- Bupati Tanggamus Jajaki Kerja Sama Pendidikan dan Kebudayaan dengan Pemerintah Turki
- Kapolres Tanggamus Turun Langsung Cek Penanganan Siswa Diduga Keracunan Makanan
- Pemprov Lampung Evaluasi Capaian Retribusi Daerah Semester I 2026
- Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Lintas Sektor
- Polsek Wonosobo Tindak Lanjuti Video Dugaan Premanisme dan Pelemparan Kaca Mobil di Jalur Suoh
- Polsek Talang Padang Identifikasi dan Koordinasi Terkait Delapan Siswa Diduga Keracunan Makanan
- Pemkab Pesisir Barat Siap Hadapi Penilaian Ombudsman
- Sambut Hari Anak Nasional 2026, Pemkab Pesisir Barat Dukung Pemberitaan Ramah Anak
- Bupati Parosil Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
- Bupati Parosil Ajak Seluruh OPD Perkuat Koordinasi Demi Percepatan Pembangunan
Pemkot Metro Peringati Hari Anak Nasional dengan Beragam Edukasi
Perkuat Komitmen Kota Layak Anak

METRO, MFH,-- Ribuan peserta didik Pendidikan
Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) se-Kota Metro mengikuti Senam
Sehat Anak Indonesia Hebat dalam rangka puncak peringatan Hari Anak Nasional
(HAN) ke-42 Tingkat Kota Metro Tahun 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Sayang
Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” itu dipusatkan di Taman Merdeka Kota
Metro, Kamis (23/7/2026).
Puncak peringatan HAN dihadiri oleh Wali Kota
Metro Bambang Iman Santoso, jajaran Pemerintah Kota Metro, Forum Anak Kota
Metro, para guru, orang tua, serta berbagai elemen masyarakat.
Selain senam sehat, kegiatan juga diramaikan
dengan lomba lego bagi anak PAUD, pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis,
Kampung Dongeng, penyampaian Suara Anak Kota Metro Tahun 2026, pertunjukan seni
dan kreativitas anak, penyerahan simbolis akta kelahiran dan Kartu Identitas
Anak (KIA), serta Gerakan Makan Telur dan Minum Susu Bersama sebagai upaya
pencegahan stunting.
Baca Lainnya :
- Pemkot Metro Dorong Terwujudnya Hunian Layak Melalui Program BSPS 20260
- Wali Kota Metro Terima Audiensi Kakanwil Kementerian HAM Lampung0
- Wali Kota Metro Hadiri Peresmian Gedung Dhammasekha Vidya Dipa0
- Sekda Ahmad Hariyanto Dorong Penguatan Statistik Sektoral yang Berkualitas0
- Triana Aprisia Tekankan Akuntabilitas Keuangan dan Optimalisasi Aset Daerah0
Dalam sambutannya, Wali Kota Metro Bambang Iman
Santoso mengatakan bahwa Hari Anak Nasional harus menjadi momentum yang
menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak sekaligus mempererat hubungan antara
anak dan orang tua.
“Mudah-mudahan kita yang hari ini berkumpul,
terutama para orang tua yang mendampingi anak-anaknya, merasa bahagia. Hari
Anak Nasional ini menjadi kebahagiaan dan kebanggaan bagi anak-anak karena
mereka mendapatkan perhatian penuh dari orang tua dan kita semua,” ujarnya.
Bambang juga berharap seluruh anak di Kota
Metro dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya
saing melalui dukungan keluarga, sekolah, serta lingkungan yang kondusif.
Menurutnya, hal tersebut menjadi modal penting dalam mewujudkan Generasi Emas
Indonesia Tahun 2045.
Sementara itu, Asisten Sekretaris Daerah Bidang
Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Metro, Helmy Zain, mengatakan bahwa
Hari Anak Nasional bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan momentum
untuk memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam memenuhi hak-hak
anak. Menurutnya, setiap anak memiliki hak untuk hidup, tumbuh, berkembang,
memperoleh perlindungan, serta berpartisipasi dalam pembangunan.
