- Launching Tim dan Jersey, Gubernur Dorong Bhayangkara Presisi Lampung FC Raih Tiga Besar
- Krakatau Run 2026 Perkuat Sport Tourism, Festival Krakatau XXXV Makin Semarak
- Gubernur Dorong Teknologi Tepat Guna untuk Percepat Hilirisasi Komoditas Lampung
- Pemkot Metro Bergerak Pulihkan Petani Terdampak Banjir
- PDU Rejomulyo Mulai Perkuat Sistem Pemilahan Sampah
- Semarakkan HUT ke-65 Pramuka, Wabup Hadiri Perkemahan LT-II Kwarran Pesisir Utara
- Tim Penyuluh Cegah Karhutla Mabes TNI Kunjungi Polres, Perkuat Pencegahan Kebakaran di Tanggamus
- Pemprov Lampung Raih Anugerah Pembangunan Terpuji
- Festival Krakatau 2026 Hadirkan Coffee Expo dan Cup Taster Competition
- Senam Oke Gas Gelar Berbagai Perlombaan Meriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Pemprov Lampung Raih Anugerah Pembangunan Terpuji
Gubernur Mirza: Pendidikan Jadi Kunci Kemajuan

DEPOK, MFH,-- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani
Djausal menyatakan bahwa peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya
manusia (SDM) merupakan salah satu kunci utama bagi Lampung untuk mengejar
ketertinggalan dan mendorong kemajuan daerah.
Hal itu disampaikan Gubernur Mirza saat
menerima Anugerah Pembangunan Terpuji Kategori Inovasi Pendidikan dan
Pemberdayaan Sumberdaya Manusia dalam ajang detikSumatera Awards 2026 di Grand
Ballroom Trans Hotel Jakarta, Depok, Jawa Barat, Jumat (28/8/2026) malam.
"Kami di Provinsi Lampung, sangat percaya
salah satu syarat peradaban kita akan maju, salah satu syarat negara kita akan
maju, masyarakat kita akan maju, apabila pendidikannya jadi lebih baik,"
ucap Gubernur Mirza.
Baca Lainnya :
- Festival Krakatau 2026 Hadirkan Coffee Expo dan Cup Taster Competition0
- Gubernur Tegaskan Penguatan Satlinmas sebagai Pilar Keamanan dan Perlindungan Masyarakat Lampung0
- Wulan Mirza Ajak Masyarakat Lestarikan Seruit sebagai Warisan Kuliner Lampung0
- Pemprov Perkuat Biro Perekonomian, Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Inovatif0
- Gubernur Mirza Saksikan Adu Racik Barista Terbaik Lampung 0
Menurut Gubernur, pembangunan SDM menjadi fokus
Pemerintah Provinsi Lampung karena kualitas manusia merupakan fondasi penting
untuk mendorong pembangunan daerah sekaligus meningkatkan daya saing
masyarakat.
"Sumber daya manusia adalah fokus kami
dalam mengejar ketertinggalan. Bagaimana ke depan sumber daya manusia Provinsi
Lampung akan menjadi lebih terdidik, lebih baik, guna ikut membangun Provinsi
Lampung dan Indonesia," ujar Gubernur.
Komitmen tersebut antara lain diwujudkan
melalui kebijakan penghapusan uang komite pada SMA, SMK, dan SLB Negeri di
Lampung. Kebijakan itu menjadi bagian dari program pendidikan gratis yang
diinisiasi Pemerintah Provinsi Lampung untuk memperluas akses pendidikan pada
jenjang menengah.
Melalui kebijakan tersebut, biaya pendidikan
diharapkan tidak lagi menjadi penghalang bagi anak-anak Lampung untuk
melanjutkan sekolah, terutama bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Namun demikian, penghapusan uang komite tidak
berarti kebutuhan operasional sekolah dihentikan. Pemerintah Provinsi Lampung
mengalihkan dukungan pembiayaan melalui anggaran daerah agar sekolah tetap
dapat menjalankan proses pembelajaran dan memenuhi kebutuhan operasional tanpa
membebankan pungutan rutin kepada orang tua siswa.
Dalam APBD 2026, Pemprov Lampung mengalokasikan
lebih dari Rp 100 miliar untuk mendukung penggratisan biaya pendidikan SMA dan
SMK Negeri melalui Bantuan Operasional Pendidikan Daerah (BOPD). Anggaran
tersebut menjadi instrumen pemerintah daerah untuk menjaga keberlangsungan
operasional sekolah setelah uang komite dihapus.
Di sisi lain, sekolah tetap dituntut mengelola
anggaran secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Penghapusan
pungutan kepada orang tua tidak boleh berujung pada penurunan kualitas layanan
pendidikan yang diterima siswa.
Kebijakan pendidikan gratis juga diarahkan agar
tidak berhenti pada persoalan pembiayaan. Pemprov Lampung menempatkannya
sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk meningkatkan kualitas SDM
sekaligus menekan angka anak tidak sekolah.
Dengan biaya pendidikan yang semakin terjangkau,
pemerintah berharap semakin banyak anak Lampung dapat menyelesaikan pendidikan
menengah. Pendidikan yang lebih inklusif juga membuka peluang lebih besar bagi
mereka untuk melanjutkan ke perguruan tinggi ataupun memasuki dunia kerja.
Kebijakan tersebut sekaligus menjadi upaya
membangun sistem pendidikan yang lebih berkeadilan. Kondisi ekonomi keluarga
diharapkan tidak lagi menjadi alasan seorang anak kehilangan kesempatan
memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas.
Penghargaan detikSumatera Awards 2026 menjadi
apresiasi terhadap upaya tersebut. Ajang yang digelar detikcom itu memberikan
penghargaan kepada tokoh, pemerintah, BUMD, korporasi swasta, dan pihak lainnya
yang dinilai memberikan kontribusi terhadap pembangunan dan kemajuan Sumatera.
Bagi Lampung, penghargaan tersebut memperkuat
dorongan agar kebijakan pendidikan terus diarahkan pada hasil yang dirasakan
masyarakat, bukan sekadar pada penghapusan biaya. Dalam jangka panjang, akses
pendidikan yang lebih luas dan peningkatan kualitas SDM diharapkan menjadi
modal bagi Lampung untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan daya saing, dan
memberikan kesempatan masa depan yang lebih baik bagi generasi mudanya. [MFH/Pemerintah
Provinsi Lampung]










3.jpg)