- Pemprov Perkuat Pemberdayaan Masyarakat untuk Percepat Kemajuan Desa
- Ajiudin: Selain Sekdes Pulau Jaya, Menjadi Banser juga Bentuk Pengabdian untuk Masyarakat dan Agama
- Koperasi Pesisir Diperkuat, Nelayan Lamtim Didorong Miliki Posisi Tawar Lebih Baik
- Usaha Susu Kambing Etawa di Lampung Barat Tembus Luar Daerah
- Dorong Ekonomi Pesisir Barat, Bupati Dedi Irawan Hadiri Rakornas TPAKD 2026 di Jakarta
- Jaga Kelestarian Hutan TNBBS, Sekda Pesisir Barat Perkuat Sinergi dengan Aparat Penegak Hukum
- Meriahkan Hari Santri 2026, PP MWCNU Jati Agung Barat Gelar Pawai
- APBD 2027 Jadi Instrumen Pembangunan
- Kapolres Sambut Tim Audit Kinerja Itwasda Polda Lampung, Periksa Empat Bidang
- Polsek Kota Agung dan Inafis Polres Tanggamus Identifikasi Mayat Perempuan di Pasar Madang
Pemprov Perkuat Pemberdayaan Masyarakat untuk Percepat Kemajuan Desa

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Kualitas kepemimpinan
Kepala Desa dan Lurah menjadi faktor penentu utama dalam mendorong kemajuan
serta kesejahteraan masyarakat, melampaui sekadar potensi sumber daya alam
maupun ketersediaan infrastruktur.
Hal tersebut ditegaskan Gubernur Lampung Rahmat
Mirzani Djausal saat memimpin Rapat Optimalisasi dan Pemberdayaan Masyarakat
dalam Program Desaku Maju di Mahan Agung, Bandar Lampung, Jumat (23/10/2026).
Gubernur Lampung memberikan apresiasi langsung
kepada para pemenang Lomba Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan Tingkat
Provinsi Lampung Tahun 2026 yang berhasil menembus babak final penilaian
tingkat nasional.
Baca Lainnya :
- APBD 2027 Jadi Instrumen Pembangunan0
- Pemprov Buka Ruang Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi untuk Perkuat Ekonomi Daerah0
- APBD Lampung 2027 Dibahas, Anggaran Didorong Lebih Berdampak bagi Masyarakat0
- Gubernur Lampung Ajak LPM Berkolaborasi Membangun Ekonomi Daerah dari Desa0
- DLH Provinsi Lampung Kawal Ketat Proyek PSEL Lampung Raya0
Gubernur menggarisbawahi bahwa dari 2.449 desa
dan 205 kelurahan di seluruh Provinsi Lampung, keberhasilan suatu wilayah
sangat bergantung pada kepekaan, motivasi, dan seni memimpin dari para kepala
desa serta lurah dalam menyatukan masyarakat.
"Infrastruktur dan potensi desa bisa
relatif sama, tetapi yang membedakan desa itu maju atau tidak adalah kualitas
kepemimpinannya. Pemimpin yang memiliki jiwa melayani, inovasi, dan cinta
rakyatnya akan membawa dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat
sehari-hari," ujar Gubernur.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi
Lampung menyoroti keunggulan dua wilayah perwakilan Lampung di tingkat
nasional:
- Desa Karang Pucung (Kecamatan Way Sulan,
Kabupaten Lampung Selatan): Meraih Juara I Lomba Desa Tingkat Provinsi Lampung
Tahun 2026. Desa ini dinilai proaktif dalam membangun kemandirian ekonomi
melalui BUMDes yang berhasil menyuplai komoditas pangan lokal secara mandiri.
Atas capaian tersebut, Gubernur menjanjikan alokasi bantuan unit dryer (mesin
pengering), mesin pembuat pakan ternak, serta rice milling unit (mesin
pengolahan beras) untuk dikelola oleh BUMDes Karang Pucung pada tahun ini guna
memperkuat rantai produksi pangan desa.
- Kelurahan Gedung Air (Kecamatan Tanjung Karang
Barat, Kota Bandar Lampung): Meraih Juara I Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi
Lampung Tahun 2026. Kelurahan ini dinilai sukses menggerakkan partisipasi dan
jiwa gotong royong masyarakat perkotaan, terbukti dari keberhasilan menghimpun
donasi swadaya warga sebesar Rp1,3 miliar untuk pembebasan lahan pemakaman
umum.
Gubernur berharap capaian kedua wilayah ini
dapat menjadi role model bagi seluruh kepala desa dan lurah se-Provinsi
Lampung, sekaligus optimistis perwakilan Lampung mampu meraih predikat terbaik
pada evaluasi tingkat nasional. [MFH/Pemerintah Provinsi Lampung]











