- Wagub Jihan Temui Massa Aksi Mahasiswa, Pemprov Kawal Aspirasi ke Pemerintah Pusat
- Pemprov Perkuat Langkah Antisipasi Dampak El Nino terhadap Inflasi dan Ketahanan Pangan
- Pemprov Lampung Matangkan Persiapan MPLS Sekolah Rakyat
- Gubernur Dorong ASN Optimalkan Lampung In untuk Percepat Layanan Publik Digital
- Rumah Sakit Hewan Segera Beroperasi di Provinsi Lampung
- Gubernur Apresiasi Panji Sewu Gelar Tradisi Suran dan Jamasan Pusaka
- Sekda Nukman Resmikan Ponpes Miftahurrohmah II, Dorong Santri Punya Ijazah Formal
- Peringati 1 Muharam 1448 H, Bupati Parosil Ajak Warga Perkuat Iman dan Dukung Program Pemerintah
- Peringati Harganas ke-33, Wabup Ajak PLKB Perkuat Peran Wujudkan Generasi Emas
- Festival Budaya Sekappung Limo Migo II Meriah Digelar
Gubernur Lampung Temui Demonstran

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Ratusan mahasiswa bersama elemen masyarakat yang
tergabung dalam Aliansi Lampung Melawan menggelar aksi damai di depan Gedung
DPRD Provinsi Lampung, Senin (1/9/2025).
Dalam aksinya, massa menyuarakan 10 tuntutan strategis yang
dinilai penting untuk perbaikan tata kelola pemerintahan dan peningkatan
kesejahteraan rakyat, di antaranya:
1. Pengesahan RUU Perampasan Aset Koruptor.
Baca Lainnya :
- Tiga Ton Daging Ilegal di Amankan Karantina Lampung 0
- Hujan Deras Sebabkan Bencana Longsor di Pesawaran0
- Diguyur Hujan, Polresta Bandarlampung dan Ojol Gelar Doa Bersama untuk Affan di Tugu Adipura0
- Lampung Jadi Provinsi Pertama Proyek Percontohan Nilai Ekonomi Karbon Perhutanan Sosial di Indonesia0
- Kapolda Lampung Sampaikan Bela Sungkawa0
2. Transparansi dan evaluasi tunjangan DPRD.
3. Evaluasi dan pemberhentian menteri bermasalah.
4. Pemecatan kader partai yang terlibat kasus hukum.
5. Desakan agar Kapolri mundur.
6. Efisiensi anggaran di sektor pendidikan dan kesehatan.
7. Kenaikan gaji guru dan tenaga kesehatan.
8. Pembebasan lahan rakyat.
9. Pengukuran ulang lahan SGC.
10. Tindakan tegas Kapolda Lampung dan Kejati terkait polemik
SGC.
Mahasiswa menegaskan, tuntutan tersebut bukan hanya
kepentingan kelompok, melainkan suara rakyat yang harus diperjuangkan
pemerintah pusat maupun daerah.
Menanggapi hal itu, Gubernur Lampung Rahmad Mirzani Djausal
bersama Forkopimda, Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar, Kapolda
Lampung Irjen Pol Helmy Santika, serta Pangdam II/Sriwijaya Mayjen Kristomei
Sianturi turun langsung menemui massa.
“Saya berterima kasih kepada seluruh elemen yang ikut dalam aksi
ini. Saya berharap aksi ini berjalan kondusif dan damai. Saya bersama seluruh
stakeholder akan memperjuangkan aspirasi adik-adik untuk disampaikan kepada
Presiden,” ujar Mirzani.
Ia juga mengingatkan agar peserta aksi tetap menjaga
kondusivitas. “Mari kita jaga Lampung, kita tunjukkan Lampung tidak diam. Saya
berharap adik-adik bisa menjaga provinsi ini tetap aman dan damai,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Lampung menyampaikan apresiasinya.
“Kami segenap pimpinan dan anggota DPRD mengapresiasi aspirasi teman-teman yang
disampaikan secara damai dan terhormat. Kami siap mengawal dan menyampaikan
tuntutan ini kepada pemerintah pusat dan Polri,” tegasnya.
Kapolda Lampung turut menyampaikan duka mendalam atas
wafatnya Affan dalam demonstrasi di Jakarta beberapa waktu lalu. “Kami memohon
maaf dan berjanji hal itu tidak akan terulang lagi. Kami akan mengawal kasus
ini dengan tuntas dan transparan,” ujarnya.
Aksi damai ini berlangsung tertib dengan pengawalan aparat
kepolisian. Massa berjanji akan terus mengawal tuntutan hingga ada langkah
nyata dari pemerintah.
Gubernur Siap Tindaklanjuti 10 Poin Tuntutan Massa
Sementara dalam aksi
massa tersebut, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Kapolda Lampung
Irjen Pol. Helmy Santika, Pangdam XXI/Radin Intan Mayor Jenderal (Mayjen) TNI.
Kristomei Sianturi serta jajaran DPRD Lampung duduk menemui massa.
Kemudian Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal berjanji segera
menindaklanjuti tuntutan mahasiswa peserta aksi. “Kami siap untuk
memperjuangkan aspirasi adik-adik kepada presiden kita agar benar-benar bisa
dilaksanakan,” ujar Mirza.
Selanjutnya Mirza juga berterimakasih kepada mahasiswa dan elemen masyarakat. Karena melaksanakan aksi dengan suasana yang kondusif. “Mari sama-sama kita jaga Lampung kita,” katanya. [MFH/**]











3.jpg)