Gubernur Mirza Dorong Kreator Muda Sebagai Agen Pelestari Budaya Melalui Karya Seni

By redaksi 08 Des 2025, 14:12:22 WIB Saburai
Gubernur Mirza Dorong Kreator Muda Sebagai Agen Pelestari Budaya Melalui Karya Seni

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal memberikan apresiasi atas langkah Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI yang menghadirkan sosialisasi Empat Pilar MPR—Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—melalui pendekatan seni dan budaya

Menurutnya, metode tersebut menjadi cara yang lebih efektif untuk menjangkau masyarakat secara luas.

“Seni itu cepat dipahami dan budaya itu melekat. Ketika pesan kebangsaan disampaikan melalui pertunjukan rakyat seperti ini, yang diterima bukan hanya informasi tetapi juga rasa kebangsaan,” ujar Gubernur saat menghadiri Pagelaran Rakyat MPR RI di Youth Center PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Minggu 7 Desember 2025 malam.

Baca Lainnya :

Ia menyebut kegiatan Pagelaran Rakyat menjadi sarana yang tepat untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap budaya nusantara di tengah derasnya arus digitalisasi. 

Mirza juga mengingatkan bahwa Lampung sebagai daerah dengan keberagaman suku dan etnis merupakan cerminan miniatur Indonesia.

“Keragaman ini bukti bahwa nilai Bhinneka Tunggal Ika hidup dan terjaga dengan baik di Lampung,” tambahnya.

Ia juga menyoroti pentingnya mempertahankan identitas bangsa di tengah derasnya budaya global yang merambah ruang digital. 

Ia mendorong pegiat seni dan kreator muda Lampung agar terus melestarikan budaya melalui karya kreatif, termasuk konten digital.

“Kalau seni dan budaya bisa viral, kenapa Empat Pilar tidak bisa? Saya titip kepada para pegiat kreativitas, kalian instrumen terkuat dalam menjaga budaya dan memperkuat identitas bangsa,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Lampung memiliki potensi besar sebagai pusat kreativitas seni dan budaya. 

Menurutnya, energi kreatif masyarakat Lampung dapat menjadi modal melahirkan talenta bertaraf nasional bahkan internasional.

“Korea Selatan mendunia lewat pop culture. Kita pun punya peluang yang sama. Mungkin yang duduk di ruangan ini suatu hari menjadi artis nasional atau bahkan dunia,” ujar Muzani.

Ia juga menyinggung fenomena budaya Pacu Jalur di Riau yang mendunia berkat momentum digital dan kekuatan budaya lokal. 

Menurutnya, baik seni modern, pop maupun tradisional merupakan bagian penting dari kekuatan identitas bangsa.

“Lampung kaya seni. Hari ini kita hadirkan sebagian dari kekayaan itu, mulai Campursari hingga Jaranan, dari panggung tradisional hingga ruang digital seperti TikTok Live,” katanya.

Di akhir acara, Muzani mengajak masyarakat menjaga semangat berkesenian dengan rasa gembira dan optimisme, serta menyampaikan doa bagi masyarakat Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang tengah terdampak bencana.

Acara Pagelaran Rakyat berlangsung meriah dengan penampilan berbagai kelompok seni daerah dan kreator digital muda. Ribuan masyarakat memadati Youth Center dan menikmati kolaborasi suguhan seni tradisional dan modern. [MFH/Diskominfotik Provinsi Lampung]




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment