri 1 Purajaya, Kecamatan
Kebun Tebu, Senin (20/10/25).
Kegiatan ini
diikuti oleh siswa-siswi, anggota TP-PKK dari berbagai kecamatan, serta
masyarakat sekitar.
Tak sekadar
seremoni, agenda hari itu mencakup senam cuci tangan, pembagian dan konsumsi
telur, serta penanaman pohon, dan pembagian bibit.
Baca Lainnya :
- Pemkab Lambar Laksanakan Kaji Tiru Implementasi ke Kota Malang0
- Curug Semantung, Wisata Alam Favorite Bupati Parosil Mabsus0
- Pemkab Lambar dan BPJS Kesehatan Bahas Sinkronisasi Program JKN serta Keaktifan Peserta0
- Wabup Mad Hasnurin Lantik Pejabat Administrator, Pengawas dan Fungsional0
- Seragam Gratis Parosil Mabsus dan Mad Hasnurin Jadi Program Primadona Masyarakat Lambar0
Kegiatan
dilaksanakan secara serentak di 15 kecamatan se-Kabupaten Lampung Barat,
menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dan TP-PKK dalam menanamkan budaya
hidup sehat sejak dini.
Dalam
sambutannya, Partinia menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan
tersebut dan menekankan pentingnya cuci tangan pakai sabun sebagai langkah
preventif terhadap berbagai penyakit.
“Mencuci tangan
dengan sabun dan air mengalir adalah cara paling sederhana dan efektif untuk
mencegah penyebaran penyakit seperti diare dan ISPA. Kebiasaan ini bukan hanya
melindungi diri sendiri, tetapi juga keluarga dan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan
bahwa sejak tahun 2008, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menetapkan 15
Oktober sebagai Hari Cuci Tangan Sedunia. Hal ini menjadi momentum bagi TP-PKK
Lampung Barat untuk menggaungkan pentingnya kebiasaan hidup bersih dan sehat di
kalangan anak-anak.
TP-PKK Kabupaten
Lampung Barat secara konsisten mengkampanyekan pentingnya peran keluarga dan
lingkungan sekitar dalam menanamkan perilaku hidup sehat. Dalam kesempatan
tersebut, Partinia mengajak semua pihak untuk menjadi teladan.
“Kami mengajak
seluruh elemen masyarakat untuk menjadi contoh, terutama bagi anak-anak, agar
terbiasa hidup sehat sejak dini,” katanya.
Ia juga
menegaskan bahwa pembiasaan cuci tangan sejak dini merupakan bentuk nyata dari
upaya mencetak generasi Sehat, Cerdas, dan Sejahtera di masa depan.
Tidak hanya soal
kebersihan diri, TP-PKK juga menambahkan dimensi lain dalam kegiatan ini yakni
penanaman pohon dan konsumsi makanan bergizi. Aksi ini menjadi bagian dari
strategi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan
mengatasi persoalan stunting.
“Hari ini kita
juga membagikan dan menanam pohon sebagai bagian dari menjaga keseimbangan
ekosistem dan kualitas udara. Selain itu, kita bagikan susu dan telur sebagai
upaya pencegahan stunting. Kandungan protein, vitamin, dan mineral dari dua
makanan ini sangat penting untuk pertumbuhan anak-anak,” tegas Partinia.
Kegiatan ini
diharapkan berdampak besar dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya
kesehatan, terutama pada usia dini. Partinia optimistis bahwa melalui edukasi
berkelanjutan dan partisipasi aktif masyarakat, Lampung Barat dapat mencetak
generasi masa depan yang lebih kuat dan sehat.
“Saya
ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi. Semoga
kegiatan ini memberi dampak positif bagi seluruh masyarakat Kabupaten Lampung
Barat,” tutupnya. [MFH/Dikominfotik Lambar]











3.jpg)