- Diduga Lakukan Kekerasan Verbal terhadap Anak, Oknum Collector OTO Finance Resmi Dilaporkan
- Operasi Pasar Minyakita Digelar Serentak pada 15 Kabupaten/Kota di Lampung
- Pesawaran Tampilkan Produk Unggulan UP2K Dalam Kunjungan Kerja TP PKK Pusat di Lampung
- Bupati Pringsewu Audiensi dengan Ombudsman Lampung Bahas Pelayanan Publik
- Lamtim Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Bupati Ela: Pertumbuhan Daerah Ada di Tangan Pelaku Usaha
- Rakor DWP Lamteng Tekankan Pelaksanaan Program Kerja dan E-Reporting
- TP PKK Provinsi Lampung Dorong Pemberdayaan Lansia dan Ketahanan Keluarga
- TP-PKK Lampung Utara Turut Berpartisipasi Dalam Bulan Bhakti Ikatan Bidan Indonesia
- TP-PKK Lampura Turut Perkuat Pengendalian Inflasi Serta Jaga Daya Beli Masyarakat
- Sampah Capai 127 Ton Per Hari, Bupati Parosil Jemput Dukungan ke Kementerian Lingkungan Hidup
Gaul Bareng Bupati Parosil, Sawah Lega Berubah Jadi Pusat Kreativitas UMKM

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Minggu pagi 16 November
di Sawah Lega, Kecamatan Kebun Tebu, mendadak berubah jadi spot paling hits
se-Lambar. Bukan tanpa alasan: ratusan warga tumplek-blek menghadiri GAUL
(Gelaran Asik UMKM Lokal) yang digelar oleh Karang Taruna Lampung Barat
Acara yang dikemas kekinian dan penuh vibes
positif ini ikut dihadiri langsung oleh Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus
bersama Ketua TP-PKK Partinia Parosil Mabsus, serta jajaran kepala dinas,
camat, peratin, dan para pelaku UMKM dari berbagai kecamatan.
Sejak pukul 07.00 pagi, crowd sudah mengular di
jalur Sawah Lega. Kabut putih yang menggantung di perbukitan Kebun Tebu berubah
jadi background estetik alami, pas banget buat ngonten maupun healing
tipis-tipis sebelum acara dimulai.
Baca Lainnya :
- Bupati Lambar Ditetapkan Jadi Pelindung, Ketua DPRD Sebagai Ketua PMI0
- Dukung Penguatan Iman, Pemkab Lambar Lepas 79 Jamaah Umroh0
- Bupati Parosil Dilantik Sebagai Ketua DPC ABPEDNAS Lampung Barat0
- Wabup Lambar Ikuti Rakornas Singkronisasi Tata Ruang Pertahanan0
- Bupati Kumpulkan Seluruh Peratin dan Camat se-Kabupaten Lampung Barat0
Acara dibuka dengan senam bersama yang bikin
suasana makin cair. Warga, anak-anak, ibu-ibu, hingga bapak-bapak lanjut usia
terlihat enjoy ikut senam ditemani sinar matahari yang pelan-pelan naik di
balik punggung bukit. Energi paginya benar-benar “gaul” banget, fresh, fun, dan
friendly.
Belum selesai napas setelah senam, panitia
Karang Taruna langsung ngegas dengan challenge yang unik. Ibu-ibu dan anak
sekolah dikasih nominal uang yang sama, lalu diminta belanja sebanyak mungkin
varian makanan/minuman di lapak UMKM. Yang paling banyak dapat varian? Dapat
doorprize!
Lapak UMKM? Jangan tanya! Total 35 lapak
berjajar rapi, menampilkan produk-produk lokal dari jajanan tradisional,
kudapan modern, sampai minuman herbal yang bikin tubuh makin sehat. Transaksi
berlangsung seru, penuh tawar-menawar ramah khas pasar rakyat. Kerasa banget
kehidupan ekonomi kreatif bergerak di depan mata.
Ketua Karang Taruna Lampung Barat, Ahmad Ali
Akbar, yang juga Anggota DPRD Lambar, menyampaikan bahwa GAUL adalah bentuk
nyata dukungan Karang Taruna terhadap dunia UMKM.
“Kita kumpul dalam rangka kegiatan senam
bersama dalam kegiatan GAUL. Ini bagian dari support Karang Taruna untuk
memasarkan produk-produk lokal yang diproduksi kawan-kawan UMKM. Walaupun
kondisi keuangan daerah sedang efisiensi, Karang Taruna tetap bisa mengadakan
kegiatan yang mensupport kemajuan daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Lampung Barat, Parosil
Mabsus, membuka sambutannya dengan gaya khasnya yang penuh energi:
“Salam olahraga, tabik pun..! Ini senam gaul,
UMKM gaul, anak muda gaul, ibu-ibu gaul, bapak-bapak gaul, karang tarunanya
lebih gaul.” sembari mengepalkan tangan.
Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini bukan
sekadar kumpul-kumpul, tapi bentuk nyata dukungan kepada pelaku UMKM.
“Setelah olahraga kita kuliner, tapi hari ini
kulinernya nggak gratis, bayar. Karena ini untuk mendukung UMKM,” ujar Pacik
Parosil sembari becanda ringan menghibur peserta yang hadir.
“Pelaku UMKM kita sangat kreatif, banyak
makanan lokal yang diproduk dengan berbagai cara, bentuk, warna, rasa. Tinggal
bagaimana kita sebagai pendukung ikut memberikan perhatian.” imbuhnya.
Pacik Parosil mengatakan, bahwa kegiatan ini
adalah pemantik awal, yang mudah-mudahan ke depan punya konsep yang lebih asik
lagi dan mengasikkan.
Perlu kita tau, GAUL bukan cuma jadi ajang
seru-seruan, tapi mendorong ekonomi lokal. Kreativitas UMKM terpacu, masyarakat
jadi lebih mengenal produk lokal, dan generasi muda pun ikut meramaikan.
Acara ini membuktikan bahwa kolaborasi
komunitas dan pemerintah bisa menghasilkan vibe positif yang berdampak langsung
pada ekonomi kerakyatan.
Lampung Barat makin gaul.
UMKM-nya makin naik kelas. Siap-siap, mungkin tahun depan GAUL bakal lebih
besar dan lebih heboh! [MFH/Diskominfo Lambar]











3.jpg)