- Kunker Komisi VI DPR RI di Lampung, Gubernur Tekankan Pemerataan Ekonomi Berbasis Digital
- Birokrat Purnabakti Utama Provinsi Lampung Gelar Halal Bihalal
- Mad Hasnurin Hadiri Halal Bihalal dan Silaturahmi Warga Pujakesuma Lampung Barat
- Komunitas Biker dan Pemerintah Bersinergi, Gubernur Ungkap Penguatan Ekonomi Lampung
- Paguyuban Pedagang Kuliner Pasar Mambo Jajaki Kerjasama dengan Media Faktual Hukum
- Pemprov Lampung Lakukan Groundbreaking Perbaikan Ruas Jalan Jabung-SP Labuhan Maringgai
- Waspadai El Nino 2026, Pemprov Lampung Matangkan Strategi Mitigasi Terpadu
- Polda Lampung Bongkar Sindikat Penimbunan BBM Ilegal di Pesawaran
- Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 15,7 kilogram Sabu di Pelabuhan Bakauheni
- Pemprov dan KLH Perkuat Sinergi, Wujudkan Langkah Reformasi Pengelolaan Sampah
Kunker Komisi VI DPR RI di Lampung, Gubernur Tekankan Pemerataan Ekonomi Berbasis Digital

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Gubernur Lampung, Rahmat
Mirzani Djausal, menekankan pentingnya pemerataan ekonomi antara wilayah
perkotaan dan perdesaan melalui penguatan ekosistem digital.
Hal tersebut disampaikan saat memberikan
sambutan pada acara Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI terkait
Pengawasan Kinerja serta Dukungan Ekosistem Digital dan Pertumbuhan Ekonomi
Daerah, bertempat di Hotel Grand Mercure, Sabtu (11/04/2026).
Dalam sambutannya, Gubernur memaparkan kondisi
demografis Lampung sebagai provinsi dengan populasi tertinggi kedua di Pulau
Sumatera. Namun, Gubernur menyoroti adanya ketimpangan perputaran uang di mana
70% terkonsentrasi di kota, sementara 30% berada di desa.
Baca Lainnya :
- Birokrat Purnabakti Utama Provinsi Lampung Gelar Halal Bihalal 0
- Komunitas Biker dan Pemerintah Bersinergi, Gubernur Ungkap Penguatan Ekonomi Lampung0
- Paguyuban Pedagang Kuliner Pasar Mambo Jajaki Kerjasama dengan Media Faktual Hukum0
- Waspadai El Nino 2026, Pemprov Lampung Matangkan Strategi Mitigasi Terpadu0
- Pemprov dan KLH Perkuat Sinergi, Wujudkan Langkah Reformasi Pengelolaan Sampah0
“Presiden kita memahami bahwa pemerataan
ekonomi adalah kunci. Di Lampung, kita memiliki potensi besar di sektor
komunitas lokal. Sebagai contoh, ada sekitar 5.000 merek keripik singkong
berbasis komunitas, namun seringkali pertumbuhannya terhambat karena masalah
distribusi dan infrastruktur digital yang belum merata hingga ke pelosok,” ujar
Gubernur.
Gubernur juga mengapresiasi kebijakan strategis
Pemerintah Pusat yang berdampak langsung pada peningkatan pendapatan petani di
Lampung. Gubernur menyebutkan bahwa program-program tersebut berhasil mendorong
pertumbuhan ekonomi Lampung mencapai 5,90% secara tahunan (yoy).
“Ke depan, kami fokus pada dua program kerja
utama. Pertama, menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi kecil di desa.
Kedua, memastikan pemerataan konektivitas digital agar produk lokal desa bisa
bersaing tanpa harus lari ke kota,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI
selaku Ketua Tim Kunjungan Kerja, Nurdin Halim, menyampaikan bahwa kunjungan
ini bertujuan untuk memastikan BUMN, khususnya di sektor telekomunikasi, hadir
secara optimal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami ingin menciptakan keseimbangan antara
pertumbuhan ekonomi di pusat dan di daerah. Transformasi digital harus menjadi
pondasi utama pembangunan ekonomi kita agar tidak ada wilayah yang tertinggal,”
kata Nurdin Halim.
Senada dengan hal tersebut, Direktur
Peningkatan Nilai PT Telkom, Widia, menyatakan komitmennya untuk mendukung visi
Pemerintah Provinsi Lampung. Ia menjelaskan bahwa Telkom tengah fokus pada
program desentralisasi sektor publik, termasuk penyediaan platform digital
untuk sekolah-sekolah di wilayah terpencil serta pemberdayaan UMKM melalui
infrastruktur ekonomi digital yang inklusif.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi
Lampung, Bimo Epyanto, turut menambahkan bahwa sinergi antar-lembaga dan BUMN
sangat krusial dalam mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas daya beli
masyarakat. Ia mencatat bahwa transformasi digital yang dilakukan BUMN seperti
Telkom akan menjadi motor penggerak industri telekomunikasi yang berdampak pada
peningkatan produktivitas daerah.
Acara ini dihadiri oleh anggota Komisi VI DPR
RI, perwakilan manajemen BUMN, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah
Provinsi Lampung. Kegiatan diakhiri dengan diskusi terkait langkah strategis
perluasan akses digital dari kota hingga ke desa untuk memperkuat ekonomi
kerakyatan di Bumi Rua Jurai. [MFH/Dinas Kominfotik Provinsi Lampung]











3.jpg)