- Polsek Wonosobo Tangkap Pelaku Pemerasan Disertai Pengancaman di Jalur Suoh BNS Tanggamus
- Bupati Tanggamus Terima Rembuk Pemuda Lampung
- Terima Garuda TV Lampung, Bupati Tanggamus: Media Ikut Awasi Realisasi Pembangunan
- Diduga Cabuli Bocah Lelaki Berulang Kali, Kakek 69 Tahun Ditangkap Polisi
- Pemkot Metro Perkuat Pencegahan Korupsi melalui Integritas dan Partisipasi Masyarakat
- Wali Kota Metro Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
- Plt Bupati Lampung Tengah Lantik Sulpakar sebagai Pj Sekda
- Bupati Lampung Tengah Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026
- Bupati Dedi Irawan Serahkan Bantuan Dana
- Pemkab Pesisir Barat Ikuti Sosialisasi Kebijakan Transfer Daerah Kemendagri
Bupati Dedi Irawan Hadiri Penutupan Acara Kakiceran di Pekon Kuripan

PESISIR BARAT, MFH,-- Bupati
Pesisir Barat, Dedi Irawan menghadiri malam penutupan tradisi kakiceran di
Pekon Kuripan Kecamatan Pesisir Utara, Kamis Malam ( 26/03/2026).
Hadir juga mendampingi bupati dalam
kegiatan tersebut Staf Ahli Bupati, Asisten III Bidang Administrasi Umum, Armen
Qodar, S.P., M.M., Perwakilan Kepala Organisai Perangkat Daerah (OPD), Tokoh
Adat, Tokoh Masyarakat, Pemuda Pemudi Pekon Kuripan, dan masyarakat setempat
yang ikut menyaksikan.
Mengawali sambutannya, Bupati Dedi
Irawan menyampaikan, atas nama Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat mengucapkan,
Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin.
Semoga segala khilaf dan salah kita dilebur, dan kebersamaan ini semakin
mempererat tali persaudaraan di antara kita.
Baca Lainnya :
- Pemda Pesisir Barat Ikuti Acara Kakiceran di Pekon Lemong0
- Bupati Pesisir Barat Hadiri Halal Bihalal di Pekon Kota Batu0
- Pemkab Pesisir Barat Terima Audiensi Repong Indonesia, Bahas Penguatan Unit Konservasi Gajah0
- Staf Ahli Heny Yulistiani Sidak Inspeksi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Lebaran 20260
- Pemkab Pesisir Barat Terima Kunjungan BBPOM Bandar Lampung0
"Kita patut bersyukur dan
bangga, karena kakiceran telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda
(WBTB) Kabupaten Pesisir Barat sejak tahun 2016. Ini adalah pengakuan bahwa
tradisi ini memiliki nilai luhur yang harus kita jaga bersama," ungkap
Bupati.
Perlu kita pahami bersama bahwa
tradisi kakiceran ini adalah kekayaan khas yang hanya dimiliki oleh wilayah
Pugung, yakni di Kecamatan Pesisir Utara dan Lemong, yang dijaga oleh tiga
Marga yang diantaranya, Marga Pugung Tampak, Marga Pugung Penengahan, dan Marga
Pugung Malaya. Oleh karena itu, sudah menjadi tanggung jawab kita semua untuk
terus merawat dan melestarikannya.
"Untuk itu Pemerintah
Kabupaten Pesisir Barat mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus
mendukung upaya pelestarian adat dan budaya kita. Jangan sanpai warisan
berharga ini Dari sampai warisan berharga dari para leluhur ini tergerus oleh
zaman. Justru sebaliknya, kita harus semakin bangga, semakin cinta, dan semakin
bersemangat menjaga keberlangsungannya," harap Bupati.
Lebih lanjut, kami juga
menyampaikan harapan agar pelaksanaan kakiceran ke depannya dapat dimulai lebih
awal, hal ini semata-mata untuk menjaga kesehatan dan keselamatan para penari,
khususnya generasi muda kita, maka sudah saatnya kita menyesuaikan pelaksanaan
tradisi ini tanpa mengurangi nilai dan makna yang terkandung di dalamnya.
"Mari kita jadikan kakiceran ini bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga
sebagai sarana memperkuat persatuan, menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya,
serta menjaga keharmonisan ditengah masyarakat. semoga tradisi ini terus hidup,
lestari, dan menjadi kebanggaan bagi generasi kita hari ini hingga generasi
yang akan datang," pungkas Bupati.
Terima kasih kepada seluruh
pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini. [MFH/Diskominfotiksan]











