- DesaKu Maju Dorong Hilirisasi Perdesaan Lampung untuk Perkuat MBG dan KDMP
- Korsleting Listrik Picu Kebakaran di Rejomulyo, Sebagian Rumah Warga Hangus
- Lampung Barat Gandeng Kemenhub, Fokus Cetak Tenaga Transportasi Berkualitas
- Bupati Pesisir Barat Sampaikan LKPJ TA 2025 Dalam Rapat Paripurna DPRD
- Sensus Ekonomi 2026, Pemprov Lampung Perkuat Sinergi untuk Data Berkualitas
- Evaluasi Desaku Maju 2025, Pemprov Lampung Siapkan Strategi Penguatan Hilirisasi Desa
- Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Antarwilayah untuk Optimalisasi PAD
- Pemkab Gelar Rakor Persiapan Peringatan Hari jadi Kabupaten Lampung Tengah ke 80
- Pemkab Lamteng Gelar Rapat Penyiapan Dokumen Lingkungan Jembatan Gantung Way Campang
- Pemkab Lampung Barat Dorong ASN jadi Pelopor Mutasi Kendaraan Demi Dongkrak PAD
Gubernur Mirza Bersama Masyarakat Berolahraga dalam Ajang Bertema Justice Run

BANDARLAMPUNG, MFH,-- Gubernur Lampung Rahmat
Mirzani Djausal mengajak masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai bagian
dari gaya hidup sehari-hari guna mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, dan
berkarakter.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Justice
Run yang digelar di halaman Kantor Gubernur Lampung, Minggu (5/4/2026).
Gubernur Mirza menegaskan pentingnya membangun
budaya hidup sehat di tengah masyarakat.
Baca Lainnya :
- Pemprov Lampung Percepat Proses Pembangunan Lampung Sport Center (LSC)0
- Mahasabha KMHDI XIV di Unila, Gubernur Dorong Mahasiswa jadi Motor Pembangunan0
- Kurangi Pengangguran, Strategi Terpadu Pemprov Lampung: Dari Pelatihan hingga Pengembangan Industri0
- Stabilitas Harga Terjaga, IHK Lampung Lebih Rendah dari Nasional0
- Sekda Pringsewu Wakili Bupati Hadiri Paripurna HUT ke-62 Provinsi Lampung0
“Kita dorong masyarakat Lampung untuk gemar
berolahraga, hidup sehat, dan berpikir cerdas. Ini yang kita inginkan untuk
kemajuan Lampung ke depan, yang dibangun secara bersama-sama dengan melibatkan
seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menilai kegiatan tersebut sebagai
bagian dari pembangunan ruang publik yang sehat dan inklusif. Menurutnya, ruang
publik harus mampu mendukung kesehatan fisik sekaligus memperkuat kehidupan
sosial masyarakat.
“Kita ingin ruang publik yang sehat, baik
secara fisik maupun sosial. Masyarakat Lampung tidak hanya sehat badannya,
tetapi juga sehat cara berpikirnya, serta memiliki nilai-nilai kuat dalam
menjaga integritas,” kata Mirza.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya
membangun kebiasaan positif sejak dini, seperti bangun pagi dan rutin
berolahraga. Hal tersebut dinilai sebagai fondasi dalam menciptakan budaya hidup
sehat di tengah masyarakat.
“Kalau masyarakat Lampung mulai terbiasa bangun
pagi dan berolahraga setelah subuh, maka kita sedang membentuk budaya kehidupan
yang sehat. Ini adalah salah satu hal paling penting,” ungkapnya.
Gubernur Mirza juga mendorong peningkatan
fasilitas olahraga yang merata di seluruh wilayah Lampung. Ia menegaskan bahwa
akses terhadap sarana olahraga merupakan hak masyarakat.
“Ke depan, fasilitas olahraga publik harus kita
dorong, tidak hanya di Bandar Lampung, tetapi di seluruh kabupaten dan kota.
Masyarakat punya hak untuk hidup sehat,” tegasnya.
Mirza mengapresiasi tema yang diusung yaitu
Justice karena dinilai sarat makna. Ia menyebut, kegiatan tersebut menjadi
simbol perjuangan dalam mewujudkan keadilan.
“Justice Run mengingatkan kita bahwa perjuangan
untuk keadilan itu seperti berlari membutuhkan stamina, konsistensi, dan arah
yang jelas. Meskipun kadang lelah, selama tujuannya benar, kita harus terus
melangkah,” ujarnya.
Menurutnya, semangat keadilan harus dekat
dengan masyarakat dan dapat dirasakan oleh semua lapisan. Ia menegaskan bahwa
pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada
pembangunan karakter masyarakat.
“Membangun daerah bukan hanya soal fisik,
tetapi juga membangun karakter masyarakat yang menjunjung tinggi nilai
keadilan, kejujuran, dan kebersamaan,” kata Mirza.
Terakhir, Gubernur berharap kegiatan serupa
dapat terus berlanjut dan memberikan dampak nyata dalam kehidupan sehari-hari
masyarakat.
“Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti di
sini. Semangatnya harus dibawa pulang ke lingkungan masing-masing, ke tempat
kerja, komunitas, dan kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
Kegiatan ini diikuti para peserta dari berbagai
kalangan dan daerah di Indonesia, dengan kategori lomba 10K dan 5K untuk umum,
serta 5K untuk pelajar. [MFH/Adpim]











3.jpg)