- Bupati Tanggamus Jajaki Kerja Sama Pendidikan dan Kebudayaan dengan Pemerintah Turki
- Kapolres Tanggamus Turun Langsung Cek Penanganan Siswa Diduga Keracunan Makanan
- Pemprov Lampung Evaluasi Capaian Retribusi Daerah Semester I 2026
- Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Lintas Sektor
- Polsek Wonosobo Tindak Lanjuti Video Dugaan Premanisme dan Pelemparan Kaca Mobil di Jalur Suoh
- Polsek Talang Padang Identifikasi dan Koordinasi Terkait Delapan Siswa Diduga Keracunan Makanan
- Pemkab Pesisir Barat Siap Hadapi Penilaian Ombudsman
- Sambut Hari Anak Nasional 2026, Pemkab Pesisir Barat Dukung Pemberitaan Ramah Anak
- Bupati Parosil Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
- Bupati Parosil Ajak Seluruh OPD Perkuat Koordinasi Demi Percepatan Pembangunan
Polsek Talang Padang Identifikasi dan Koordinasi Terkait Delapan Siswa Diduga Keracunan Makanan

TANGGAMUS, MFH,-- Polsek Talang Padang Polres
Tanggamus melakukan identifikasi dan koordinasi menyusul adanya delapan siswa
SMPN 1 Talangpadang yang mengalami keluhan mual, muntah, pusing, sakit kepala
hingga sebagian mengalami buang air besar (BAB) cair usai mengonsumsi makanan
pada Rabu (22/7/2026).
Hingga saat ini, penyebab pasti keluhan
tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. Berdasarkan hasil
anamnesis petugas kesehatan, lima dari delapan siswa juga mengaku mengonsumsi
sate usus yang dibeli di kantin sekolah selain menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kapolsek Talang Padang IPTU Harunur Rasyid,
S.H., M.H., mengatakan pihaknya langsung bergerak ke lokasi setelah menerima
informasi tersebut guna berkoordinasi dengan pihak SMPN 1 Talangpadang,
mendatangi UPT Puskesmas Talangpadang, mendampingi proses pengambilan sampel
makanan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sinar Betung, serta berkoordinasi
dengan pihak sekolah dan tenaga kesehatan.
Baca Lainnya :
- Kapolres Tekankan Pendataan Logistik dan Kesiapsiagaan Personel Hadapi Bencana0
- Kapolsek Pulau Panggung Gelar Ngobarmas di Ulu Belu0
- Bupati Tanggamus Hadiri Lampung Post Executive Forum III0
- Wakil Bupati Tanggamus Dorong Nelayan Manfaatkan KUR dan BPJS Ketenagakerjaan0
- Polsek Kota Agung Identifikasi Kebakaran di Kelurahan Kuripan0
Berdasarkan kronologi, menu MBG didistribusikan
ke SMPN 1 Talangpadang sekitar pukul 09.00 WIB. Sebelum dibagikan kepada siswa,
salah seorang guru yang bertugas sebagai penanggung jawab (PIC) terlebih dahulu
melakukan uji konsumsi terhadap makanan tersebut. Setelah menunggu sekitar 15
menit tanpa merasakan keluhan, makanan kemudian dibagikan kepada sekitar 830
siswa dan dewan guru.
Sekitar pukul 10.20 WIB para siswa mulai
mengonsumsi makanan. Kemudian sekitar pukul 12.00 WIB, delapan siswa
mengeluhkan mual, muntah, pusing, sakit kepala, dan sebagian mengalami BAB
cair. Pihak sekolah segera membawa mereka ke UPT Puskesmas Talangpadang untuk
mendapatkan penanganan medis.
"Dari delapan siswa yang mengalami keluhan,
lima siswa telah diperbolehkan pulang setelah mendapat penanganan medis,
sedangkan tiga siswa masih menjalani perawatan di UPT Puskesmas
Talangpadang," kata Iptu Harunur Rasyid mewakili Kapolres Tanggamus AKBP
Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.
Kapolsek menjelaskan, hasil anamnesis petugas
kesehatan menunjukkan adanya dugaan sumber makanan lain yang turut dikonsumsi.
Dari delapan siswa tersebut, sebab lima siswa mengaku selain mengonsumsi menu
MBG juga membeli dan mengonsumsi sate usus di kantin sekolah.
Dokter UPT Puskesmas Talangpadang, dr. Asha Dwi
Apsari, menjelaskan bahwa gejala yang dialami para siswa diduga merupakan
reaksi tubuh terhadap makanan yang dikonsumsi. Namun demikian, penyebab
pastinya belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil pemeriksaan
laboratorium.
"Sampel makanan MBG dan sampel muntahan
siswa telah diambil untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium. Sampel akan
dikirim ke Labkesda Provinsi Lampung dengan pendampingan Dinas Kesehatan
Kabupaten Tanggamus. Hasilnya diperkirakan keluar sekitar satu minggu,"
jelasnya.
Kapolsek menyebut, Kepala SPPG Sinar Betung,
Muzaki Dewantara, bersama ahli gizi dan tim pengawas langsung mendatangi
sekolah serta puskesmas untuk berkoordinasi. Pihak SPPG juga menyerahkan sampel
makanan kepada petugas kesehatan dan menyampaikan bahwa seluruh bahan baku
diterima dalam kondisi baik serta diproses sesuai standar operasional.
"Menurut pihak SPPG, menu MBG yang
disajikan pada hari itu terdiri dari nasi putih, tahu goreng, ayam saus
mentega, oseng buncis dan jagung, serta buah jeruk," ujarnya.
Iptu Harunur menegaskan pihaknya terus
melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket), berkoordinasi dengan seluruh
pihak terkait, serta mengawal proses pemeriksaan laboratorium hingga hasil
resmi diterbitkan.
"Kami mengimbau
masyarakat, khususnya orang tua siswa, agar tetap tenang dan tidak mudah
terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Penyebab
keluhan para siswa masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari instansi
yang berwenang," tegasnya. [MFH/Din/rils]











3.jpg)