- Diduga Lakukan Kekerasan Verbal terhadap Anak, Oknum Collector OTO Finance Resmi Dilaporkan
- Operasi Pasar Minyakita Digelar Serentak pada 15 Kabupaten/Kota di Lampung
- Pesawaran Tampilkan Produk Unggulan UP2K Dalam Kunjungan Kerja TP PKK Pusat di Lampung
- Bupati Pringsewu Audiensi dengan Ombudsman Lampung Bahas Pelayanan Publik
- Lamtim Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Bupati Ela: Pertumbuhan Daerah Ada di Tangan Pelaku Usaha
- Rakor DWP Lamteng Tekankan Pelaksanaan Program Kerja dan E-Reporting
- TP PKK Provinsi Lampung Dorong Pemberdayaan Lansia dan Ketahanan Keluarga
- TP-PKK Lampung Utara Turut Berpartisipasi Dalam Bulan Bhakti Ikatan Bidan Indonesia
- TP-PKK Lampura Turut Perkuat Pengendalian Inflasi Serta Jaga Daya Beli Masyarakat
- Sampah Capai 127 Ton Per Hari, Bupati Parosil Jemput Dukungan ke Kementerian Lingkungan Hidup
Usai Kades di Berhentikan Sekdes dan Bendahara Desa Bangunan Terancam di Laporkan ke Kejaksaan Oleh

Lampung Selatan, MFH.NET-Permasalahan demi permasalahan seperti nya terus terungkap, setelah Kades Bangunan, Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan, di berhentikan karna terjerat hukum.
Baca Lainnya :
- ASDP Gandeng KPK Perkuat Sistem Antikorupsi, Dirut: Komitmen Wujudkan BUMN Berintegritas0
- Tidak Hanya Sektor Pertanian Anggota DPRD Lampung Aribun sayunis Inginkan Desa Ada Produk Khas Desa 0
- Polres Lampung Selatan Gandeng Lintas Instansi Cegah Karhutla0
- Dukung Asta Cita Kejati Lamsel Tanam Jagung Bersama 0
- Lampung Rampungkan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Gubernur Mirza Terima Apresiasi 0
Sekarang ini Bendahara dan Sekretaris desa ( Sekdes), terancam di laporkan warga ke kejaksaan karna di duga membuat laporan fiktif di APBdes Desa Bangunan tahun 2024.
Dari informasi yang di terima, warga menemukan beberapa kegiatan yang di danai dari Dana Desa tahun 2024, Namun Sampai Saat ini, tidak terealisasi.
Yang bikin marah masyarakat, Bantuan bedah rumah untuk masyarakat tidak mampu tidak di salurkan.
" Kami bener - bener kesel, bantuan bedah Rumah, untuk tiga unit bagi masyarakat tidak mampu tidak di salurkan, padahal itu Anggaran tahun 2024, yang anggaranya Rp.30.000.000, dan ini sudah pertengahan tahun 2025," Ucap Z, warga desa Bangunan dengan Nada Kesel, Saat memberikan Keterangan, Rabu, (30/7/2025).
Lebih lanjut dirinya mengatakan, selain bantuan bedah rumah ternyata, Anggaran untuk Lampu jalan dan tiang sebesar Rp. 7.500.000, Anggaran Pengadaan Soundsystem, Rp.15.000.000, Leptop Rp.15.000.000, Bibit kayu medang 6.000.000, dan pengadaan Tenda , 10.000.000, dan juga tidak di realisasikan.
" Kami sudah melaporkan dugaan kegiatan fiktif, yang di lakukan oleh Sekdes dan bendahara desa Bangunan ke pada Camat Palas, M. Iqbal Fuad, namun sampai saat ini belum ada tindakan yang di ambil," Terang nya
Dirinya juga mengomentari kegiatan Monitoring yang di lakukan oleh pihak Kecamatan, nyata-nyatanya pada tahun 2024 ada kegiatan yang di danai dana desa yang belum di laksanakan tapi pencairan DD maupun ADD untuk tahun 2025 lancar.
Padahal syarat untuk dapat mencairkan DD di tahab selanjutnya semua kegiatan telah terealisasikan. Mereka juga mengancam akan melaporkan dugaan fiktif tersebut ke, Kejaksaan Negeri Kalianda dan Ke Polres Lampung Selatan.
Sementara itu Kaur Keuangan Desa Bangunan, Biahdi, berdalih telah mencairkan seluruh dana untuk kegiatan bedah rumah kepada kepala desa saat itu.
Dia mengaku untuk anggota DD dan ADD di serahkan ke Kepala Desa, Isnaini
“Uang sudah saya keluarkan semua ke pak kades, tapi saya tidak tahu untuk apa kegunaannya. Karna setiap pengeluaran saya masukan dalam catatan saya," ucap dia











3.jpg)