- Polsek Limau Terima Penyerahan Gadis Kota Agung yang Dilaporkan Meninggalkan Rumah
- Kantor Pelayanan Haji dan Umroh Terpadu Lambar Mulai Dibangun
- Pemkot Metro dan Forkopimda Perkuat Kolaborasi Tata TPAS Karangrejo
- Rafieq: Persoalan TPAS Karangrejo Momentum Benahi Pengelolaan Sampah Metro
- Bupati Lamtim Dampingi Gubernur Tinjau Kebakaran Kawasan Way Kambas
- Pembangunan Gedung Cathlab RSUD Pesawaran Dimulai, Perkuat Akses Layanan Jantung
- Perwatusi Dikukuhkan, Gerakan Hidup Aktif dan Sehat Diperluas ke Seluruh Daerah
- Gubernur Mirza Pastikan Penanganan Kebakaran di Braja Harjosari Terkendali
- Menagih Output Perkaderan Muhammadiyah: Melahirkan Pemikir atau Sekadar Pengikut?
- Bupati Tanggamus Ramah Tamah dengan Pasien Operasi Bibir Sumbing
Bupati Lamtim Dampingi Gubernur Tinjau Kebakaran Kawasan Way Kambas

LAMPUNG TIMUR, MFH,-- Kebakaran hutan dan lahan
kembali terjadi di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung
Timur. Setelah titik api sebelumnya di Desa Braja Harjosari berhasil
dipadamkan, kebakaran kembali muncul di titik baru di Desa Braja Luhur.
Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah turun
langsung ke lokasi untuk memastikan proses pemadaman berjalan cepat dan
melibatkan seluruh unsur terkait.
Ela mengatakan, pemerintah daerah terus
melakukan koordinasi dan kolaborasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah
(Forkopimda), TNWK, Pemerintah Provinsi Lampung hingga pemerintah pusat melalui
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Badan Nasional Penanggulangan
Bencana (BNPB).
Baca Lainnya :
- Gubernur Mirza Pastikan Penanganan Kebakaran di Braja Harjosari Terkendali0
- Pemkab dan DPRD Lamtim Perkuat Landasan Pembangunan dan Pelayanan Publik0
- Wabup Azwar Hadi Pimpin Finalisasi SOP dan Persiapan MRC Pekerja Migran0
- Pesta Rakyat Batanghari Meriah, Bupati Ela Ajak Masyarakat Perkuat Kebersamaan0
- Sholawat Kebangsaan, Bupati Ela Ajak Warga Jaga Persatuan dan Bijak Bermedia Sosial0
"Kami selaku kepala daerah turut turun
bersama-sama mendukung dan berupaya untuk gerak cepat dalam rangka proses
pemadaman," ujar Ela saat berada di lokasi kebakaran, Minggu (23/8/2026).
Menurut dia, titik kebakaran pertama yang
berada di Desa Braja Harjosari telah berhasil dipadamkan pada Sabtu malam
sekitar pukul 19.30 WIB. Namun, pada Minggu pagi kembali ditemukan titik api
baru di Desa Braja Luhur.
"Ini adalah titik baru yang ada di Desa
Braja Luhur. Mudah-mudahan kita nanti tangani bersama," katanya didampingi
Sekda Rustam Effendi.
Pemadaman melibatkan berbagai unsur, mulai dari
personel TNWK dan polisi hutan, Polres Lampung Timur, Kodim, Batalyon,
pemerintah daerah serta Pemerintah Provinsi Lampung.
Ela menyebut kehadiran personel tambahan dari
Batalyon menjadi salah satu dukungan untuk mempercepat proses penanganan
kebakaran.
"Semua personel sudah turun dari semua
pihak terkait. Kita alhamdulillah kedatangan tenaga baru ini, Batalyon, dan
juga pemerintah daerah serta pemerintah provinsi. Ini turun semuanya dalam
upaya mempercepat menghentikan kebakaran," ujarnya.
Selain penanganan secara manual, pemerintah
juga terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat dukungan
water bombing atau pemboman air apabila diperlukan.
"Pasukan dan personel semuanya sudah di
lapangan. Kita juga terus koordinasi ke pusat terkait percepatan water bombing.
Tetapi sebelumnya kita antisipasi secara manual," jelas Ela.
Kondisi medan yang sulit dilalui kendaraan
membuat proses pemadaman harus dilakukan dengan peralatan dan tenaga manual.
Sejumlah sarana pendukung seperti alkon, selang dan peralatan lainnya
dikerahkan ke lokasi.
"Alat-alat yang sudah kita support itu
masuk semuanya, alkon, selang, bahkan personel. Kolaborasi ini penting
dilakukan," kata Ela.
Dia menegaskan, keselamatan petugas menjadi
prioritas utama dalam proses pemadaman. Di sisi lain, kawasan TNWK merupakan
wilayah konservasi yang harus dijaga dari kerusakan akibat kebakaran.
Ela juga mengimbau masyarakat agar tidak
melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan.
"Kami menghimbau kepada seluruh
masyarakat, ayo kita hindari aktivitas-aktivitas yang bisa memicu kebakaran
hutan. Ayo kita jaga lingkungan, jaga hutan, jaga konservasi untuk masa depan
anak-anak kita ke depan," tegasnya.
Pemerintah berharap penanganan titik api di
Desa Braja Luhur dapat segera dituntaskan sehingga kebakaran tidak meluas ke
kawasan lainnya.
"Jaga Taman Nasional
Way Kambas sebagai alam konservasi yang menjadi aset masa depan
Indonesia," pungkas Ela. [MFH/Komdigi Lampung Timur]











3.jpg)