- Kakanwil Kemenag Tekankan Penguatan Pelayanan Umat Saat Kunjungan ke KUA Gisting Tanggamus
- Petani Cabai Lamsel Keluhkan Biaya Produksi Melonjak, Harga Jual Justru Anjlok Saat Panen Raya
- PTPN I Polisikan Lansia 72 Tahun Kasus Pencurian Getah Karet
- Rekam Jejak Polwan Pertama jadi Kapolsek di Polres Tanggamus, dari Reskrim Hingga Humas
- SDN 1 Tekad Raih Juara 1 Tari Kreasi dan jadi Juara Umum FLS3N Kecamatan Pulau Panggung
- Kabidkeu dan Kabid Dokkes Polda Lampung Pimpin Apel Pamatwil Polres Tanggamus
- Diduga Lakukan Kekerasan Verbal terhadap Anak, Oknum Collector OTO Finance Resmi Dilaporkan
- Operasi Pasar Minyakita Digelar Serentak pada 15 Kabupaten/Kota di Lampung
- Pesawaran Tampilkan Produk Unggulan UP2K Dalam Kunjungan Kerja TP PKK Pusat di Lampung
- Bupati Pringsewu Audiensi dengan Ombudsman Lampung Bahas Pelayanan Publik
Awal Tahun 2026, Gubernur Lampung Sidak Disiplin ASN

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Pemerintah
Provinsi Lampung menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah organisasi
perangkat daerah (OPD) dan pusat pelayanan publik pada hari pertama kerja tahun
2026, Jumat (02/01/2026). Sidak ini dipimpin langsung oleh Gubernur Lampung
Rahmat Mirzani Djausal sebagai upaya menegakkan disiplin aparatur sipil negara
(ASN) dan memastikan pelayanan publik berjalan optimal.
Sidak dilakukan secara serentak
oleh tiga tim. Tim pertama dipimpin Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, tim kedua
oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Lampung Mulyadi Irsan,
dan tim ketiga oleh Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Lampung Sulpakar.
Gubernur menegaskan, sidak
merupakan bentuk komitmen pemerintah provinsi dalam menjalankan aturan disiplin
ASN sesuai peraturan perundang-undangan. Regulasi tersebut antara lain
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara serta Peraturan
Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.
Baca Lainnya :
- Kapolda Lampung Monitoring Pengamanan Tahun Baru dan Vicon dengan Kapolri0
- Dua Truk Fuso Alami Kecelakaan di Lampung Selatan0
- Tahun 2025 Pemprov Lampung Tutup 20 Tambang Ilegal0
- Pemprov Lampung Luncurkan SI AWAS, Perkuat Pengawasan Pemerintahan Berbasis Digital0
- Peringati Hari Jadi ke-80 Intelijen Polri, Polda Lampung Kirim Bantuan untuk Korban Bencana Sumbar0
“Sidak ini untuk memastikan
disiplin ASN benar-benar dijalankan dan kinerja perangkat daerah berjalan
sesuai tugas dan fungsinya,” ucap Gubernur saat meninjau sejumlah OPD dan biro
di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Lampung.
Selain kantor pemerintahan,
Gubernur juga meninjau Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) guna
memastikan layanan publik tetap maksimal. Menurutnya, RSUDAM merupakan rumah
sakit rujukan terakhir bagi seluruh kabupaten dan kota di Lampung.
“Semua rujukan terakhir dari
kabupaten dan kota itu ke Abdul Moeloek. Tidak ada rumah sakit lain lagi,
sehingga pelayanannya harus tetap optimal,” ujar Gubernur.
Gubernur menjelaskan bahwa RSUDAM
saat ini menghadapi persoalan kelebihan kapasitas. Karena itu, pemerintah
provinsi mendorong peningkatan fasilitas dan layanan, termasuk pengembangan
teknologi medis baru.
“Saya sudah minta Pak Sekda untuk
mendukung penuh apa saja yang dibutuhkan Abdul Moeloek. Kemudian untuk tahun
2026, RSUD Abdul Moeloek akan memiliki fasilitas LASIK dan menjadi rumah sakit
pertama di wilayah Sumbagsel yang menyediakan layanan tersebut,” ucap Gubernur.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur
meninjau Instalasi Farmasi, poliklinik umum, Unit Gawat Darurat, serta ruang
rawat inap bedah. Ia juga berdialog langsung dengan sejumlah pasien untuk
mendengar pengalaman mereka terkait pelayanan rumah sakit.
Salah satu pasien, Sutrisno (62),
warga Gunung Sugih, Lampung Tengah, menyampaikan apresiasi atas pelayanan
RSUDAM. “Saya kemoterapi tulang, sudah tiga tahun pakai BPJS. Alhamdulillah
pelayanannya sangat baik,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten Perekonomian
dan Pembangunan Mulyadi Irsan melaporkan hasil sidak di 15 OPD menunjukkan
tingkat kehadiran dan kesadaran ASN secara umum sudah cukup baik. Meski
demikian, ia menilai masih diperlukan pembinaan bagi ASN yang belum menunjukkan
disiplin optimal.
“Tingkat kesadaran sudah cukup,
tapi tetap perlu dukungan dan pembinaan untuk yang masih belum maksimal,” kata
Mulyadi.
Adapun Asisten Administrasi Umum
Setda Provinsi Lampung Sulpakar menegaskan sidak dilakukan untuk memastikan
pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu. Menurutnya, disiplin dan tanggung
jawab ASN menjadi kunci utama terwujudnya pemerintahan yang profesional.
“Disiplin dan tanggung jawab adalah
kunci utama dalam mewujudkan pemerintahan yang melayani,” ujar Sulpakar. [MFH/Dinas
Kominfotik Lampung]











3.jpg)