Helmy mengajak seluruh pihak memastikan
anak-anak tumbuh di lingkungan yang aman, nyaman, serta terbebas dari
kekerasan, perundungan (bullying), eksploitasi, diskriminasi, penyalahgunaan
narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA), maupun praktik perkawinan
anak.
“Pemerintah Kota Metro terus memperkuat
perlindungan anak melalui berbagai program, antara lain edukasi perlindungan
anak, pencegahan perkawinan anak, penguatan kualitas pengasuhan keluarga
melalui PUSPAGA Gaharu dan Omah Peluk, penyediaan layanan inklusif bagi anak
penyandang disabilitas, pengembangan ruang publik ramah anak, hingga
pelestarian budaya lokal sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda,”
kata Helmy.
Ia menambahkan, komitmen Pemerintah Kota Metro
dalam mewujudkan Kota Layak Anak terus diperkuat melalui berbagai inovasi,
seperti Sekolah Ramah Anak, Ruang Bermain Ramah Anak, serta program-program
yang mendukung pemenuhan hak dan perlindungan anak.
Helmy juga mengapresiasi penyampaian lima
aspirasi Forum Anak Kota Metro yang berisi harapan agar perlindungan dan
pemenuhan hak anak semakin ditingkatkan.
Aspirasi tersebut meliputi penguatan edukasi
tentang pencegahan perundungan, bahaya NAPZA, pencegahan perkawinan anak,
perlindungan anak, penguatan pola pengasuhan positif bagi keluarga, perluasan
kesempatan bagi anak penyandang disabilitas untuk mengembangkan potensi,
penambahan ruang publik ramah anak yang mengenalkan budaya lokal, serta peningkatan
kepedulian masyarakat terhadap penyandang disabilitas melalui pelatihan bahasa
isyarat dan huruf Braille.
“Kami mengapresiasi aspirasi yang telah
disampaikan Forum Anak Kota Metro sebagai bentuk partisipasi bermakna anak
dalam pembangunan daerah. Kami juga mengajak seluruh orang tua, guru,
masyarakat, dunia usaha, media massa, dan anak-anak untuk bersama-sama
mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak,”
ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas
Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga
Berencana (DP3AP2KB) Kota Metro, Silfia Naharani, melaporkan bahwa rangkaian
peringatan Hari Anak Nasional ke-42 Tingkat Kota Metro telah berlangsung sejak
10 Juni hingga 23 Juli 2026 secara kolaboratif dengan melibatkan perangkat
daerah, instansi vertikal, organisasi masyarakat, lembaga pendidikan, dunia
usaha, media massa, Forum Anak Kota Metro, serta berbagai mitra pembangunan.
Berbagai kegiatan pra-puncak yang telah
dilaksanakan meliputi monitoring dan evaluasi PUSPAGA Omah Peluk, bimbingan
teknis Konvensi Hak Anak, talkshow PUSPAGA bersama TP PKK Kota Metro, One
Day for Children, Karnaval Sehat, sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap
anak, motivasi belajar melalui metode hipnomotivasi, bimbingan remaja usia
sekolah, pemeriksaan kesehatan anak di sekolah, hingga kegiatan Jejak Kreatif
Anak Indonesia yang mencakup lomba public speaking, video kreatif, dan
poster digital.
Menurut Silfia, seluruh rangkaian kegiatan
tersebut bertujuan meningkatkan kepedulian seluruh pemangku kepentingan
terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak, mendorong partisipasi anak dalam
pembangunan melalui penyampaian Suara Anak Kota Metro, memperkuat sinergi
pemerintah, masyarakat, dunia usaha, lembaga pendidikan, media massa, dan
keluarga dalam mewujudkan Kota Layak Anak, serta meningkatkan kesadaran
masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi anak sebagai upaya pencegahan
stunting. [MFH/Diskominfo Kota Metro]











3.jpg)